KOMPAS.com - Check out selesai, pembayaran menggunakan Kredivo berhasil, tetapi tiba-tiba ingin membatalkan pesanan? Hal itu bisa terjadi karena salah memilih barang, berubah pikiran, atau merchant yang tidak dapat memenuhi pesanan.
Dalam situasi tersebut, penting untuk memahami cara pembatalan pengajuan Kredivo, agar pengguna dapat mengikuti panduan yang diperlukan sesuai jenis transaksinya.
Langkah pembatalan transaksi belanja online sedikit berbeda dari pembatalan pinjaman.
Pengguna dapat menggunakan metode pembayaran dengan Kredivo saat bertransaksi di e-commerce. Saat mengajukan pembatalan ada dua proses yang perlu dilakukan pengguna.
Pertama, pengguna melakukan pembatalan pesanan melalui e-commerce agar merchant dapat memproses refund atau pengembalian dana. Kedua, setelah refund diterima, pengguna mengajukan pembatalan tagihan tersebut di aplikasi Kredivo.
Pembatalan tidak cukup dilakukan hanya dari satu sisi, tetapi pengguna juga harus memastikan status pesanan dan refund selesai terlebih dulu di e-commerce sebelum mengajukan pembatalan di Kredivo.
Sementara itu, pembatalan pengajuan Kredivo saat berbelanja di Shopee, TikTok, Tokopedia, Lazada, dan Traveloka dapat dilakukan dengan cara yang sama.
Pengguna perlu membatalkan transaksi melalui e-commerce terlebih dulu. Setelah pembatalan berhasil dan refund sudah diterima, dana tersebut dipindahkan ke rekening bank. Langkah selanjutnya, pembatalan pengajuan dapat diproses melalui aplikasi Kredivo.
Pembatalan pengajuan di Kredivo dapat dilakukan maksimal 14 hari sejak transaksi berlangsung. Oleh karena itu, pengguna sebaiknya jangan menunda-nunda pembatalan tersebut setelah dana dikembalikan dari e-commerce.
Setelah melakukan proses refund di e-commerce berhasil, proses berikutnya dilanjutkan di aplikasi Kredivo.
Buka menu Transaksi, pilih tagihan Belanja di Shopee, TikTok, Tokopedia, Lazada, atau Traveloka yang ingin dibatalkan, kemudian pilih Ajukan Pembatalan dan ikuti proses selanjutnya.
Urutan pembatalannya sebagai berikut:
Dana refund dari e-commerce dapat digunakan untuk membayar tagihan Kredivo.
Selain dari pembeli, pembatalan transaksi juga bisa terjadi dari pihak merchant. Misalnya, pesanan tidak dapat diproses dan akhirnya dibatalkan oleh penjual.
Dalam kasus tersebut, alur pembatalan pun tetap sama. Pastikan refund dari e-commerce sudah diterima. Kemudian, pengguna dapat mengajukan pembatalan tagihan melalui aplikasi Kredivo. Jika pesanan berhasil dibatalkan sepenuhnya, limit Kredivo akan dikembalikan sesuai nilai transaksi.
Apabila merchant hanya membatalkan sebagian barang, limit tidak langsung kembali seluruhnya setelah transaksi tersebut dilunasi.
Pengguna perlu mengetahui, pembatalan juga akan berdampak pada keuntungan yang diterima dari Kredivo.
Misalnya, promo cicilan tidak dapat digunakan kembali setelah transaksi dibatalkan.
Sementara itu, untuk transaksi yang menggunakan Voucher Cashback, Kredivo Points yang diperoleh dari voucer tersebut dapat dihapus. Saldo Kredivo Points bisa menjadi negatif jika seluruh poin sebelumnya telah digunakan.
Maka dari itu, pengguna sebaiknya memahami terlebih dulu seputar keuntungan yang ikut terdampak sebelum membatalkan transaksi.
Pengguna juga perlu mengetahui urutan pembatalan ketika menggunakan metode pembayaran dengan Kredivo. Pembatalan pesanan dilakukan lebih dulu melalui e-commerce. Kemudian, dilanjutkan dengan pengajuan pembatalan tagihan setelah refund diterima.
Selama pengguna mengikuti alur pembatalan dan dalam rentang waktu yang berlaku, pembatalan dapat dilakukan sesuai ketentuan. Dengan memahami perbedaan pembatalan tersebut, pengguna tidak perlu bingung lagi ketika pesanan sudah dibatalkan tetapi tagihan Kredivo masih belum ikut berubah.