Advertorial

Perkuat Kesiapan Kerja Lulusan, 32 SMK di Jabar Teken Kerja Sama dengan 64 Perusahaan Lintas Sektor

Kompas.com - 06/09/2026, 12:18 WIB

KOMPAS.com – Sebanyak 32 sekolah menengah kejuruan (SMK) negeri di Jawa Barat menandatangani perjanjian kerja sama dengan 64 perusahaan dari berbagai sektor industri.

Penandatanganan yang difasilitasi Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat tersebut berlangsung di SMKN 1 Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (1/9/2026).

Kerja sama ini bertujuan untuk menyelaraskan pembelajaran vokasi dengan kebutuhan dunia kerja atau dunia usaha dan dunia industri (Dudika).

Ruang lingkup kemitraan meliputi sejumlah bidang keahlian, mulai dari bisnis dan manajemen, pariwisata, teknologi manufaktur dan rekayasa, teknologi informasi, seni dan ekonomi kreatif, hingga otomotif.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Purwanto mengatakan, kolaborasi dengan industri diperlukan untuk mengatasi keterbatasan sumber daya di sekolah. Perusahaan mitra dapat menjadi living lab yang memberikan pengalaman praktis kepada peserta didik.

Purwanto mengunjungi salah satu kelas di SMKN 1 Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, yang menjadi lokasi penandatanganan kerja sama.Dok. Diskominfo Provinsi Jawa Barat Purwanto mengunjungi salah satu kelas di SMKN 1 Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, yang menjadi lokasi penandatanganan kerja sama.

“Keterbatasan sekolah itu hanya bisa diatasi dengan kolaborasi. Saya berterima kasih kepada perusahaan-perusahaan yang bersedia menjadi living lab bagi anak-anak kita,” ujar Purwanto dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (4/9/2026).

Ia juga mendorong kepala sekolah agar terus proaktif membangun kemitraan dengan perusahaan, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta komunitas di lingkungan sekitar.

Kerja sama tersebut juga dapat menghadirkan praktisi industri secara langsung ke sekolah untuk memperkuat kompetensi siswa.

Peralatan praktik untuk tingkatkan keahlian siswa

Pada kesempatan tersebut, diselenggarakan pula penyerahan hibah mesin dan peralatan praktik dari Kementerian Perindustrian RI melalui Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE).

Salah satu bantuan yang diserahkan berupa mesin bubut yang didatangkan dari Korea Selatan.

Purwanto (tengah) berfoto bersama perwakilan kepala sekolah, perusahaan, dan juga Dinas Pendidikan Jawa Barat setelah penandatanganan kerja sama di SMKN 1 Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (1/9/2026).Dok. Diskominfo Provinsi Jawa Barat Purwanto (tengah) berfoto bersama perwakilan kepala sekolah, perusahaan, dan juga Dinas Pendidikan Jawa Barat setelah penandatanganan kerja sama di SMKN 1 Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (1/9/2026).

Purwanto mengatakan, ketersediaan fasilitas praktik yang sesuai dengan standar industri sangat penting dalam pendidikan vokasi. Dengan fasilitas praktik yang memadai, siswa akan lebih terbiasa mengikuti standar operasional yang digunakan di dunia kerja.

Selain kompetensi teknis, Purwanto juga menekankan signifikansi pembentukan karakter dan budaya kerja sejak siswa berada di bangku sekolah, termasuk melalui kebiasaan menjaga kebersihan dan kedisiplinan.

“Perusahaan membutuhkan orang-orang yang disiplin dan tanggung jawab,” tuturnya.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau