Advertorial

108 Tim U-14 Kejar Gelar Juara BRI Youth Champions League 2026, Ada BARCA Academy

Kompas.com - 23/08/2026, 11:09 WIB

KOMPAS.com – Mimpi menjadi pesepak bola profesional membutuhkan proses panjang, mulai dari mengasah kemampuan hingga berani berkompetisi sejak usia dini.

Semangat tersebut menjadi bagian dari BRI Youth Champions League (BYCL) 2026 yang mempertemukan 108 tim kategori U-14 dari 18 Regional Office BRI. Setelah melewati rangkaian kompetisi regional, para pemain muda kini bersiap melangkah ke fase akhir untuk memperebutkan gelar juara.

BYCL merupakan kompetisi sepak bola kategori U-14 yang mempertemukan talenta muda dari berbagai wilayah di Indonesia melalui rangkaian pertandingan tingkat regional hingga final.

Selain menjadi ajang untuk meraih prestasi, kompetisi tersebut menjadi wadah pembinaan pemain muda dalam menghadapi pertandingan kompetitif. Para peserta mendapatkan ruang untuk mengembangkan kemampuan, karakter, disiplin, kerja sama, dan sportivitas.

Kompetisi regional BYCL 2026 berlangsung sejak Februari hingga Mei 2026. Pada tahap tersebut, setiap Regional Office BRI menggelar pertandingan untuk menentukan tim terbaik yang akan melaju ke fase akhir.

Di tingkat regional, kompetisi menggunakan sistem klasemen liga. Setiap tim menjalani lima pertandingan untuk menentukan peringkat terbaik di masing-masing Regional Office.

Penentuan peringkat mempertimbangkan hasil pertandingan dan selisih gol, yakni perbandingan antara jumlah gol yang dicetak dan jumlah gol yang kebobolan selama turnamen.

Selanjutnya, empat tim terbaik akan melaju ke babak semifinal dan final untuk memperebutkan gelar juara BRI Youth Champions League 2026. Babak final tersebut akan diikuti total 48 pemain muda.

Dapat pembinaan dari BARCA Academy

Direktur Network and Retail Funding BRI Aquarius Rudianto mengatakan, penyelenggaraan BYCL merupakan bentuk dukungan BRI dalam membangun ekosistem pembinaan olahraga sekaligus memberikan ruang bagi talenta muda untuk berkembang.

“BRI percaya bahwa masa depan sepak bola Indonesia dimulai dari pembinaan usia dini yang berkualitas,” ujar Aquarius dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (22/8/2026).

Menurut Aquarius, kompetisi seperti BYCL memberikan pengalaman bertanding kepada talenta muda sekaligus membantu mereka mengembangkan potensi dan karakter dalam situasi kompetitif.

Ia menilai, pengalaman berkompetisi sejak usia muda penting untuk membangun fondasi sepak bola nasional. Selain kemampuan teknis, pemain perlu belajar mengambil keputusan ketika menghadapi situasi kompetitif di lapangan.

Dalam rangkaian kegiatan BYCL 2026, pemain muda mendapatkan coaching clinic dari BARCA Academy untuk meningkatkan kapasitas diri mereka dalam pertandingan kompetitif.Dok. BRI Dalam rangkaian kegiatan BYCL 2026, pemain muda mendapatkan coaching clinic dari BARCA Academy untuk meningkatkan kapasitas diri mereka dalam pertandingan kompetitif.

Untuk mendukung proses tersebut, BYCL 2026 menghadirkan coaching clinic bersama BARCA Academy.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kerja sama strategis antara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI dan FC Barcelona yang menghadirkan pelatih resmi BARCA Academy. Melalui coaching clinic, para peserta berkesempatan mendapatkan pembinaan dengan standar sepak bola internasional.

Kehadiran BARCA Academy juga memberikan kesempatan bagi pemain muda untuk memperkaya pengalaman dan mengembangkan kemampuan dari berbagai aspek sepak bola.

Berkesempatan saksikan langsung FC Barcelona di Spanyol

Selain memperebutkan gelar juara, rangkaian final BYCL 2026 juga akan menjadi bagian dari proses pemilihan Most Valuable Player (MVP) Nasional.

Rangkaian BYCL 2026 turut diisi dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang serta aktivasi program BRI Debit FC Barcelona.

BRI Debit FC Barcelona merupakan kartu debit edisi khusus hasil kolaborasi eksklusif BRI dan FC Barcelona dengan desain bertema klub asal Spanyol tersebut. Peserta bisa mendapatkan berbagai keuntungan menarik, termasuk kesempatan menyaksikan langsung pertandingan FC Barcelona di Spanyol.

Rangkaian BYCL 2026 menjadi salah satu upaya BRI dalam mendukung pembinaan pemain muda berbakat di bidang sepak bola.

BRI berharap, program tersebut dapat menjadi bagian dari ekosistem pembinaan yang berkelanjutan untuk memajukan sepak bola Indonesia sekaligus membuka peluang bagi berbagai pihak untuk bersinergi.

Melalui semangat “Memberi Makna Indonesia”, BRI terus menghadirkan berbagai inisiatif yang bermanfaat bagi masyarakat, termasuk membuka ruang bagi generasi muda untuk berkembang, berprestasi, dan membangun perjalanan menuju masa depan yang lebih baik.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau