KOMPAS.com - Danantara Housing Expo 2026 resmi digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, Banten, mulai Kamis (27/8/2026).
Pameran yang berlangsung hingga 30 Agustus 2026 tersebut menghadirkan lebih dari 100.000 hunian dari lebih dari 100 pengembang.
Pilihan hunian yang ditawarkan mencakup rumah tapak, apartemen, rumah subsidi, hingga hunian berbasis Transit-Oriented Development (TOD).
Chief Executive Officer Danantara Indonesia Rosan P. Roeslani mengatakan, pameran tersebut dihadirkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap hunian dengan pilihan yang mencakup berbagai segmen.
"Dan kalau kami lihat dari acara ini, bervariasi dari harga tadi kami lihat bersama pada harga Rp 120 juta sampai dengan yang tertinggi di level Rp 2 atau 3 miliar, jadi kami cover semua segmen yang ada," ujar Rosan dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (27/8/2026).
Tawarkan KPR DP mulai 1 persen
Direktur Utama BRI Hery Gunardi yang hadir dalam pembukaan acara mengatakan, sinergi antarsektor menjadi salah satu kunci untuk memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan perumahan.
Menurut Hery, sektor perumahan memiliki keterkaitan dengan berbagai sektor ekonomi. Karena itu, perkembangan kawasan hunian diharapkan turut menggerakkan perekonomian lokal dan membuka peluang bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
"Kami menyampaikan apresiasi kepada pemerintah, Danantara, seluruh Himbara, serta berbagai pihak yang telah mendukung penyelenggaraan Danantara Housing Expo 2026. Melalui program ini, BRI ingin memperluas akses pembiayaan perumahan yang terjangkau bagi masyarakat Indonesia," ujar Hery.
Dalam pameran tersebut, BRI menawarkan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan uang muka mulai 1 persen dan suku bunga tetap (fixed rate) mulai 2,75 persen.
Selain itu, KPR BRI memiliki tenor hingga 30 tahun dengan cicilan mulai Rp 1 jutaan. Pengajuan juga bebas biaya provisi dan administrasi sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.
Penawaran tersebut berlaku untuk realisasi KPR hingga 30 September 2026.
Pengunjung juga dapat mendatangi stan BRI untuk berkonsultasi, melakukan simulasi pembiayaan, serta mendapatkan informasi mengenai KPR dan pilihan hunian sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.
Hadirkan promo spesial bagi pengunjung
Selain pembiayaan rumah, BRI menghadirkan sejumlah promo dan manfaat khusus selama Danantara Housing Expo 2026.
Salah satunya melalui Program 131 Tahun BRI dengan konsep "1 Pengajuan BRI KPR, 3 Benefit Program dalam 1 Event Danantara Housing Expo".
Pengunjung yang mengajukan KPR BRI berkesempatan mendapatkan cicilan 0 persen kartu kredit hingga 36 bulan untuk pembelian furnitur dan peralatan rumah tangga.
Selain itu, terdapat pre-approval KKB dengan plafon hingga Rp 1,5 miliar serta hadiah langsung berupa voucher belanja hingga Rp 500.000 melalui mekanisme Wheel of Fortune.
Program tersebut berlaku bagi pengunjung yang melengkapi dokumen pengajuan KPR dan melakukan biaya pemesanan selama periode pameran.
Dorong akses hunian dan Program 3 Juta Rumah
Danantara Housing Expo 2026 menjadi salah satu bentuk sinergi lintas sektor untuk memperluas akses masyarakat terhadap hunian sekaligus mendukung Program 3 Juta Rumah.
Pilihan hunian yang tersedia mencakup segmen masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) maupun non-MBR.
Danantara, Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), pengembang properti, serta pelaku industri pendukung hadir dalam satu lokasi. Masyarakat pun dapat melihat berbagai pilihan hunian sekaligus memperoleh akses pembiayaan.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Maruarar Sirait yang turut hadir dalam pembukaan Danantara Housing Expo 2026 mengatakan, pameran tersebut menjadi platform yang mempertemukan masyarakat, pengembang, perbankan, dan berbagai pelaku industri dalam satu ekosistem perumahan.
"Dengan menghadirkan pilihan hunian sekaligus berbagai alternatif pembiayaan, saya berharap masyarakat semakin mudah mendapatkan informasi, memilih rumah yang sesuai dengan kebutuhannya, dan memperoleh akses pembiayaan yang sesuai dengan kemampuannya," ujar Maruarar.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya mempertemukan masyarakat dengan pilihan hunian dan pembiayaan, tetapi juga mendorong transaksi, mempercepat penyerapan hunian, serta menggerakkan industri perumahan.
"Dan yang lebih penting, saya berharap kegiatan ini dapat mendorong transaksi nyata, mempercepat penyerapan hunian, menggerakkan industri perumahan, serta menciptakan multiplier effect bagi perekonomian dan lapangan kerja," lanjutnya.
Sebagai informasi, pembukaan Danantara Housing Expo 2026 turut dihadiri jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus Chief Executive Officer Danantara Indonesia Rosan P Roeslani, Kepala Badan Pengaturan BUMN sekaligus Chief Operating Officer Danantara Indonesia Dony Oskaria, Chief Investment Officer Danantara Indonesia Pandu Patria Sjahrir, Direktur Utama BRI Hery Gunardi, serta jajaran manajemen BRI.