KOMPAS.com – Kesadaran masyarakat terhadap produk setelah digunakan atau dikonsumsi menjadi salah satu hal yang terus didorong melalui kolaborasi komunitas dan pelaku industri.
Salah satunya dilakukan melalui program Dari Sisa Jadi Bisa Vol. 3 yang digelar di Emily Listening Space, Depok, Jawa Barat, Sabtu (29/8/2026).
Kegiatan yang terbuka untuk umum tersebut merupakan bagian dari kampanye #PuntungBeruntung yang diinisiasi Nojorono dan menggandeng komunitas kreatif KICKYOURBUTT Project (KYB).
Program ini telah berjalan sejak 2023 dan secara konsisten mengajak masyarakat melihat kembali potensi produk pascakonsumsi untuk diolah menjadi barang yang memiliki nilai guna.
Sejak 2025, #PuntungBeruntung bersama KYB mengembangkan berbagai kegiatan edukatif untuk mendorong masyarakat lebih bertanggung jawab terhadap produk yang telah selesai digunakan.
Salah satunya melalui Dari Sisa Jadi Bisa yang dikemas dalam kegiatan kreatif dan interaktif. Pendekatan tersebut ditujukan untuk memperkenalkan isu pascakonsumsi dengan cara yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Suasana kegiatan Program Dari Sisa Jadi Bisa Vol. 3 di Emily Listening Space, Depok, Jawa Barat, Sabtu (29/8/2026).Project Manager KICKYOURBUTT Project Arya Adhi Nugraha mengatakan, keberhasilan kegiatan tersebut tidak semata-mata diukur dari jumlah peserta yang hadir.
Dampak kegiatan dapat terlihat dari percakapan yang muncul setelah acara dan perubahan cara pandang masyarakat terhadap kebiasaan sehari-hari.
“Ketika orang mulai melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda dan mempertanyakan kembali kebiasaannya sehari-hari, di situlah tujuan kegiatan ini mulai tercapai,” ujar Arya seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (3/9/2026).
Ia menambahkan, perubahan perilaku membutuhkan proses dan tidak cukup hanya dilakukan melalui edukasi satu arah.
Oleh karena itu, pendekatan kreatif dan kolaborasi dengan komunitas menjadi bagian penting dalam menyampaikan pesan mengenai tanggung jawab terhadap produk pascakonsumsi.
Dorong perubahan secara kolektif
Corporate Communication Head PT Nojorono Tobacco International Eliza Susanto mengatakan, kolaborasi antara industri, komunitas, dan berbagai pihak menjadi salah satu cara untuk membangun kesadaran yang berkelanjutan.
Perubahan perilaku dapat tumbuh ketika kesadaran tersebut tidak hanya muncul dari individu, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama di masyarakat.
“Kami meyakini, perubahan yang berkelanjutan lahir dari kesadaran yang tumbuh secara kolektif. Dari Sisa Jadi Bisa hadir secara periodik dan menjadi momentum pengingat bagi khalayak umum untuk terus konsisten melakoni kebiasaan bertanggung jawab atas pascakonsumsi hingga akhirnya menciptakan perubahan perilaku,” ujar Eliza.
Dari Sisa Jadi Bisa Vol. 3 menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang digelar sepanjang 2026. Melalui kegiatan tersebut, #PuntungBeruntung berharap, semakin banyak masyarakat dan komunitas terlibat dalam upaya mengolah produk pascakonsumsi secara kreatif.
“Ke depan, kami berharap, #PuntungBeruntung terus berkembang, menjangkau lebih banyak komunitas, dan mendorong kolaborasi yang menghasilkan dampak positif secara berkelanjutan,” tutur Eliza.