Advertorial

Hari Jadi ke-81 Jabar, DPRD Dorong Pemerataan Pembangunan

Kompas.com - 21/08/2026, 14:06 WIB

KOMPAS.com – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat Ono Surono berharap momentum Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Barat menjadi ruang evaluasi terhadap arah pembangunan daerah.

Menurut Ono, keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari capaian indikator ekonomi makro. Pembangunan juga harus mampu menghadirkan manfaat yang lebih adil antarwilayah dan antarkelompok masyarakat.

Ia mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat perlu memastikan pembangunan mampu memperkecil kesenjangan antara perkotaan dan perdesaan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah.

“Harapannya sederhana, Jawa Barat harus semakin adil. Masyarakat di desa harus mendapatkan kesempatan pembangunan yang sama. Begitu juga masyarakat berpenghasilan rendah harus mendapat perhatian yang lebih besar. Jadi, pembangunan tidak hanya tumbuh, tetapi juga merata dan dirasakan masyarakat,” kata Ono dikutip dari siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (21/8/2026).

Lebih lanjut, Ono menilai, pemerataan pembangunan menjadi salah satu agenda penting Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam periode pembangunan 2025-2029.

Menurut dia, pertumbuhan ekonomi perlu berjalan beriringan dengan pemerataan manfaat pembangunan bagi masyarakat, baik di wilayah perkotaan maupun perdesaan.

Pemerataan pembangunan tersebut sejalan dengan misi ketiga Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2029.

Misi itu mencakup upaya mengurangi disparitas pembangunan antara daerah perkotaan dan perdesaan, serta mengurangi kesenjangan antara masyarakat miskin dan kaya.

“Pemerataan pembangunan harus benar-benar dirasakan masyarakat. Jangan sampai pertumbuhan ekonomi hanya terkonsentrasi di perkotaan. Sementara, masyarakat di desa masih menghadapi persoalan akses jalan, irigasi, pelayanan publik dan akses ekonomi,” ujarnya.

Perkuat konektivitas kota dan desa

Ono mengatakan, pembangunan Jawa Barat ke depan perlu memperkuat konektivitas antara kawasan perkotaan dan perdesaan. Selain itu, pemerintah daerah juga perlu membuka ruang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat desa.

Menurut Ono, pembangunan yang merata tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur fisik, tetapi juga akses masyarakat terhadap pelayanan publik dan kegiatan ekonomi. Karena itu, kebijakan pembangunan perlu disusun berdasarkan kebutuhan riil di lapangan.

DPRD Jawa Barat, kata Ono, memiliki peran penting melalui fungsi pengawasan untuk memastikan kebijakan dan anggaran pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Ia menegaskan, pengawasan tidak boleh hanya berhenti pada capaian serapan anggaran.

“Pengawasan tidak berhenti pada melihat apakah anggaran sudah terserap atau belum. Hal terpenting adalah apakah program tersebut menghasilkan manfaat dan menjawab persoalan masyarakat. Oleh karena itu, data dan kondisi riil di lapangan harus menjadi dasar dalam menentukan prioritas,” tegasnya.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau