Advertorial

41 Wartawan Dinyatakan Kompeten dalam UKW LUKW Kompas dan Google di Semarang

Kompas.com - 28/08/2026, 16:06 WIB

KOMPAS.com – Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW) Kompas bersama KG Media dan Google menyelenggarakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Semarang, Jawa Tengah.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Amaris, Semarang, mulai Jumat (21/8/2026) hingga Sabtu (22/8/2026) tersebut diikuti 43 wartawan.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 41 wartawan dinyatakan kompeten untuk jenjang Muda dan Madya. Sementara itu, dua peserta dinyatakan belum kompeten.

"Peserta yang belum kompeten sebanyak dua orang," kata Ketua Dewan Kompetensi Kompas Gramedia (KG) Tri Agung Kristanto dalam siaran pers yang diterima Kompas.com. Jumat (28/8/2026).

Tri Agung mengatakan UKW di Semarang merupakan bagian dari rangkaian UKW kolaborasi LUKW Kompas dan Google yang rencananya digelar di 16 kota di Indonesia hingga 2027.

Sebelumnya, kegiatan serupa telah diselenggarakan di Bekasi beberapa pekan lalu.

Kolaborasi KG Media dan Google tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen bersama untuk mendorong jurnalisme berkualitas di Indonesia.

UKW adopsi penggunaan AI dalam jurnalistik

Kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) LUKW Kompas bersama KG Media dan Google di Semarang turut menguji pemahaman wartawan mengenai penggunaan kecerdasan buatan dalam kerja jurnalistik. Dok. KG Media Kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) LUKW Kompas bersama KG Media dan Google di Semarang turut menguji pemahaman wartawan mengenai penggunaan kecerdasan buatan dalam kerja jurnalistik.

Selain menguji kompetensi jurnalistik, UKW yang digelar di Semarang juga mengadopsi praktik penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) secara proporsional, profesional, dan beretika sebagai salah satu mata uji.

Menurut Tri Agung, pemahaman mengenai penggunaan AI secara tepat menjadi salah satu kemampuan yang perlu dimiliki wartawan di tengah perkembangan teknologi.

Ia menilai AI dapat menjadi kolaborator bagi wartawan dalam mendukung kerja jurnalistik dan menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas.

Meski demikian, Tri Agung menekankan bahwa terdapat sejumlah praktik jurnalistik yang tidak dapat digantikan oleh AI, seperti investigasi jurnalistik, pengumpulan data dari lapangan, serta pemberitaan hiperlokal.

"Dengan segala kepintarannya, AI tetap tidak bisa menggantikan kerja-kerja wartawan yang turun ke lapangan," katanya.

Oleh karena itu, ia menilai media dan jurnalisme masih dibutuhkan masyarakat. Pasalnya, tidak semua informasi dapat disediakan oleh AI.

Di sisi lain, AI juga tetap membutuhkan konten profesional yang dibuat oleh wartawan.

"Saya percaya wartawan tetap dibutuhkan oleh publik karena wartawan dan media adalah tempat bagi publik untuk mengonfirmasi apa pun," jelasnya.

Google dan Kompas dukung jurnalisme berkualitas

Sementara itu, Google News Partner Manager Yos Kusuma mengatakan, Google dan media memiliki misi yang sama untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi berkualitas.

Menurut Yos, informasi berkualitas dibutuhkan oleh pengguna di berbagai belahan dunia.

"Oleh karena itu, Google sangat mendukung kerja-kerja jurnalisme yang berkualitas," kata Yos.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau