KOMPAS.com – PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM kembali menyalurkan bantuan bagi warga terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kali ini, bantuan yang disalurkan berupa akses air bersih.
Melalui program PNM Peduli, PNM menyerahkan dua unit toren air berkapasitas 2.200 liter dan 1.100 liter kepada warga di Posko Pengungsian Robo, Ruteng.
Kedua toren tersebut dipasang di lokasi pengungsian dan dapat digunakan bersama untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga.
Air bersih yang ditampung dalam toren bersumber dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Ruteng. Air tersebut dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar pengungsi, mulai dari mandi, cuci, kakus (MCK), hingga kebutuhan minum.
Bagi warga yang masih berada di pengungsian, akses air bersih menjadi kebutuhan harian yang tidak bisa ditunda. Selain membantu menjaga kebersihan lingkungan posko, ketersediaan air juga penting untuk menjaga kesehatan warga selama masa tanggap darurat.
Direktur Utama PNM Kindaris mengatakan, bantuan tersebut diberikan setelah perusahaan melihat kebutuhan masyarakat di pengungsian terus berkembang.
Sebelumnya, PNM telah menyalurkan kebutuhan pangan dan perlengkapan dasar bagi warga terdampak gempa NTT.
“Karena itu, kami berupaya menghadirkan dukungan yang bisa digunakan bersama dan memberikan manfaat secara langsung bagi warga di posko,” ujar Kindaris dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Minggu (23/8/2026).
Kindaris melanjutkan, bantuan dalam situasi bencana tidak selalu berbentuk barang yang langsung habis digunakan.
Menurut dia, infrastruktur sederhana yang bisa dimanfaatkan bersama juga dibutuhkan untuk membantu warga menjalani masa pengungsian dengan lebih baik.
“Harapannya, toren air ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi juga memberikan kemudahan bagi warga selama masih berada di pengungsian. Kami akan terus memantau kondisi di lapangan dan melihat kebutuhan apa lagi yang dapat kami dukung,” lanjut Kindaris.
Sebagai informasi, bantuan toren air tersebut menjadi kelanjutan dari langkah PNM yang sebelumnya telah melakukan pemetaan kebutuhan masyarakat dan menyalurkan bantuan pangan ke sejumlah titik pengungsian di wilayah terdampak gempa.
Respons PNM dilakukan secara bertahap, menyesuaikan kebutuhan yang ditemukan langsung di lapangan.
Setelah memastikan kondisi karyawan dan melakukan pemetaan kebutuhan nasabah, PNM Peduli terus menyesuaikan bentuk bantuan dengan kebutuhan masyarakat. Bantuan yang diberikan mencakup makanan, kebutuhan bayi dan perempuan, dukungan dapur umum, hingga akses air bersih.
Di tengah pemulihan pascagempa, PNM berharap, dukungan tersebut dapat membantu meringankan beban warga dan membuat kondisi di pengungsian menjadi lebih baik.