Advertorial

Pendaftaran AICIS+ 2026 Diperpanjang, Kemenag Dorong Partisipasi Sivitas Akademika

Kompas.com - 03/09/2026, 07:41 WIB

KOMPAS.com – Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag) memperpanjang batas akhir pendaftaran Annual International Conference on Islam, Science and Society (AICIS+) 2026.

Pendaftaran yang sebelumnya ditutup pada Minggu (30/8/2026), kini diperpanjang hingga Rabu (9/9/2026).

Kepala Subdirektorat (Kasubdit) Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kemenag Nur Kafid mengatakan, perpanjangan jadwal dilakukan seiring peningkatan antusiasme peserta dari berbagai daerah.

Kebijakan itu sekaligus memberikan kesempatan lebih luas bagi periset, akademisi, tenaga kependidikan, dan mahasiswa untuk berpartisipasi dalam AICIS+ 2026.

AICIS+ 2026 dijadwalkan berlangsung di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Jawa Barat, mulai Selasa (17/11/2026) hingga Jumat (20/11/2026).

Tahun ini, konferensi mengusung tema Revitalizing Islamic Civilization for Sustainable Life: Local Heritage, Technological Innovation, and Human Flourishing”.

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Prof, Dr, Phil, Sahiron mengatakan, AICIS+ 2026 tidak hanya menjadi ruang pertemuan akademisi, tetapi juga forum untuk merumuskan gagasan dan solusi atas berbagai persoalan global kontemporer.

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Prof, Dr, Phil, Sahiron.dok. Kementerian Agama Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Prof, Dr, Phil, Sahiron.

“Peradaban Islam memiliki kekayaan warisan lokal yang sarat nilai transformatif. Melalui AICIS+ 2026, kami ingin menjembatani antara kearifan lokal tersebut dengan inovasi teknologi modern guna mewujudkan kehidupan yang berkelanjutan dan bermartabat bagi kemanusiaan,” ujarnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Rabu (2/9/2026).

Fokus tersebut kemudian diterjemahkan melalui pembahasan mengenai integrasi antara khazanah warisan lokal (local heritage), perkembangan teknologi mutakhir (technological innovation), serta pencapaian kesejahteraan manusia (human flourishing) dalam kerangka paradigma keislaman yang berkelanjutan.

Melalui diskusi akademis tersebut, peserta diharapkan dapat melahirkan terobosan pemikiran dan rekomendasi strategis bagi pembangunan peradaban global.

Dorong partisipasi perguruan tinggi

Ketua Steering Committee AICIS+ 2026 Faqiuddin Abdul Qodir mengajak dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk memanfaatkan forum tersebut sebagai ruang penguatan tradisi riset ilmiah.

Ruang partisipasi itu terbuka bagi sivitas akademika, baik dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS), maupun perguruan tinggi umum di dalam dan luar negeri.

Selain periset, dosen, dan mahasiswa, forum tersebut juga terbuka bagi akademisi, praktisi, serta tenaga kependidikan.

Kemenag juga mendorong pimpinan perguruan tinggi serta tim hubungan masyarakat (Humas) di lingkungan PTKIN dan PTKIS untuk aktif menginformasikan rangkaian AICIS+ 2026 melalui kanal resmi masing-masing.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai registrasi, panduan, subtema riset, alur pengiriman abstract dan full paper, persyaratan administratif, serta lini masa kegiatan AICIS+ 2026, dapat diakses melalui laman resmi AICIS+ 2026 di aicis.uinssc.ac.id.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau