KOMPAS.com –Konsep perhiasan berlian berlapis atau layering menjadi ciri khas Founder dan Creative Director Wanda House of Jewels Wanda Ponika dalam menata penampilan panggung sejumlah musisi ternama.
Anggun, Marcello Tahitoe atau Ello, dan Ari Lasso tampil mengenakan kreasi Wanda House of Jewels pada konser SNADA Indonesia 2026, di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (10/10/2026).
Diva internasional sekaligus House Ambassador Wanda House of Jewels yang juga dikenal sebagai The D-Color Lady, Anggun, mengenakan gaun merah asimetris karya Hari Halim, desainer Indonesia yang karyanya juga dikenakan sejumlah penampil internasional.
Van Ness Wu tampil mengenakan perhiasan dari Wanda House of Jewels. Ia juga mengenakan cincin berwarna ruby merah yang senada dengan gaunnya untuk melengkapi penampilannya.
Sementara untuk perhiasan Anggun, Wanda memadukan tiga kalung dengan berlian solitaire berbentuk oval, hati, dan lingkaran, dengan sedikit sentuhan pink diamond.
Berlian D Color merupakan kategori warna berlian tertinggi dengan tampilan putih yang memiliki kejernihan Very, Very Slightly Included (VVS). Perhiasan ini juga menjadi ciri khas Wanda House of Jewels yang mendominasi keseluruhan tampilan Anggun.
Anggun juga mengenakan gelang berlian sekaligus cincin ruby ketika tampil di atas panggung. Konsep layering juga diterapkan pada kedua tangan Anggun melalui perpaduan berbagai gelang berlian, termasuk emerald cut dan mixed diamond shapes. Kombinasi bentuk berlian yang beragam menciptakan kilau berlapis yang tetap menonjol bahkan tampak dari kejauhan di bawah pencahayaan panggung.
Karakter Ello di atas panggung turut diperkuat dengan konsep berlian berlapis dari Wanda House of Jewels.Konsep serupa pun terlihat pada penampilan Ello. Dengan memadukan tiga kalung berlian yang memiliki panjang berbeda, Ello hadir dengan karakter modern dan edgy yang gaya panggungnya.
Sementara untuk Ari Lasso, Wanda memilih pendekatan berbeda yang menyesuaikan personalitas sang musisi. Ari mengenakan liontin salib atau cross pendant berwarna rose gold dengan desain chunky dan bold agar tetap memberikan statement kuat di atas panggung.
Ari Lasso mengenakan liontin salib serupa yang dikenakan Van Ness Wu pada konser F4 di China. Menariknya, liontin yang sama juga pernah dikenakan Van Ness Wu saat konser di Singapura.
Konsep diamond layering juga menjadi bagian dari penampilan Van Ness Wu dalam rangkaian konser F?FOREVER 2.0 di China.
Dalam empat pertunjukannya di Hangzhou dan Beijing, Van Ness mengenakan berbagai kreasi Wanda House of Jewels, mulai dari layering beberapa kalung berlian, termasuk custom cross pendant yang dipadukan dengan kombinasi gelang, cincin, serta anting dengan bentuk berlian berbeda.
Penampilannya di Beijing National Stadium atau Bird’s Nest pada Selasa (6/10/2026) dan Rabu (7/10/2026) semakin memperlihatkan bagaimana Wanda menerjemahkan konsep layering ke dalam karakter Van Ness yang bold dan eklektik.
Bagi Wanda, perhiasan panggung bukan sekadar pelengkap penampilan, melainkan bagian dari padu padan yang disesuaikan dengan personalitas setiap penampil.
Permainan berbagai bentuk berlian dan layering menjadi ciri khasnya, tanpa menghilangkan identitas masing-masing artis.
Selanjutnya, Wanda House of Jewels kembali menyiapkan kreasi khusus untuk dikenakan Van Ness Wu dalam konser F?FOREVER 2.0 di Guangzhou, China.
Melalui butiknya yang berlokasi di Plaza Indonesia, Jakarta, Wanda House of Jewels terus menghadirkan karya fine jewelry Indonesia yang turut menghiasi panggung musisi ternama, baik dari Tanah Air maupun internasional.