KOMPAS.com – MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026 kembali digelar dengan Indonesia sebagai tuan rumah. Pada penyelenggaraan tahun kedua ini, dua seniman Indonesia meraih grand prize tingkat regional untuk kategori Umum serta Pelajar dan Mahasiswa.
Kompetisi tersebut mempertemukan seniman dari Indonesia, Malaysia, dan Tailan. Ajang ini menjadi kesempatan bagi para peserta untuk menampilkan karya, berbagi perspektif, dan memperkenalkan kreativitas mereka kepada audiens yang lebih luas di Asia Tenggara.
Kompetisi regional ini merupakan kelanjutan dari MR.D.I.Y. Art Competition yang sebelumnya diselenggarakan di masing-masing negara. Tahun ini, hampir 2.500 peserta dari Indonesia, Malaysia, dan Tailan mengikuti kompetisi tersebut. Sebanyak 18 karya terpilih mewakili ketiga negara di tingkat regional.
Direktur Utama MR.D.I.Y. Indonesia Edwin Cheah mengatakan, kompetisi regional memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengenal kreativitas dari beragam perspektif.
“Bagi kami, hadirnya kompetisi di tingkat regional memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melihat kreativitas dari perspektif yang lebih beragam. Melalui pertemuan seniman dari Indonesia, Malaysia, dan Tailan, kami berharap ajang ini dapat mendorong ide-ide baru, saling menginspirasi dan mengapresiasi karya dari lintas negara, sekaligus membuka lebih banyak kesempatan bagi seniman dari kawasan Asia Tenggara untuk mendapatkan perhatian di tingkat regional,” ujar Edwin dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (9/10/2026).
Mengangkat tema kekuatan dan ketangguhan
Edwin Cheah, Direktur Utama MR.D.I.Y. Indonesia memberikan kata sambutan pada acara Konferensi Pers MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026 di MR.D.I.Y. Indonesia Flagship Store, Lotte Mall Jakarta pada Rabu (7/10/2026).Tahun ini, kompetisi tersebut mengusung tema Strength & Resilience atau kekuatan dan ketangguhan. Tema tersebut mengajak peserta mengeksplorasi makna kekuatan dan ketangguhan melalui pengalaman personal maupun lingkungan di sekitar mereka.
Peserta diberi ruang untuk menerjemahkan pengalaman, perspektif, dan aspirasi ke dalam karya dengan pendekatan artistik yang beragam.
Proses kurasi dan penilaian dilakukan oleh dewan juri dari Indonesia, Malaysia, dan Tailan. Mereka terdiri dari seniman kontemporer R E Hartanto; kolektor seni Abigail Hakim; Wakil Presiden Bidang Seni dan Budaya Silpakorn University Asst Prof Vichaya Mukdamanee; kurator seni Praneenut Niyomsin; asisten profesor di Department of Multimedia Design & Animation Universiti Tunku Abdul Rahman (UTAR) Dr Liong Mei Yin; serta kurator seni sekaligus manajer galeri Ivan Gabriel.
Penilaian mempertimbangkan kreativitas, kualitas artistik, teknik, serta kekuatan narasi yang disampaikan melalui setiap karya.
Abigail Hakim mengatakan, karya peserta dari ketiga negara menunjukkan keberagaman pendekatan artistik dan cerita dalam menerjemahkan tema kompetisi.
“Kami melihat, kualitas, dan keberagaman karya yang ditampilkan oleh peserta dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand pada tahap regional ini. Masing-masing peserta membawa karya terbaik mereka dan berhasil menerjemahkan tema Strength & Resilience melalui pengalaman dan perspektif yang berbeda. Setiap karya menunjukkan pendekatan artistik dan cerita yang beragam, yang memperlihatkan kekayaan perspektif seniman dari ketiga negara. Kami berharap, pengalaman ini dapat mendorong para peserta untuk terus berkarya, berkembang, dan memperkenalkan karya mereka kepada audiens yang lebih luas,” ujar Abigail.
Daftar pemenang MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Veronica Liana, Pemenang Grand Prize untuk kategori Umum MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026, berfoto bersama karyanya, "Rupa Tan Matra #3".Dua seniman Indonesia meraih grand prize pada kompetisi regional tahun ini. Veronica Liana menang pada kategori Umum melalui karya Rupa Tan Matra #3, sedangkan Muhammad Ragib Noer Khasyi meraih penghargaan serupa pada kategori Pelajar dan Mahasiswa melalui karya Yang Tersisa Sepulang Kerja (1).
Berikut adalah daftar lengkap pemenang MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026.
Kategori Umum
Kategori Pelajar dan Mahasiswa
Edwin Cheah mengatakan, pihaknya bangga atas pencapaian dua seniman Indonesia yang berhasil meraih grand prize pada kategori masing-masing. Ia berharap, penghargaan tersebut dapat menjadi bagian dari perjalanan para pemenang untuk terus berkarya dan berkembang.
Pendiri IndoArtNow Tom Tandio yang menjadi mitra MR.D.I.Y. dalam penyelenggaraan kompetisi, juga mengapresiasi keberagaman karya peserta dari ketiga negara.
“Sebagai mitra MR.D.I.Y. dalam penyelenggaraan Art Competition ini, kami turut bangga dan senang melihat karya-karya seniman dari tiga negara. Setiap seniman dari masing-masing negara merepresentasikan karya dengan cara yang unik dan makna yang berbeda. Kami berharap kompetisi ini dapat menjadi ruang untuk mengenal dan mengapresiasi perkembangan seni dari masing-masing negara dan membangun koneksi melalui seni,” ujar Tom.
Pameran karya di Jakarta
Selain menyelenggarakan kompetisi, MR.D.I.Y. turut berpartisipasi dalam pameran Art Jakarta 2026 dengan menampilkan 19 karya seni terpilih dari Indonesia, Malaysia, dan Tailan.
Masyarakat juga dapat melihat karya peserta melalui MR.D.I.Y. Art Exhibition yang berlangsung di MR.D.I.Y. Flagship Store, Lotte Mall Jakarta mulai Rabu (7/10/2026) hingga Rabu (21/10/2026).
Pameran tersebut terbuka untuk umum dan menjadi kesempatan bagi para seniman untuk memperkenalkan karya serta perspektif mereka kepada audiens yang lebih luas.
Informasi lebih lengkap mengenai MR.D.I.Y. Art Competition 2026 dapat diakses melalui mrdiy.id/artcompetition.