KOMPAS.com – Dalam rentang waktu kurang dari satu pekan, karya desainer perhiasan Indonesia Wanda Ponika tampil di dua stadion ikonik Asia.
Perhiasan dari Wanda House of Jewels itu melengkapi penampilan penyanyi Anggun C Sasmi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, serta selebritas Van Ness Wu di Beijing National Stadium atau Bird’s Nest, China.
Meski sama-sama dikenakan di panggung besar, karakter perhiasan setiap penampil dibuat berbeda.
Untuk Anggun, Wanda menghadirkan nuansa Indonesia melalui sentuhan warna Merah Putih. Sementara itu, penampilan Van Ness mengusung gaya yang lebih modern dan ekspresif dengan permainan layering perhiasan berlian.
Perbedaan tersebut disesuaikan dengan karakter masing-masing artis serta konteks penampilan mereka.
Nuansa Merah Putih untuk Anggun di GBK
Pada Senin (5/10/2026), Anggun yang merupakan House Ambassador Wanda House of Jewels tampil di Stadion Utama GBK.
Anggun yang merupakan House Ambassador Wanda House of Jewels tampil di Stadion Utama GBK, Senin (5/10/2026). Ia mengenakan perhiasan bernuansa Indonesia melalui perpaduan batu ruby merah dan berlian D Color.Dalam suasana perayaan kemenangan Timnas Indonesia, Anggun membawakan lagu “Tanah Airku” bersama hampir 70.000 penonton.
Untuk momen tersebut, Wanda menyiapkan perhiasan bernuansa Indonesia melalui perpaduan batu ruby merah dan berlian D Color.
Sentuhan Merah Putih diperkuat dengan sejumlah perhiasan dari koleksi pribadi Wanda, termasuk anting dan cincin yang dipilih khusus untuk penampilan Anggun.
Penampilan tersebut menjadi interpretasi yang lebih emosional dan simbolis, selaras dengan lagu serta suasana perayaan di GBK.
Sehari kemudian, bergeser ke Bird’s Nest Beijing
Hanya berselang satu hari, karya Wanda House of Jewels hadir di panggung yang berbeda.
Pada Selasa (6/10/2026) dan Rabu (7/10/2026), Van Ness Wu tampil dalam konser F?FOREVER 2.0 di Beijing National Stadium atau Bird’s Nest, salah satu stadion terbesar dan paling dikenal di China.
Van Ness Wu tampil dalam konser F?FOREVER 2.0 di Beijing National Stadium atau Bird?s Nest mengenakan perhiasan karya Wanda Ponika.Pada segmen penutup konser yang menghadirkan lagu-lagu era Meteor Garden, Van Ness mengenakan rangkaian perhiasan dari Wanda House of Jewels.
Berbeda dari gaya Anggun yang sarat nuansa Indonesia, tampilan Van Ness dibuat lebih kontemporer.
Sejumlah kalung berlian dikenakan bertumpuk, termasuk Eterna Necklace dan Jovanna Necklace. Keduanya dipadukan dengan kalung berlian panjang serta liontin salib khusus.
Tampilan tersebut kemudian dilengkapi dengan cincin, gelang, dan anting berlian sehingga membentuk gaya genderless yang lebih berani dan glamor.
Van Ness juga turut terlibat dalam menentukan cara perhiasan tersebut dikenakan, mulai dari komposisi layering kalung hingga perpaduan cincin dan gelang.
Bukan kali pertama Van Ness mengenakan karya Wanda
Penampilan Van Ness di Beijing itu melanjutkan kolaborasi yang sebelumnya sudah berlangsung dalam rangkaian konser F*FOREVER 2.0.
Van Ness Wu tampil dalam konser F*FOREVER 2.0 di Beijing National Stadium atau Bird?s Nest mengenakan perhiasan karya Wanda Ponika.Pada Sabtu (26/9/2026) dan Minggu (27/9/2026), Van Ness juga telah mengenakan perhiasan Wanda House of Jewels saat tampil di Lotus Stadium, Hangzhou.
Kehadiran karya Wanda di Bird’s Nest Beijing pun memperpanjang eksposur desainer Indonesia tersebut dalam rangkaian konser Van Ness di China.
Ada satu benang merah di balik perbedaan gaya antara Anggun dan Van Ness. Tak hanya Anggun yang mengenakan koleksi pribadi Wanda di Jakarta, Van Ness juga memilih anting Atara dari koleksi pribadi sang desainer untuk penampilannya di Beijing.
Penyanyi Anggun C Sasmi merupakan House Ambassador Wanda House of Jewels.Keduanya juga sama-sama mengenakan berlian D Color dengan tingkat kejernihan Very Very Slightly Included (VVS) yang digunakan Wanda House of Jewels.
Dua penampilan tersebut menunjukkan bagaimana satu karya perhiasan dapat diterjemahkan dalam pendekatan yang berbeda.
Di GBK, perhiasan Wanda hadir dalam nuansa Merah Putih bersama Anggun. Sementara di Bird’s Nest Beijing, karya yang sama tampil lebih modern dan ekspresif bersama Van Ness Wu.
Dalam satu pekan, dua panggung besar itu pun menjadi ruang bagi karya desainer Indonesia untuk hadir dalam dua karakter berbeda.