Advertorial

BRI Dukung Pengusaha Ikan Kering di Sorong Lewat Program “Klasterku Hidupku”

Kompas.com - 31/08/2026, 11:10 WIB

KOMPAS.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) atau BRI berkomitmen untuk terus memberdayakan dan mendorong kemajuan UMKM di berbagai wilayah Indonesia, salah satunya melalui program Klasterku Hidupku di BRI Unit Dofior, Kota Sorong, Papua Barat Daya.

Salah seorang yang menerima dukungan program tersebut ialah Nursia, pelaku usaha pengolahan ikan kering yang dimulai sejak 2017. Berbekal keberanian dan keinginan untuk hidup lebih sejahtera, Nursia pun mengumpulkan modal sedikit demi sedikit untuk merintis usahanya.

Bukan tanpa tantangan, usaha Nursia sangat dipengaruhi oleh kondisi dan hasil tangkapan nelayan. Sementara itu, pendapatannya juga bergantung pada pergerakan harga ikan dan tingkat permintaan pasar.

“Setiap bulan ada naik turunnya. Namun, kami selalu berusaha untuk tetap bertahan,” ujar Nursia dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Minggu (30/8/2026).

Di tengah gelombang tantangan yang dihadapinya, kebutuhan modal menjadi salah satu faktor penting agar usahanya dapat terus berjalan.

Ketika awal merintis, Nursia membutuhkan dana sekitar Rp 10 juta hingga Rp 15 juta sebagai modal untuk membeli ikan sebagai bahan baku. Keterbatasan modal itu mempertemukan Nursia dengan BRI untuk memperoleh solusi kelangsungan usaha.

“Namun, modal yang terbatas itu mulai menemukan jalan keluar pada akhir tahun yang sama, ketika saya memperoleh pembiayaan dari BRI,” ujarnya.

Selain mendapat dukungan terhadap akses pembiayaan, melalui pendampingan Mantri BRI, Nursia bersama para pelaku usaha ikan lainnya didorong untuk membentuk Klaster BRI Penjual Ikan Jembatan Puri Sorong

Nursia dan pelaku usaha lainnya juga turut tergabung dalam Klaster BRI Penjual Ikan Jembatan Puri Sorong, sebagai ruang diskusi, mencari informasi, dan menemukan solusi terkait kendala usaha. Dok. BRI Nursia dan pelaku usaha lainnya juga turut tergabung dalam Klaster BRI Penjual Ikan Jembatan Puri Sorong, sebagai ruang diskusi, mencari informasi, dan menemukan solusi terkait kendala usaha.

Pembentukan klaster tersebut membuat para pelaku usaha tidak lagi menghadapi berbagai tantangan sendirian. Klaster menjadi ruang pertemuan bagi para anggota untuk bertukar informasi, mendiskusikan kendala usaha, dan mencari solusi bersama.

Para pelaku usaha juga memperoleh berbagai pelatihan dari BRI, mulai dari penguatan merek, pengemasan produk, penjualan online, pemasaran di media sosial, serta kesempatan mengikuti pameran UMKM BRI untuk memperluas pengenalan produk.

“Keikutsertaan dalam klaster menjadi babak baru bagi perkembangan usaha saya. Selain memperoleh akses pembiayaan, saya juga mendapatkan pendampingan untuk meningkatkan kapasitas dan menjaga keberlanjutan usaha,” ujar Nursia.

Nursia turut mengapresiasi kehadiran BRI melalui mantrinya yang sangat membantu. Ia mengaku, sejak awal bergabung, Mantri BRI sangat ramah dan sabar ketika turun tangan mengatasi kendala administratif dan pemenuhan persyaratan yang diperlukan.

Pendampingan yang konsisten membuat Nursia merasa dihargai. Bukan hanya sebagai nasabah, melainkan juga sebagai mitra usaha yang tumbuh bersama BRI.

“Pencapaian yang paling kami syukuri adalah dapat membayar kewajiban kepada bank tepat waktu setiap bulan tanpa catatan kredit bermasalah,” kata Nursia.

Dengan kemitraan yang dijalin BRI, kebutuhan rumah tangga Nursia dapat terpenuhi dan modal usahanya juga tetap terjaga.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menyampaikan, BRI berkomitmen untuk memperkuat ekosistem pemberdayaan untuk membantu UMKM memperoleh dukungan finansial, meningkatkan kemampuan usaha, dan memperluas akses pasar. Pendekatan tersebut dilakukan dengan membentuk berbagai inisiatif, salah satunya Klasterku Hidupku.

“Melalui pendekatan tersebut, BRI berkomitmen mendampingi UMKM Indonesia agar semakin tangguh, adaptif, dan mampu naik kelas secara berkelanjutan,” ujar Akhmad.

Ia menambahkan, BRI berupaya mendorong pemberdayaan UMKM secara berkelanjutan melalui sinergi dukungan permodalan, penguatan modal sosial, serta transformasi digital sebagai solusi perluasan akses pasar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau