Advertorial

Peringati Hari Sungai dan World Cleanup Day, TelkomGroup Angkut 5,1 Ton Sampah dari Kali Krukut

Kompas.com - 22/09/2026, 11:18 WIB

KOMPAS.com – Dalam memperingati Hari Sungai dan World Cleanup Day, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bersama operating company PT Telkom Landmark Tower (TLT) menggelar aksi bersih Kali Krukut di sekitar kawasan The Telkom Hub, Jakarta, Jumat (18/9/2026).

Sebanyak 19 meter kubik atau setara dengan 5,1 ton sampah berhasil diangkut dalam agenda tersebut.

Kegiatan itu mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta hingga jajaran kecamatan dan kelurahan setempat sebagai upaya bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan di sekitar wilayah operasional TelkomGroup.

Pada kesempatan terpisah, SVP Group Sustainability & Corporate Communication Telkom Ahmad Reza mengatakan, kegiatan aksi bersih itu menjadi upaya perusahaan dalam memberikan dampak berkelanjutan.

“Aksi sederhana seperti ini menjadi salah satu bukti nyata bagaimana implementasi program Environmental, Social, and Governance (ESG) Telkom bukan sekedar pelengkap, melainkan suatu program berkelanjutan dengan dampak positif yang luas,” ujar Ahmad dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (21/9/2026).

Senada dengan Ahmad, VP Sustainability Telkom Gunawan Wasisto Ciptaning Andri menyampaikan bahwa keberadaan sungai tidak mengenal batas administratif sehingga sungai yang tercemar dapat berdampak pada lingkungan sekitarnya.

“Karena itu, kami melihat aksi hari ini bukan hanya sebagai upaya membersihkan sungai, melainkan sebagai bagian dari komitmen TelkomGroup untuk terus menjaga ruang hidup bersama,” tutur Gunawan.

Ia percaya bahwa dengan menjaga kebersihan sungai di lingkungan operasional, TelkomGroup dapat memberikan manfaat yang lebih bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

Berjibaku untuk membersihkan sampah

Kali Krukut yang mengalir sepanjang 31,39 kilometer dan melintasi area The Telkom Hub masih menghadapi persoalan kebersihan di sejumlah titik.

Sampah yang menggenang pada permukaan air dan menumpuk di bantaran sungai tidak hanya mengganggu kebersihan kawasan, tetapi juga berpotensi memengaruhi ekosistem dan kenyamanan masyarakat yang beraktivitas di sekitarnya.

Dalam pelaksanaannya, aksi bersih-bersih itu turut melibatkan karyawan TelkomGroup bersama petugas kebersihan lingkungan (Pasukan Oren) dan petugas penanganan kebersihan saluran air dan banjir (Pasukan Biru).

Para partisipan turun langsung membersihkan sampah di sejumlah titik sepanjang aliran Kali Krukut, mulai dari permukaan air hingga area bantaran sungai.

Keterlibatan berbagai pihak juga turut memperkuat solidaritas bersama untuk peduli dalam menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan.

Karyawan TelkomGroup bersama petugas kebersihan berjibaku mengangkat sampah di sepanjang aliran Kali Krukut di sekitar The Telkom Hub, Jakarta. Dok. Telkom Karyawan TelkomGroup bersama petugas kebersihan berjibaku mengangkat sampah di sepanjang aliran Kali Krukut di sekitar The Telkom Hub, Jakarta.

Dalam aksinya, peserta bergerak ke sejumlah titik untuk mengangkat sampah, mulai dari permukaan air, bantaran, hingga area sekitar aliran sungai. Dari total 5,1 ton sampah yang terkumpul, terdapat 4,5 ton berasal sampah dari sungai dan 0,6 ton berupa sampah kering.

Seluruh sampah kemudian diserahkan kepada pihak berwenang untuk ditindaklanjuti sesuai pengelolaannya.

Direktur Utama TLT Suratman berharap agar kegiatan aksi bersih tersebut dapat secara konsisten dilakukan dan membuat aktivitas di lingkungan sekitar menjadi lebih nyaman.

“Namun, (kegiatan bersih-bersih ini diharapkan) tidak berhenti sampai sini saja. Semoga ke depan akan ada lebih banyak lagi kolaborasi dari pihak korporasi, pemerintah, dan masyarakat untuk terus diadakan,” imbuhnya.

Aksi bersih-bersih yang dilakukan Telkom dan TLT menjadi bagian dari inisiatif keberlanjutan GoZero%, sebuah gerakan Sustainability Action by Telkom Indonesia dalam pilar Save Our Planet.

Pentingnya kolaborasi lintas elemen

Bagi TelkomGroup, upaya menjaga lingkungan tidak berhenti pada aksi pembersihan, tetapi juga diarahkan untuk mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam membangun kesadaran dan kebiasaan baik secara berkelanjutan.

Kolaborasi lintas elemen diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat kepedulian terhadap kondisi sungai di sekitar kawasan Telkom Hub.

Selain memberikan dampak langsung melalui pengurangan timbunan sampah, keterlibatan bersama juga membuka ruang bagi masyarakat dan pemangku kepentingan untuk mengambil peran dalam menjaga kebersihan lingkungan secara konsisten.

Ke depan, TelkomGroup akan terus mendorong berbagai inisiatif yang memberikan manfaat nyata sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan perusahaan.

Melalui penerapan prinsip ESG, TelkomGroup juga mendorong kolaborasi yang lebih luas dengan berbagai elemen agar semakin banyak pihak ikut mengambil bagian.

Dengan begitu, kepedulian terhadap kebersihan tidak berhenti pada aksi sesaat, tetapi juga tumbuh menjadi kebiasaan dan bagian dari keseharian.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau