Advertorial

Gaji dari Taiwan untuk Keluarga di Indonesia, Begini Cara Pekerja Migran Kelola Uang

Kompas.com - 22/08/2026, 20:40 WIB

KOMPAS.com – Bekerja ribuan kilometer dari keluarga membuat pengelolaan keuangan menjadi bagian penting dari keseharian Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Taiwan.

Pasalnya, penghasilan yang diperoleh selama bekerja di luar negeri umumnya tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan pribadi, tetapi juga menopang kehidupan keluarga di Tanah Air.

Fenomena tersebut tampak dari tingginya minat PMI memilih Taiwan sebagai negara tujuan bekerja. Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mencatat, terdapat 153.049 PMI yang ditempatkan di berbagai negara pada Semester I 2026.

Dari jumlah tersebut, 48.558 PMI atau sekitar 32 persen ditempatkan di Taiwan. Artinya, Taiwan merupakan negara tujuan penempatan PMI terbanyak pada periode tersebut. Malaysia berada di posisi berikutnya dengan 45.067 PMI, lalu disusul Jepang sebanyak 14.888 PMI.

Angka tersebut menunjukkan besarnya komunitas PMI di Taiwan yang tidak hanya membutuhkan akses terhadap pekerjaan, tetapi juga layanan yang dapat mendukung kebutuhan mereka selama bekerja di luar negeri.

Lebih dari sekadar remitansi

Bagi PMI, bekerja di luar negeri tidak serta-merta membuat kebutuhan keluarga di Tanah Air berhenti. Sebagian penghasilan yang diperoleh dapat dikirimkan kepada keluarga untuk memenuhi berbagai kebutuhan, mulai dari biaya rumah tangga, pendidikan anak, hingga keperluan rutin lain.

Namun, aktivitas finansial PMI sebenarnya tidak berhenti pada mengirim uang. Kebutuhan PMI berkembang dari sekadar remitansi menjadi pengelolaan keuangan.

Ada kebutuhan untuk membayar tagihan, mengisi pulsa atau data, mengecek saldo, dan menyisihkan sebagian penghasilan untuk tabungan dan rencana setelah masa kerja di Taiwan berakhir.

Tak heran, akses terhadap layanan perbankan digital menjadi semakin relevan karena berbagai kebutuhan dapat dipenuhi dari negara tempat PMI bekerja, tanpa harus selalu mengandalkan layanan berbeda untuk setiap transaksi.

Kebutuhan tersebut menjadi salah satu latar belakang kehadiran BRImo Taiwan. Melalui BRI Taipei Branch Office, BRI meluncurkan BRImo Taiwan pada Maret 2026. Layanan digital ini dirancang untuk membantu WNI di Taiwan mengakses layanan perbankan dengan lebih mudah dan praktis.

Kehadiran layanan tersebut memungkinkan PMI mengelola kebutuhan finansial melalui aplikasi BRImo.

BRImo dikembangkan BRI sebagai sebagai aplikasi yang mencakup kemudahan transaksi lintas negara.

Bagi PMI, kemudahan tersebut dapat memangkas kebutuhan untuk berpindah-pindah layanan ketika ingin mengelola keuangan yang tetap terhubung dengan Indonesia.

Ekosistem tersebut dapat menjadi bagian dari upaya PMI mengelola penghasilan secara lebih terencana, sekaligus tetap memenuhi kebutuhan keluarga di Tanah Air.

Sebab, pengelolaan penghasilan menjadi semakin penting ketika tujuan PMI tidak hanya memenuhi kebutuhan keluarga hari ini.

Sebagian penghasilan dapat disiapkan untuk kebutuhan jangka menengah dan panjang, seperti membangun tabungan, mempersiapkan kepulangan ke Indonesia, atau merencanakan kehidupan setelah masa kerja di luar negeri selesai.

Dengan pendekatan tersebut, aktivitas finansial PMI dapat bergeser dari sekadar “berapa yang bisa dikirim bulan ini” menjadi “bagaimana penghasilan dikelola untuk kebutuhan hari ini dan masa depan”.

Seiring peningkatan penggunaan layanan digital, perlindungan data dan transaksi juga menjadi bagian penting dari pengalaman perbankan.

Dalam penggunaan BRImo, nasabah perlu menjaga kerahasiaan user ID, kata sandi, dan PIN, serta memeriksa mutasi rekening secara berkala. BRI juga menyediakan notifikasi transaksi sehingga nasabah dapat memperoleh informasi ketika terdapat aktivitas pada rekening.

Melalui BRImo Taiwan, BRI berupaya menghadirkan akses layanan perbankan yang lebih dekat dengan keseharian WNI di Taiwan sehingga jarak geografis tidak harus menjadi penghalang untuk tetap mengelola kebutuhan finansial di Tanah Air.

Gunakan BRImo Taiwan untuk kelola keuangan dan tetap terhubung dengan keluarga di Tanah Air.

Informasi lengkap mengenai BRImo Taiwan bisa Anda temukan pada laman bbri.id/brimotaiwan dan akun Instagram @bri_taipeibranch.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau