Advertorial

Kemenkop dan KKP Perkuat Koperasi Nelayan di Sinjai lewat KDKMP dan KNMP

Kompas.com - 25/09/2026, 14:05 WIB

KOMPAS.com – Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memperkuat sinergi antara Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) untuk mendorong peningkatan kesejahteraan nelayan di Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan, kolaborasi tersebut akan memperkuat pengelolaan dan operasionalisasi KNMP. Hal itu ia sampaikan dalam acara Penandatanganan MoU dan SKB Pengelolaan dan Operasionalisasi KNMP di Tongke-Tongke, Sinjai, Sulsel, Jumat (25/9/2026).

Upaya itu pun sejalan dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2026 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang mengatur hubungan antara KNMP dan KDKMP.

Ferry menjelaskan, keberadaan KDKMP di kawasan KNMP Tongke-Tongke, Sinjai, Sulsel, perlu diintegrasikan agar tidak terjadi duplikasi pembangunan fasilitas.

“Infrastruktur yang telah tersedia di kawasan kampung nelayan dapat dioptimalkan sebagai pusat kegiatan koperasi dengan tambahan fasilitas pendukung yang diperlukan,” kata Ferry dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Jumat.

Ferry memastikan nelayan di KNMP Tongke-Tongke yang tergabung dalam koperasi akan mendapat kemudahan dalam mengakses pembiayaan dan modal kerja untuk meningkatkan kapasitas usaha.

Oleh karena itu, ia mendorong seluruh nelayan di Tongke-Tongke untuk menjadi anggota atau pengurus KDKMP.

Sinergi antara KDKMP dan KNMP dinilai dapat memberikan manfaat lebih optimal bagi nelayan. Hasil tangkapan mereka akan diserap melalui KDKMP untuk selanjutnya dipasarkan melalui jaringan KDKMP ataupun diolah menjadi produk turunan yang memberikan nilai tambah.

Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan pendapatan nelayan dan pada akhirnya mendorong kesejahteraan mereka.

“Hasil tangkapan para nelayan disini akan kita perbaiki, akan kita tingkatkan kualitasnya bahkan kemudian bisa kita kembangkan permodalan yang dibutuhkan oleh nelayan,” ucapnya.

Diharapkan dorong ekonomi daerah

Menteri Koperasi Ferry Juliantono saat menjadi pembicara dalam acara Penandatanganan MoU dan SKB Pengelolaan dan Operasionalisasi KNMP di Tongke-Tongke, Sinjai, Sulawesi Selatan.Dok. Kemenkop Menteri Koperasi Ferry Juliantono saat menjadi pembicara dalam acara Penandatanganan MoU dan SKB Pengelolaan dan Operasionalisasi KNMP di Tongke-Tongke, Sinjai, Sulawesi Selatan.

Ferry menegaskan, perbaikan ekosistem bisnis serta peningkatan sarana dan prasarana di KNMP diharapkan dapat meningkatkan kontribusi sektor perikanan terhadap perekonomian daerah.

Ia mencatat, pertumbuhan ekonomi di Sinjai yang mencapai 11 persen sebagian besar dikontribusikan dari sektor perikanan.

“Kita akan menjadikan lokasi ini sebagai percontohan ketika sinergi antara KDKMP dan KNMP bisa benar-benar mampu melaksanakan berbagai kegiatan seperti pemberian dukungan pada peningkatan sarana prasarananya bagi para nelayan,” ucapnya.

Sementara itu, Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono menyatakan KNMP di Kampung Nelayan Tongke-Tongke, Sinjai, akan menjadi salah satu unit usaha yang dikelola oleh KDKMP.

Menurut dia, manajemen yang baik dan skema pengelolaan koperasi yang profesional dapat membantu mengurai berbagai kendala yang dihadapi nelayan setelah bersinergi dengan KDKMP.

“Kami datang ke sini untuk mengetahui apa kendalanya, ternyata salah satunya adalah (ketersediaan) bahan bakar yang masih kurang. Maka ini akan menjadi perhatian dari kita semua untuk bisa segera diatasi secara jangka panjang,” katanya.

Sebagai informasi, agenda penandatanganan MoU dan SKB tersebut turut dihadiri Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi, Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Panel Barus, Dirjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan Astera Primanto Bakti, Bupati Sinjai Ratnawati Arif, Wakil Bupati Sinjai Andi Mahyanto, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Selatan, serta Forkopimda Kabupaten Sinjai.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau