Advertorial

TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp 1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Kompas.com - 28/08/2026, 09:26 WIB

KOMPAS.com – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk bersama operating company TelkomGroup menyalurkan bantuan kemanusiaan dengan nilai mencapai Rp 1,3 miliar untuk masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan disalurkan secara bertahap dan terkoordinasi ke lebih dari 10 wilayah untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat dan proses pemulihan pascabencana.

Sejak penyaluran bantuan pertama, TelkomGroup bersinergi dengan Danantara, Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat, Kementerian Kesehatan, serta berbagai pihak terkait untuk memetakan kebutuhan masyarakat, cakupan wilayah, serta skema penyaluran yang tepat.

Dengan demikian, dukungan dari perseroan dapat diberikan secara terukur dan tepat sasaran.

Senior General Manager Social Responsibility Telkom Hery Susanto mengatakan bahwa kehadiran TelkomGroup dalam situasi bencana merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk membantu masyarakat bangkit dan kembali menjalankan aktivitasnya.

Bagi TelkomGroup, lanjut Hery, bantuan yang disalurkan merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

TelkomGroup berharap, dukungan tersebut dapat meringankan beban masyarakat di NTT dan menjadi bagian dari proses pemulihan mereka.

“Dalam penyaluran bantuan tersebut, TelkomGroup terus berkoordinasi dan bersinergi dengan berbagai pihak terkait untuk memahami kebutuhan masyarakat di lapangan dan mengidentifikasi dukungan yang dapat diberikan TelkomGroup secara tepat dan optimal,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Rabu (26/8/2026).

Bantuan tahap awal lewat Posko BNPB Halim

Melalui Posko BNPB Halim, TelkomGroup menyalurkan bantuan pada 18 dan 20 Agustus 2026 yang mencakup paket sembako, logistik rumah tangga, perlengkapan bayi dan anak, obat-obatan, serta kebutuhan kebersihan.

Total, TelkomGroup telah mendistribusikan 3,65 ton bantuan yang dimanfaatkan Masyarakat terdampak, terutama di titik-titik pengungsian.

TelkomGroup bersama BNPB dan BPBD menyiapkan dan menyalurkan bantuan logistik bagi masyarakat terdampak gempa bumi di NTT. Bantuan berupa sembako dan kebutuhan dasar lainnya didistribusikan secara bertahap melalui koordinasi dengan posko setempat.Dok. TelkomGroup TelkomGroup bersama BNPB dan BPBD menyiapkan dan menyalurkan bantuan logistik bagi masyarakat terdampak gempa bumi di NTT. Bantuan berupa sembako dan kebutuhan dasar lainnya didistribusikan secara bertahap melalui koordinasi dengan posko setempat.

Dukungan tersebut kemudian diperluas ke sejumlah wilayah, antara lain Nagekeo, Reo, Ruteng, Maumere, Bima, Lewur, dan Lambelada Selatan.

Penyaluran dilakukan melalui koordinasi dengan BPBD setempat dan posko pengungsian untuk memastikan bantuan dapat menyesuaikan kebutuhan di lapangan.

Sementara untuk menjangkau masyarakat di wilayah terisolasi seperti Londar Pesisir Utara, Desa Sarae Naru, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, TelkomGroup turut menyalurkan bantuan melalui BPBD Ruteng via jalur laut.

Dukungan dapur umum, kesehatan, dan air bersih

Selain bantuan logistik, TelkomGroup juga memenuhi kebutuhan masyarakat di lokasi pengungsian melalui dukungan dapur umum, layanan kesehatan, serta penyediaan air bersih.

Di Kecamatan Wae Rii, Kabupaten Manggarai, TelkomGroup mendukung operasional dapur umum bagi sekitar 1.100 jiwa, serta posko kesehatan dan obat-obatan di Desa Golo Mendo.

TelkomGroup mendukung operasional dapur umum bagi masyarakat terdampak gempa di NTT sebagai bagian dari penyaluran bantuan kemanusiaan selama masa tanggap darurat.Dok. TelkomGroup TelkomGroup mendukung operasional dapur umum bagi masyarakat terdampak gempa di NTT sebagai bagian dari penyaluran bantuan kemanusiaan selama masa tanggap darurat.

Sementara di Desa Wudi, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, TelkomGroup mendukung operasional dapur umum sekaligus suplai air bersih yang menjadi kebutuhan utama.

Untuk memperkuat layanan kesehatan, TelkomGroup juga menyiapkan bantuan melalui Kementerian Kesehatan berupa alat laboratorium dan unit sanitasi portable yang rencananya akan didistribusikan pada Kamis (27/8/2026)

Bagi TelkomGroup, dukungan terhadap masyarakat terdampak bencana tidak berhenti pada masa tanggap darurat, tetapi berlanjut seiring kebutuhan masyarakat memasuki fase pemulihan.

Melalui koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, TelkomGroup terus mengarahkan dukungan pada kebutuhan yang relevan di lapangan, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar hingga dukungan terhadap layanan kesehatan dan operasional dapur umum.

Sejalan dengan semangat “Bersama Jadi Bisa”, TelkomGroup akan terus hadir mendampingi masyarakat NTT dalam proses pemulihan pascabencana.

Lebih dari sekadar bantuan dalam situasi darurat, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya TelkomGroup untuk menguatkan semangat, menumbuhkan optimisme, dan menjaga harapan masyarakat NTT di tengah proses pemulihan pascabencana.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau