Advertorial

TelkomGroup dan China Unicom Jalin Kemitraan Strategis untuk Perkuat Ekosistem Digital Indonesia

Kompas.com - 22/09/2026, 16:51 WIB

KOMPAS.com — PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom, bersama tiga operating company, yaitu PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia), dan PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel) menjalin kemitraan strategis dengan PT China Unicom Indonesia Operations (China Unicom).

Kerja sama itu diresmikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) di Jakarta, Senin (21/9/2026).

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Network Telkom Nanang Hendarno, bersama jajaran direksi dari Telkomsel, InfraNexia, dan Mitratel, serta Direktur China Unicom Wu Xu Hua, dengan didampingi oleh Direktur Strategic Business Development and Portfolio Telkom Seno Soemadji.

Kesepakatan tersebut membuka ruang bagi para pihak untuk berkolaborasi dalam pengembangan infrastruktur digital, konektivitas, serta solusi teknologi bagi pasar di Indonesia.

Prosesi penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara TelkomGroup dan China Unicom di Jakarta, Senin (21/9/2026), serta disaksikan oleh jajaran direksi dari Telkomsel, InfraNexia, dan Mitratel.Dok. Telkom Indonesia Prosesi penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara TelkomGroup dan China Unicom di Jakarta, Senin (21/9/2026), serta disaksikan oleh jajaran direksi dari Telkomsel, InfraNexia, dan Mitratel.

Penandatanganan MoU tersebut memperkuat langkah TelkomGroup dalam membangun koneksi dengan mitra global serta memperluas kapabilitas ekosistem digital nasional.

Dengan menempatkan kebutuhan pelanggan dan menciptakan nilai dasar sebagai pengembangan inisiatif, TelkomGroup dan China Unicom akan terus menggali peluang kolaborasi yang dapat mendukung pertumbuhan bisnis, memperkuat daya saing industri, serta memberikan manfaat bagi para pemangku kepentingan.

Lima bidang kolaborasi dalam skema multilateral

Kesepakatan disusun menggunakan skema multilateral yang mengintegrasikan kapabilitas TelkomGroup ke dalam satu kerangka kolaborasi strategis bersama China Unicom.

Dengan menerapkan prinsip resiprokal, para pihak dapat menjajaki kerja sama di lima bidang utama, yaitu ekosistem data center, kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), solusi dan use case 5G, konektivitas, serta Internet of Things (IoT).

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mengembangkan produk, layanan, dan peluang bisnis bagi pelanggan enterprise di Indonesia.

Selain itu, kemitraan juga diarahkan untuk menjajaki akses ke pasar global sesuai kapabilitas dan kesepakatan para pihak.

TelkomGroup akan mengombinasikan infrastruktur, ekosistem pelanggan, dan pemahaman pasar domestiknya dengan pengalaman internasional, kapabilitas teknologi, serta jaringan ekosistem global China Unicom.

China Unicom sendiri saat ini menjangkau lebih dari 1,2 miliar pengguna, didukung oleh hampir 5 juta base station 5G dan lebih dari 670.000 kilometer kabel laut.

Perkuat fondasi jaringan nasional

Direktur Network Telkom Nanang Hendarno mengatakan, kolaborasi dengan China Unicom menjadi langkah strategis bagi TelkomGroup untuk memperkuat fondasi jaringan nasional di tengah kebutuhan akan layanan digital yang kian meningkat.

“Melalui inisiatif tersebut, kami ingin meningkatkan kapasitas dan keandalan ekosistem telekomunikasi digital yang kami miliki sehingga dapat menghadirkan pengalaman dan layanan yang semakin optimal untuk mendukung pelanggan enterprise di Indonesia,” ujarnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Selasa (22/9/2026).

Nanang menambahkan, skala jaringan global China Unicom membuka peluang bagi TelkomGroup untuk saling bertukar wawasan teknis dan benchmark kelas dunia.

“Kami optimistis, kolaborasi ini akan mendorong percepatan modernisasi jaringan serta memperkuat daya saing infrastruktur digital nasional ke depannya,” tuturnya.

Direktur Strategic Business Development and Portfolio Telkom Seno Soemadji mengatakan, kemitraan tersebut merupakan bagian dari langkah TelkomGroup untuk memperluas kerja sama strategis dengan mitra global yang memiliki kapabilitas dan pengalaman komplementer.

“Melalui skema multilateral tersebut, kami ingin menggabungkan kekuatan TelkomGroup dengan kapabilitas global China Unicom untuk membuka peluang bisnis baru serta menghadirkan nilai yang semakin relevan bagi pelanggan dan industri di Indonesia,” ujarnya.

Pemanfaatan kapabilitas dua arah

Penjajakan kolaborasi di lima bidang yang telah disepakati akan melibatkan Telkomsel, InfraNexia, dan Mitratel sesuai dengan kapabilitas serta portofolio bisnis masing-masing.

Dengan pendekatan tersebut, setiap inisiatif dapat melibatkan satu atau lebih entitas TelkomGroup, bergantung pada relevansi solusi dan kebutuhan pelanggan.

Kemitraan tersebut juga memungkinkan pemanfaatan kapabilitas para pihak secara dua arah. China Unicom dapat memanfaatkan infrastruktur TelkomGroup, termasuk layanan data center, cloud, serta konektivitas.

Di sisi lain, TelkomGroup dapat memanfaatkan kapabilitas teknologi serta jaringan ekosistem global China Unicom untuk mendukung pengembangan solusi serta membuka akses ke pelanggan dan pasar internasional.

Skema resiprokal tersebut juga memperluas ruang kolaborasi kedua grup, tidak hanya dalam bentuk hubungan business-to-business konvensional, tetapi juga melalui pemanfaatan kapabilitas dan ekosistem masing-masing entitas.

Tahap selanjutnya akan mencakup validasi pasar, pertukaran wawasan dan benchmark global, demonstrasi kapabilitas, pendalaman teknis, alih pengetahuan, serta penjajakan inisiatif bersama.

Setiap peluang yang teridentifikasi akan dievaluasi berdasarkan kesiapan pasar, nilai bisnis, serta peran dan kapabilitas masing-masing pihak sebelum dituangkan dalam perjanjian definitif.

Dengan kolaborasi tersebut, TelkomGroup tetap memegang peran utama dalam hubungan komersial dengan pelanggan di Indonesia.

Keterlibatan China Unicom dengan pelanggan TelkomGroup akan dilakukan bersama di bawah TelkomGroup, sementara China Unicom memberikan dukungan sesuai cakupan kerja sama berdasarkan kesepakatan para pihak.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau