KOMPAS.com – Kehadiran Chery memberi warna tersendiri bagi penggemar otomotif di Indonesia. Perusahaan asal China ini telah hadir pasar di Tanah Air sejak 2022 dan telah berkiprah di industri otomotif hampir tiga dekade di tingkat global.
Hingga Agustus 2026, Chery Group telah menjangkau lebih dari 20 juta konsumen di dunia dan berhasil mengekspor lebih dari 7 juta kendaraan ke luar China. Kini, perusahaan otomotif ini telah beroperasi di lebih dari 130 negara dan wilayah.
Capaian tersebut menunjukkan perjalanan Chery tidak hanya menjangkau pasar domestik, tetapi juga diminati secara global. Sebelum masuk ke Indonesia, kendaraan Chery juga telah teruji oleh konsumen di berbagai negara dengan melalui beragam kondisi jalan, iklim, regulasi, serta karakter berkendara yang berbeda.
Pengalaman dari berbagai pasar itu menjadi bagian dari perjalanan Chery hingga akhirnya memperkuat eksistensinya di Indonesia.
Berangkat dari pengalaman di pasar global
Chery menjadi produsen otomotif pertama yang meraih tingkat ekspor global serta menjadi eksportir kendaraan penumpang asal China dengan volume terbesar selama 23 tahun berturut-turut.
Pada Januari hingga Agustus 2026, Chery mencatat penjualan global sebanyak 1,91 juta unit dengan jumlah ekspor 1,34 juta unit, tumbuh 68,1 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Sementara itu, penjualan Chery di Eropa periode Januari hingga Juli 2026 mencapai lebih dari 208.000 kendaraan di 24 negara.
Lebih dari sekadar angka penjualan, kehadiran Chery di berbagai negara memberikan pengalaman dalam memahami kebutuhan konsumen dengan karakteristik jalan yang beragam.
Berangkat dari pengalaman tersebut, Chery membawa produk dan teknologinya yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen Indonesia.
Pengalaman global, pendekatan lokal
Chery semakin memperkuat eksistensinya di Indonesia melalui kehadiran teknologi yang semakin beragam, mulai dari kendaraan bermesin pembakaran internal (ICE), kendaraan listrik (EV), hingga Chery Super Hybrid (CSH).
Seiring dengan perkembangan produknya, Chery juga memperluas jaringan untuk menjangkau lebih banyak konsumen.
Pada September 2026, Chery telah memiliki 82 dealer di Indonesia. Jaringan tersebut tidak hanya melayani pembelian kendaraan, tetapi juga memberikan layanan purnajual, mulai dari servis, pemeriksaan, perbaikan, hingga penyediaan suku cadang.
Sejalan dengan bertambahnya variasi kendaraan yang ditawarkan, keberadaan dealer di berbagai wilayah juga semakin penting. Pasalnya, kendaraan listrik dan hybrid memiliki karakteristik teknis yang berbeda dari kendaraan bermesin konvensional.
Oleh karena itu, perluasan produk juga menciptakan kebutuhan untuk memperkuat kemampuan teknisi di jaringan diler.
Perkuat kemampuan teknisi untuk kebutuhan teknologi yang inovatif
Untuk meningkatkan kompetensi teknisi, Chery menggelar Chery Technician Skill Contest pada September 2026.
Dalam kompetisi tersebut, teknisi diuji dalam menangani kendaraan dengan berbagai teknologi penggerak, mulai dari internal combustion engine (ICE), battery electric vehicle (BEV), hybrid electric vehicle (HEV), hingga plug-in hybrid electric vehicle (PHEV). Penilaian teknisi juga mencakup kemampuan diagnosis serta keterampilan teknis dalam menangani kendaraan.
Sebagai informasi, kompetisi tingkat nasional itu juga menjadi bagian dari rangkaian kompetisi keterampilan layanan Chery di tingkat global.
Chery memperkuat kapasitas teknisi dalam memberikan layanan purnajual yang optimal bagi konsumen.Pengalaman teknisi menentukan pengalaman konsumen pada masa purnajual, seperti servis dan perawatan. Pada tahap inilah, konsumen dapat merasakan langsung kemampuan teknisi dalam menangani kendaraan mereka.
Chery juga memberikan fleksibilitas layanan melalui pemesanan servis secara daring dan layanan home service di sejumlah wilayah, termasuk Jakarta, Bekasi, dan Tangerang. Sementara, pada kondisi darurat, tersedia layanan bantuan 24 jam dengan cakupan nasional.
Tidak hanya itu, Chery juga memberikan perlindungan kendaraan bagi konsumen. Perlindungan ini mencakup garansi unit hingga enam tahun atau 150.000 kilometer (km) dengan ketentuan yang berbeda untuk setiap model.
Khusus mesin seri TIGGO, Chery memberikan garansi mesin hingga 10 tahun atau 1.000.000 kilometer untuk kerusakan akibat cacat produksi.
Konsumen juga mendapatkan servis gratis selama empat tahun atau 60.000 kilometer di bengkel resmi Chery Indonesia. Layanan tersebut meliputi komponen dan jasa sesuai buku servis serta ketentuan yang berlaku.
Perjalanan Chery di berbagai pasar selama hampir tiga dekade menjadi bekal dalam mengembangkan bisnisnya di Indonesia. Bagi konsumen, hal tersebut tidak hanya tecermin dari pilihan teknologi kendaraan yang semakin beragam, tetapi juga dari jaringan ICE yang luas serta dukungan layanan purnajual selama masa kepemilikan.