KOMPAS.com — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi angkat bicara menanggapi banyaknya aduan masyarakat mengenai kondisi jalan rusak di Kabupaten Garut.
Menurutnya, saat penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Garut 2026, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat telah merekomendasikan alokasi anggaran pembangunan jalan sebesar tujuh persen atau setara Rp 360 miliar dari total APBD.
Namun, dalam realisasi APBD Kabupaten Garut 2026, alokasi untuk pembangunan jalan, jembatan, serta penerangan jalan umum (PJU) tercatat hanya Rp 105 miliar atau sekitar 2,2 persen dari total APBD.
Pria yang akrab disapa KDM itu mengatakan bahwa dari angka tersebut, alokasi untuk pembangunan jalan hanya Rp 80 miliar.
“Tidak mungkin memperbaiki jalan yang begitu luas hanya Rp 80 miliar sampai Rp 105 miliar dengan PJU,” ujarnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Senin (14/9/2026).
Oleh karena itu, Pemprov Jabar berencana mengundang Bupati Garut Abdusy Syakur Amin beserta Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Garut untuk membahas penyesuaian alokasi anggaran tersebut.
Dalam pertemuan tersebut, KDM akan meminta Bupati Garut untuk mengubah APBD Kabupaten Garut agar sesuai dengan rekomendasi yang telah ditetapkan oleh Pemprov Jawa Barat.
Dengan penyesuaian tersebut, masyarakat Garut diharapkan dapat menikmati fasilitas jalan yang lebih baik.