Advertorial

PNM Peduli Salurkan Toren Air untuk Pengungsi Gempa NTT

Kompas.com - 23/08/2026, 21:38 WIB

KOMPAS.com – PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM kembali menyalurkan bantuan bagi warga terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kali ini, bantuan yang disalurkan berupa akses air bersih.

Melalui program PNM Peduli, PNM menyerahkan dua unit toren air berkapasitas 2.200 liter dan 1.100 liter kepada warga di Posko Pengungsian Robo, Ruteng.

Kedua toren tersebut dipasang di lokasi pengungsian dan dapat digunakan bersama untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga.

Air bersih yang ditampung dalam toren bersumber dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Ruteng. Air tersebut dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar pengungsi, mulai dari mandi, cuci, kakus (MCK), hingga kebutuhan minum.

Bagi warga yang masih berada di pengungsian, akses air bersih menjadi kebutuhan harian yang tidak bisa ditunda. Selain membantu menjaga kebersihan lingkungan posko, ketersediaan air juga penting untuk menjaga kesehatan warga selama masa tanggap darurat.

Direktur Utama PNM Kindaris mengatakan, bantuan tersebut diberikan setelah perusahaan melihat kebutuhan masyarakat di pengungsian terus berkembang.

Sebelumnya, PNM telah menyalurkan kebutuhan pangan dan perlengkapan dasar bagi warga terdampak gempa NTT.

“Karena itu, kami berupaya menghadirkan dukungan yang bisa digunakan bersama dan memberikan manfaat secara langsung bagi warga di posko,” ujar Kindaris dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Minggu (23/8/2026).

Kindaris melanjutkan, bantuan dalam situasi bencana tidak selalu berbentuk barang yang langsung habis digunakan.

Menurut dia, infrastruktur sederhana yang bisa dimanfaatkan bersama juga dibutuhkan untuk membantu warga menjalani masa pengungsian dengan lebih baik.

“Harapannya, toren air ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi juga memberikan kemudahan bagi warga selama masih berada di pengungsian. Kami akan terus memantau kondisi di lapangan dan melihat kebutuhan apa lagi yang dapat kami dukung,” lanjut Kindaris.

Sebagai informasi, bantuan toren air tersebut menjadi kelanjutan dari langkah PNM yang sebelumnya telah melakukan pemetaan kebutuhan masyarakat dan menyalurkan bantuan pangan ke sejumlah titik pengungsian di wilayah terdampak gempa.

Respons PNM dilakukan secara bertahap, menyesuaikan kebutuhan yang ditemukan langsung di lapangan.

Setelah memastikan kondisi karyawan dan melakukan pemetaan kebutuhan nasabah, PNM Peduli terus menyesuaikan bentuk bantuan dengan kebutuhan masyarakat. Bantuan yang diberikan mencakup makanan, kebutuhan bayi dan perempuan, dukungan dapur umum, hingga akses air bersih.

Di tengah pemulihan pascagempa, PNM berharap, dukungan tersebut dapat membantu meringankan beban warga dan membuat kondisi di pengungsian menjadi lebih baik.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau