Advertorial

Peringati Hari Kesehatan Mental Sedunia, Midtown Hotels Indonesia Ajarkan Warga Binaan Meracik Kopi

Kompas.com - 09/10/2026, 19:44 WIB

KOMPAS.com – M-connect Midtown Hotels Indonesia mengadakan edukasi dan praktik meracik minuman kopi sederhana bagi 44 warga binaan Bengkel Sehat Mandiri, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (8/10/2026).

Kegiatan yang digelar menjelang Hari Kesehatan Mental Sedunia pada 10 Oktober tersebut bertujuan memberikan pengalaman dan keterampilan praktis yang dapat dikembangkan warga binaan secara mandiri.

Bengkel Sehat Mandiri merupakan fasilitas di bawah naungan Dinas Kesehatan Kota Surabaya. Kegiatan berlangsung di lokasi yang berada di Jalan Manyar Kartika VII, Menur Pumpungan, Surabaya, Jawa Timur.

Belajar meracik kopi sederhana

Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan tentang cara membuat minuman kopi tanpa menggunakan mesin kopi. Bahan yang digunakan meliputi kopi instan, susu, gula cair, dan sirup yang mudah diperoleh.

Praktik dilakukan secara berkelompok dengan pendampingan staf dari Midtown Hotel Surabaya, Midtown Residence Surabaya, Crown Prince Hotel Surabaya, dan Verwood Hotel & Serviced Residence Surabaya.

Peserta edukasi meracik minuman.Dok. Midtown Peserta edukasi meracik minuman.

Peserta belajar mulai dari mencampurkan bahan hingga menuangkan sirup untuk menghasilkan minuman sesuai selera. Sirup aneka rasa dari Blackbean sebagai brand support tersebut turtu disediakan.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Peserta mencoba meracik minuman, berdiskusi, dan saling membantu selama proses pembuatan kopi. Dengan pendampingan langsung dari staf perhotelan, keterampilan yang diperkenalkan diharapkan dapat dipraktikkan kembali di rumah.

Salah satu peserta, Alfian, mengaku senang dapat membuat minuman kopi sendiri dalam kegiatan tersebut.

“Saat kegiatan berlangsung, saya senang bisa membuat es kopi, rasanya enak, sirupnya manis saya suka rasa vanila,” ujar Alfian dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (9/10/2026).

Dorong kemandirian warga binaan

Corporate General Manager Midtown Hotels Indonesia Donny Manuarva mengatakan, kegiatan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk membekali peserta dengan keterampilan yang berpotensi dikembangkan menjadi usaha.

“Kami berharap, kegiatan tersebut tidak berhenti di hari itu. (Hal) yang kami sampaikan baru bekal awal, kami akan menyiapkan program lanjutan agar peserta lebih siap dan mandiri secara finansial lewat usaha kopi,” ujar Donny.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unit Midtown Hotels Indonesia di Surabaya yang terlibat dalam pendampingan peserta.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Atik Tri Arini berharap kegiatan tersebut dapat mendorong warga binaan menjadi lebih produktif dan mandiri. Ia juga berharap kolaborasi dengan Midtown Hotels Indonesia dapat berlanjut melalui kegiatan serupa.

Bengkel Sehat Mandiri sendiri telah menyediakan berbagai pelatihan keterampilan bagi warga binaan, mulai dari menjahit, membatik, menyablon, hingga memasak. Pelatihan meracik kopi menambah pilihan keterampilan yang dapat dipelajari peserta.

Midtown Hotels berharap program M-CONNECT dapat berkelanjutan dan membuka peluang bagi warga binaan untuk mengembangkan keterampilan praktis. Inisiatif itu juga diharapkan dapat mendorong perusahaan dan pelaku industri perhotelan lainnya untuk berkontribusi melalui kegiatan sosial serupa.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau