Advertorial

Jakarta Film Commission Perkuat Ekosistem Perfilman Jakarta Menuju Kota Sinema

Kompas.com - 25/09/2026, 10:26 WIB

KOMPAS.com — Jakarta Film Commission (JFC) mengembangkan sejumlah program untuk membangun ekosistem perfilman Jakarta, mulai dari fasilitasi produksi, pengembangan talenta, hingga perluasan jejaring industri di tingkat nasional dan internasional. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendorong Jakarta sebagai Kota Sinema.

Sebagai salah satu pusat industri kreatif dan produksi audiovisual di Indonesia, Jakarta memiliki beragam potensi, mulai dari lokasi, talenta, infrastruktur hingga jejaring industri.

JFC hadir untuk menghubungkan potensi tersebut dengan pemerintah, pelaku industri, komunitas, dan berbagai mitra.

Permudah produksi film

Salah satu fokus JFC adalah memudahkan proses produksi film di Jakarta melalui layanan Filming in Jakarta. Layanan ini mencakup fasilitasi kebutuhan perizinan dan lokasi, koordinasi dengan pemangku kepentingan, serta pendampingan kebutuhan produksi.

Keragaman Jakarta juga menjadi salah satu modal bagi produksi audiovisual. Kawasan bersejarah, pusat bisnis, ruang publik, transportasi, kawasan pesisir, hingga berbagai aset perkotaan dapat menjadi pilihan lokasi produksi.

Produksi film di JakartaDok. JFC Produksi film di Jakarta

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, JFC membangun jejaring dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), pengelola lokasi, dan pelaku industri.

Layanan itu juga diarahkan untuk mendukung foreign production yang melakukan produksi di Jakarta. Dengan begitu, peluang bagi Jakarta untuk dikenal sebagai salah satu destinasi produksi audiovisual di kawasan semakin terbuka.

Kembangkan talenta, dekatkan film dengan masyarakat

Pengembangan industri perfilman tidak berhenti pada penyediaan lokasi produksi. Talenta dan keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dari ekosistem tersebut.

Melalui Jakarta ScreenLab, JFC menyediakan ruang pembelajaran yang mempertemukan talenta dengan praktisi industri. Program ini mencakup workshop, sharing session, serta kegiatan pengembangan kapasitas yang memberikan akses terhadap pengetahuan, teknologi, dan perkembangan industri audiovisual.

Di sisi lain, JFC membawa film lebih dekat kepada masyarakat melalui kegiatan screening dan aktivasi publik. Salah satunya adalah Bioskopan Bareng yang mempertemukan pembuat film, komunitas, dan penonton melalui kegiatan pemutaran film.

Kegiatan screening dan aktivasi publikDok. JFC Kegiatan screening dan aktivasi publik

JFC juga mendukung bioskop keliling dan layar tancap untuk memperluas akses masyarakat terhadap karya audiovisual.

Dengan pendekatan tersebut, film tidak hanya menjadi bagian dari industri, tetapi juga dapat hadir sebagai aktivitas budaya dan ruang pertemuan masyarakat.

Buka koneksi industri global

Pengembangan ekosistem perfilman Jakarta juga diarahkan pada perluasan koneksi dengan industri regional dan global.

Salah satunya melalui Jakarta Film Summit yang direncanakan berlangsung pada 20–21 Oktober 2026. Forum ini akan mempertemukan pemerintah, pelaku industri, investor, institusi keuangan, film commission, production house, studio, platform, serta pemangku kepentingan lainnya.

Pembahasan dalam forum tersebut mencakup kebijakan dan regulasi, investasi dan pembiayaan, produksi, serta perkembangan ekosistem perfilman global.

JFC juga membangun jejaring dengan institusi perfilman, film commission, festival, dan mitra internasional. Partisipasi dalam forum dan pasar film internasional menjadi salah satu cara memperkenalkan Jakarta sebagai filming destination, sekaligus membuka peluang kerja sama, pertukaran pengetahuan, co-production, dan produksi internasional.

Dari kota produksi menuju kota sinema

Melalui rangkaian program tersebut, JFC mengembangkan ekosistem yang mencakup produksi, talenta, masyarakat, industri, dan koneksi internasional.

Tantangan ke depan bukan hanya menghadirkan lebih banyak kegiatan perfilman, melainkan memastikan ekosistem tersebut dapat tumbuh secara berkelanjutan melalui kolaborasi pemerintah, industri, komunitas, institusi pendidikan, investor, serta mitra nasional dan internasional.

Jakarta bukan hanya lokasi produksi. Dengan ekosistem yang terus dibangun, kota ini berupaya menjadi ruang bertemunya cerita, talenta, industri, dan peluang.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau