Advertorial

Relawan Bakti BUMN 2026, BRI Perkuat Pemberdayaan Desa BRILiaN Sanur Kaja

Kompas.com - 28/08/2026, 18:25 WIB

KOMPAS.com — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI memperkuat pemberdayaan masyarakat Desa BRILiaN Sanur Kaja, Denpasar, Bali, melalui program Relawan Bakti BUMN (RBB) Batch IX 2026.

Program yang berlangsung pada 15-20 Agustus 2026 itu melibatkan 10 relawan BRI dan 10 relawan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lain. Mereka menjalankan sejumlah kegiatan pemberdayaan di Desa BRILiaN Sanur Kaja dan beberapa lokasi lain di Bali.

Kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkuat kapasitas masyarakat dan mengoptimalkan potensi lokal melalui empat pilar utama, yakni ekonomi, pendidikan, lingkungan, serta kesehatan dan ketahanan pangan.

Program Relawan Bakti BUMN merupakan inisiatif Kementerian BUMN yang melibatkan insan BUMN untuk berkontribusi langsung kepada masyarakat melalui kegiatan sosial dan pemberdayaan.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan, keterlibatan BRI dalam program tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat kontribusi di tengah masyarakat melalui pendekatan pemberdayaan yang berkelanjutan.

“Bagi BRI, pemberdayaan masyarakat bukan sekadar memberikan bantuan, melainkan bagaimana potensi yang sudah dimiliki masyarakat dapat diperkuat agar semakin produktif, mandiri, dan berkelanjutan,” ujar Dhanny dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (28/8/2026).

“Melalui Relawan Bakti BUMN, insan BRI hadir secara langsung untuk berbagi pengetahuan, mendampingi masyarakat, sekaligus membangun kolaborasi yang dapat memberikan dampak lebih luas bagi lingkungan sekitar,” tambahnya.

Optimalkan potensi Sanur Kaja

Pemilihan Desa BRILiaN Sanur Kaja sebagai salah satu lokasi kegiatan tidak lepas dari potensi yang dimiliki desa tersebut.

Sanur Kaja memiliki potensi ekonomi dari sektor pariwisata, perdagangan penunjang pariwisata, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) khas Bali, hingga perikanan. Desa ini juga memiliki struktur sosial yang kuat dengan pelestarian adat dan budaya yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

Karena itu, pendekatan BRI tidak hanya berfokus pada pemberian sarana dan prasarana. Program juga diarahkan untuk memperkuat kapasitas masyarakat melalui transfer pengetahuan, pendampingan langsung, pemanfaatan teknologi, digitalisasi, serta dukungan fasilitas.

Pada pilar ekonomi, relawan BRI menggelar lokakarya UMKM. Materi yang diberikan mencakup penguatan identitas produk, strategi pemasaran digital, serta optimalisasi promosi untuk memperluas jangkauan pasar.

Para relawan juga mendampingi pelaku UMKM dalam praktik pembuatan konten promosi produk.

Sejumlah UMKM lokal yang terlibat dalam kegiatan tersebut di antaranya adalah usaha puding dan air kelapa, jus buah, bumbu rujak, kacang hijau, Griya Kristal, kacang asin, ceker, jamu, cangkruk kopi, florist, serta UMKM di Sentra UMKM Natah Antakara.

Setelah kegiatan, materi foto, video, daily vlog, dan konten promosi juga disiapkan untuk mendukung penguatan branding dan pemasaran UMKM secara berkelanjutan.

Dukungan BRI turut diwujudkan melalui penyediaan sejumlah sarana pendukung bagi Desa BRILiaN Sanur Kaja.

Bantuan tersebut mencakup 13 unit table menu UMKM, 5 unit tempat sampah pilah, 13 unit payung UMKM, signage area dan kios UMKM, 8 unit papan pembatas upacara keagamaan, 13 set meja kursi UMKM, papan pembatas parkir, 1 unit motor roda tiga untuk kendaraan angkut sampah, serta signage informasi dan petunjuk desa wisata.

Edukasi, lingkungan, dan ketahanan pangan

Pada pilar pendidikan, relawan BRI terlibat dalam kegiatan di SDN 02 Sanur Kaja yang memiliki 229 siswa.

Kegiatan tersebut meliputi kelas inspirasi bagi siswa kelas 4-6, perlombaan bagi siswa kelas 1-3, serta edukasi mengenai makanan sehat dan bergizi.

Kelas inspirasi juga diarahkan untuk memperkenalkan berbagai profesi di lingkungan BUMN sekaligus memberikan pengalaman belajar yang interaktif bagi siswa.

Untuk mendukung sarana pendidikan, BRI turut memberikan bantuan berupa empat unit proyektor serta satu paket cat dan renovasi lapangan olahraga di SDN 02 Sanur Kaja.

“Pendekatan yang kami lakukan adalah memastikan bahwa setiap kegiatan memiliki manfaat yang dapat diteruskan. Karena itu, selain aktivitas bersama masyarakat, kami juga memberikan dukungan berupa pengetahuan, pendampingan, dan sarana yang dapat digunakan dalam jangka lebih panjang. Harapannya, masyarakat dapat melanjutkan praktik baik yang telah dibangun selama program,” tambah Dhanny.

Sementara itu, pada pilar lingkungan, BRI mendorong keterlibatan masyarakat melalui kegiatan Jaga Sungai, Jaga Kehidupan, serta edukasi pengelolaan sampah.

Relawan dan masyarakat melakukan aksi bersih sungai, memilah sampah berdasarkan jenisnya, serta mendapat edukasi mengenai hubungan ekosistem sungai, laut, dan kawasan pesisir.

Kegiatan tersebut juga dilengkapi kampanye pengurangan penggunaan plastik serta komitmen bersama untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Sebagai bagian dari penguatan pengelolaan lingkungan, BRI memberikan satu unit motor roda tiga kepada TPS3R Desa Sanur Kaja. Bantuan itu dilengkapi sejumlah perlengkapan pendukung, seperti sarung tangan, sepatu bot, kantong sampah, capit sampah, timbangan sampah, tempat sampah terpilah, dan papan komitmen “Sungai Bersih”.

Pada pilar kesehatan dan ketahanan pangan, relawan terlibat dalam program BRI Bertani di Kota bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Kota Pala.

Kegiatan ini mencakup penyemaian dan pemanenan sayuran, pengembangan produk turunan hasil pertanian, serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Pendekatan urban farming tersebut diarahkan untuk mendorong pemanfaatan lahan terbatas secara produktif, meningkatkan ketahanan pangan, sekaligus membuka peluang ekonomi berbasis pertanian skala rumah tangga.

Kolaborasi untuk dampak berkelanjutan

Rangkaian kegiatan RBB Batch IX 2026 di Bali menjadi momentum kolaborasi antara BRI, BUMN, pemerintah daerah, sekolah, pelaku UMKM, komunitas, dan masyarakat.

Program tersebut ditutup melalui kegiatan inaugurasi Relawan Bakti BUMN pada 19 Agustus 2026 di Pantai Matahari Terbit. Kegiatan itu turut diisi dengan penyerahan bantuan BRI kepada masyarakat dan Desa Sanur Kaja serta apresiasi bagi para relawan.

Melalui program tersebut, BRI berupaya mendorong pemberdayaan yang tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan. Program diarahkan untuk meninggalkan pengetahuan, kapasitas, fasilitas, dan praktik baik yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau