KOMPAS.com — Kekhawatiran terhadap biaya pengobatan sempat dirasakan Kuswadi (62), peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) asal Kabupaten Sampang, Jawa Timur.
Kekhawatiran itu muncul saat istrinya mengalami gangguan kesehatan dan harus menjalani tindakan operasi.
Berkat kepesertaan JKN yang aktif, seluruh proses pemeriksaan hingga operasi dapat dijalani tanpa terbebani biaya pelayanan kesehatan. Dengan begitu, keluarga Kuswadi dapat lebih fokus mendampingi proses pemulihan.
Kuswadi menceritakan, keluhan bermula ketika istrinya merasakan adanya benjolan di bagian leher sebelah kanan.
Kondisi tersebut membuat Kuswadi segera membawa sang istri ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan awal.
“Saat istri saya mengeluhkan ada benjolan di leher sebelah kanan, kami langsung memeriksakan kondisinya ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan dan informasi terkait keluhan istri saya. Hasil pemeriksaan awal, istri saya memerlukan tindakan lanjutan yang harus dirujuk ke rumah sakit,” kata Kuswadi dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (3/9/2026).
Setelah menjalani pemeriksaan dokter secara menyeluruh, termasuk ultrasonografi (USG), diketahui bahwa benjolan tersebut merupakan kelenjar tiroid yang perlu segera ditangani melalui tindakan operasi.
Kuswadi mengatakan, seluruh tahapan pelayanan berjalan sesuai prosedur medis yang berlaku. Operasi pun berhasil dilakukan dan kondisi sang istri kini terus menunjukkan perbaikan.
“Sejak awal, kami mengikuti semua prosedur yang dijelaskan oleh petugas kesehatan. Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar sampai operasi selesai dilakukan. Kami juga merasa tenang karena tidak perlu memikirkan biaya pengobatan selama menggunakan JKN,” ujar Kuswadi.
Selain terbantu dari sisi pembiayaan, Kuswadi juga mengapresiasi pelayanan yang diterima selama mendampingi istrinya menjalani perawatan.
Menurutnya, petugas kesehatan memberikan pelayanan yang ramah serta menjelaskan setiap tahapan tindakan medis dengan baik.
“Petugasnya ramah dan selalu memberikan penjelasan yang mudah dipahami. Kami merasa dilayani dengan baik sejak pemeriksaan sampai istri saya selesai menjalani operasi,” katanya.
Pengalaman tersebut membuat Kuswadi semakin memahami pentingnya memiliki perlindungan kesehatan melalui Program JKN.
Menurutnya, kehadiran JKN membantu masyarakat tetap memperoleh pelayanan kesehatan yang dibutuhkan tanpa harus khawatir terhadap biaya pengobatan.
“Saya sangat bersyukur sudah menjadi peserta JKN karena manfaatnya benar-benar kami rasakan. Terima kasih kepada BPJS Kesehatan yang telah membantu masyarakat seperti kami. Semoga Program JKN terus memberikan manfaat dan semakin banyak masyarakat yang merasakan kemudahan mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas,” tutur Kuswadi.