KOMPAS.com – Kultur yang dekat dengan keseharian anak muda dapat hadir dalam berbagai bentuk, termasuk karya visual. Gaya, identitas, hingga cerita personal bisa menjadi sumber inspirasi yang kemudian diterjemahkan ke dalam sebuah karya seni.
Beragam ekspresi kreativitas muncul dalam karya-karya yang mengikuti Grand Filano Classy Artsy Challenge 2026. Mengusung tema “Redefine Your Kalcer”, kompetisi tersebut mengajak peserta menuangkan pemaknaan mereka tentang kultur melalui ilustrasi yang diaplikasikan pada Yamaha Grand Filano Hybrid.
Peserta tidak sekadar menggambar di atas bidang dua dimensi. Bodi Grand Filano Hybrid menjadi bagian dari karya, sekaligus ruang bagi peserta untuk mengeksplorasi gaya visual, identitas, hingga cerita yang ingin disampaikan.
Dari ratusan karya yang masuk, sebanyak 50 karya terpilih melalui proses kurasi untuk kemudian dipamerkan dalam Grand Filano Classy Artsy Exhibition di Morgy Coffee, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (19/9/2026).
Dari 50 karya tersebut, tiga karya dipilih sebagai pemenang berdasarkan kemampuan menerjemahkan tema “Redefine Your Kalcer”.
Proses kurasi melibatkan tiga juri dari dunia seni dan desain, ilustrator dan dosen Desain Komunikasi Visual (DKV) Institut Kesenian Jakarta (IKJ) Cantika Clarinta, desainer dan founder Dendy & Darman Studio Dendy Darman, serta seniman dan ilustrator Nadya Noor.
Karya Ahmad Ridwan Fitri terpilih menjadi Juara 1 Grand Filano Classy Artsy Challenge 2026.
Ridwan membawa konsep Grand Filano dengan warna dasar hitam gelap yang dipadukan ornamen warna-warni budaya. Ia mengaku semula tidak menyangka bisa masuk Top 50, apalagi menjadi pemenang.
“Saya sangat senang dan bersyukur sekali bisa jadi bagian dari acara bahkan menjadi juara dari Grand Filano Classy Artsy Challenge tahun ini karena awalnya tahun lalu saya hanya tahu dari Instagram teman, tapi tahun ini berkesempatan untuk bisa ikutan langsung,” ujar Ridwan kepada Kompas.com melalui siaran pers pada Sabtu (26/9/2026).
Pembawa acara sedang menjelaskan tentang hasil desain para peserta yang mengikuti ajang Grand Filano Classy Artsy Exhibition di Morgy Coffee, Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu (19/9/2026). Menurut Ridwan, seni dapat menjadi medium untuk menyampaikan berbagai pesan dengan cara yang menyenangkan. Ia pun berharap ajang tersebut dapat terus diselenggarakan setiap tahun dan menjadi wadah bagi talenta muda yang berkecimpung di dunia seni.
“Saya sangat berharap acara ini terus diadakan setiap tahunnya karena lewat seni inilah kita dapat menyampaikan banyak pesan dengan cara yang menyenangkan dan menghibur mata setiap orang dan ini juga menjadi wadah bagi talenta muda yang berkecimpung di dunia seni,” katanya.
Pengalaman menikmati karya di Bandung juga tidak hanya datang dari hasil akhir kompetisi. Pengunjung dapat menyaksikan proses kreatif melalui aktivitas live painting pada body panel Yamaha Grand Filano yang dilakukan oleh seniman lokal.
Aktivitas tersebut memperlihatkan bagaimana bagian dari sebuah kendaraan dapat diolah menjadi media seni. Kehadiran seniman lokal juga mempertemukan karya peserta dengan perkembangan seni dan kreativitas yang hidup di Bandung.
Manager Public Relations YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing Rifki Maulana mengatakan, beragamnya karya yang masuk menunjukkan tingginya daya eksplorasi anak muda.
“Kami melihat kreativitas anak muda terus berkembang dan memiliki daya eksplorasi yang sangat tinggi. Hal ini terlihat dari beragam karya yang ada pada online submission Grand Filano Classy Artsy Challenge, baik dari sisi gaya maupun tema yang mereka angkat,” ujar Rifki.
Menurut Rifki, karakter Yamaha Grand Filano Hybrid yang stylish dan proporsional memberikan ruang bagi peserta untuk mengeksplorasi berbagai gagasan. Sejumlah karya yang masuk bahkan dinilai dapat menjadi inspirasi modifikasi Grand Filano di dunia nyata.
Pameran 50 karya terbaik Grand Filano Classy Artsy Challenge 2026 terbuka gratis untuk umum. Setelah Bandung, karya-karya tersebut juga akan hadir di Yogyakarta dan Makassar.