Advertorial

Layering Berlian Jadi Ciri Khas Wanda Ponika dalam Memperkuat Karakter Anggun, Ello, dan Van Ness Wu

Kompas.com - 14/10/2026, 19:00 WIB

KOMPAS.com –Konsep perhiasan berlian berlapis atau layering menjadi ciri khas Founder dan Creative Director Wanda House of Jewels Wanda Ponika dalam menata penampilan panggung sejumlah musisi ternama.

Anggun, Marcello Tahitoe atau Ello, dan Ari Lasso tampil mengenakan kreasi Wanda House of Jewels pada konser SNADA Indonesia 2026, di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (10/10/2026).

Diva internasional sekaligus House Ambassador Wanda House of Jewels yang juga dikenal sebagai The D-Color Lady, Anggun, mengenakan gaun merah asimetris karya Hari Halim, desainer Indonesia yang karyanya juga dikenakan sejumlah penampil internasional.

Van Ness Wu tampil mengenakan perhiasan dari Wanda House of Jewels. Dok. Wanda House of Jewels Van Ness Wu tampil mengenakan perhiasan dari Wanda House of Jewels.

Ia juga mengenakan cincin berwarna ruby merah yang senada dengan gaunnya untuk melengkapi penampilannya.

Sementara untuk perhiasan Anggun, Wanda memadukan tiga kalung dengan berlian solitaire berbentuk oval, hati, dan lingkaran, dengan sedikit sentuhan pink diamond.

Berlian D Color merupakan kategori warna berlian tertinggi dengan tampilan putih yang memiliki kejernihan Very, Very Slightly Included (VVS). Perhiasan ini juga menjadi ciri khas Wanda House of Jewels yang mendominasi keseluruhan tampilan Anggun.

Anggun juga mengenakan gelang berlian sekaligus cincin ruby ketika tampil di atas panggung. Dok. Wanda House of Jewels Anggun juga mengenakan gelang berlian sekaligus cincin ruby ketika tampil di atas panggung.

Konsep layering juga diterapkan pada kedua tangan Anggun melalui perpaduan berbagai gelang berlian, termasuk emerald cut dan mixed diamond shapes. Kombinasi bentuk berlian yang beragam menciptakan kilau berlapis yang tetap menonjol bahkan tampak dari kejauhan di bawah pencahayaan panggung.

Karakter Ello di atas panggung turut diperkuat dengan konsep berlian berlapis dari Wanda House of Jewels.Dok. Wanda House of Jewels Karakter Ello di atas panggung turut diperkuat dengan konsep berlian berlapis dari Wanda House of Jewels.

Konsep serupa pun terlihat pada penampilan Ello. Dengan memadukan tiga kalung berlian yang memiliki panjang berbeda, Ello hadir dengan karakter modern dan edgy yang gaya panggungnya.

Sementara untuk Ari Lasso, Wanda memilih pendekatan berbeda yang menyesuaikan personalitas sang musisi. Ari mengenakan liontin salib atau cross pendant berwarna rose gold dengan desain chunky dan bold agar tetap memberikan statement kuat di atas panggung.

Ari Lasso mengenakan liontin salib serupa yang dikenakan Van Ness Wu pada konser F4 di China. Dok. Wanda House of Jewels Ari Lasso mengenakan liontin salib serupa yang dikenakan Van Ness Wu pada konser F4 di China.

Menariknya, liontin yang sama juga pernah dikenakan Van Ness Wu saat konser di Singapura.

Dari Istora Senayan hingga Bird’s Nest Beijing

Konsep diamond layering juga menjadi bagian dari penampilan Van Ness Wu dalam rangkaian konser F?FOREVER 2.0 di China.

Dalam empat pertunjukannya di Hangzhou dan Beijing, Van Ness mengenakan berbagai kreasi Wanda House of Jewels, mulai dari layering beberapa kalung berlian, termasuk custom cross pendant yang dipadukan dengan kombinasi gelang, cincin, serta anting dengan bentuk berlian berbeda.

Penampilannya di Beijing National Stadium atau Bird’s Nest pada Selasa (6/10/2026) dan Rabu (7/10/2026) semakin memperlihatkan bagaimana Wanda menerjemahkan konsep layering ke dalam karakter Van Ness yang bold dan eklektik.

Bagi Wanda, perhiasan panggung bukan sekadar pelengkap penampilan, melainkan bagian dari padu padan yang disesuaikan dengan personalitas setiap penampil.

Permainan berbagai bentuk berlian dan layering menjadi ciri khasnya, tanpa menghilangkan identitas masing-masing artis.

Selanjutnya, Wanda House of Jewels kembali menyiapkan kreasi khusus untuk dikenakan Van Ness Wu dalam konser F?FOREVER 2.0 di Guangzhou, China.

Melalui butiknya yang berlokasi di Plaza Indonesia, Jakarta, Wanda House of Jewels terus menghadirkan karya fine jewelry Indonesia yang turut menghiasi panggung musisi ternama, baik dari Tanah Air maupun internasional.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau