KOMPAS.com – Komitmen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI dalam mendorong pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) menembus pasar global mendapat apresiasi melalui Penghargaan Niaga Werdhitama.
Penghargaan tersebut diberikan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perdagangan (BPSDMP) Kementerian Perdagangan (Kemendag) kepada BRI dalam kategori Industry Trade Development Partner.
BRI dinilai berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) melalui kolaborasi penyelenggaraan pelatihan, peningkatan kompetensi pelaku usaha, serta dukungan terhadap pengembangan dan promosi ekspor.
Dorong UMKM tembus pasar global
Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan, penghargaan tersebut semakin memperkuat komitmen BRI untuk mendorong peningkatan kualitas dan kapasitas pelaku UMKM.
Menurut dia, pengembangan UMKM tidak hanya berkaitan dengan akses pembiayaan, tetapi juga perlu diiringi dengan penguatan kemampuan usaha agar pelaku UMKM semakin siap menghadapi perubahan dan memperluas pasar.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program pendampingan, pelatihan, dan pengembangan kapasitas yang diarahkan untuk meningkatkan daya saing pelaku usaha sekaligus membuka akses yang lebih luas terhadap pasar.
Perkuat kapasitas pelaku UMKM
Melalui BRI Peduli sebagai payung program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), BRI menjalankan berbagai inisiatif untuk mendukung pengembangan UMKM.
Program tersebut mencakup peningkatan kapasitas, pendampingan, hingga perluasan akses pasar.
Salah satu program yang dijalankan BRI melalui BRI Peduli adalah Program Pelatihan Ekspor BRI Peduli.
Program tersebut membantu pelaku UMKM memahami tahapan dan strategi memulai kegiatan ekspor, sekaligus meningkatkan kesiapan produk dan kapasitas usaha agar mampu bersaing di pasar internasional.
Penyerahan penghargaan Niaga Werdhitama oleh BPSDMP. Sejak dimulai pada 2024, Program Pelatihan Ekspor BRI Peduli telah memberikan pelatihan kepada 120 pelaku UMKM dari berbagai wilayah di Indonesia.
Materi pelatihan mencakup strategi ekspor, regulasi perdagangan internasional, penyusunan dokumen ekspor, riset pasar global, serta pengemasan dan branding sesuai standar internasional.
Melalui penguatan kapasitas tersebut, BRI berupaya membantu pelaku UMKM mempersiapkan produk dan bisnisnya agar lebih siap memasuki pasar internasional.
Penghargaan tersebut diterima Dhanny dalam rangkaian peluncuran Trade Corporate University dan Cetak Biru Pengembangan SDM Perdagangan Menuju Indonesia Emas 2045 di Auditorium Gedung Utama Kemendag, Jakarta Pusat, Rabu (2/9/2026).