Advertorial

Pastikan Beroperasi secara Bertahap, Menkop Pantau Langsung Operasional KDKMP di Jatim

Kompas.com - 15/10/2026, 19:18 WIB

KOMPAS.com - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono turun langsung memantau kesiapan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Jawa Timur (Jatim), Kamis (15/10/2026).

Kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari hasil Rapat Koordinasi KDKMP untuk mematangkan operasionalisasi sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Kegiatan operasional seluruh KDKMP serentak kini mulai dilakukan dan berjalan secara bertahap. Mudah-mudahan ini sekali lagi menandai era kebangkitan ekonomi di desa,” tutur Menkop dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (15/10/2026).

Bangunan KDKMP, lanjutnya, merupakan milik desa. Pengurus KDKMP-nya juga adalah merupakan masyarakat desa.

“Manfaatnya kembali ke masyarakat desa,” imbuh Menkop dalam kunjungan langsung titik-titik operasional KDKMP di Jatim.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota, Direktur Utama Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Rahmad Pribadi, dan para jajaran pemerintah daerah (pemda) setempat.

Khusus di Jatim, Menkop Ferry langsung memantau di beberapa titik, yakni, KDKMP Sambiroto (Baron), KDKMP Nglawak (Kertosono), KDKMP Garu (Baron), dan KDKMP Tambakrejo (Waru).

Menkop pun mengapresiasi seluruh pihak pemda, bupati, perwakilan badan usaha milik negara (BUMN), ketua KDKMP, hingga manajer KDKMP yang telah ditempatkan dalam kesiapan operasional koperasi. 

Ia memastikan, seluruh kebutuhan pokok bersubsidi, seperti minyak goreng (MinyaKita), beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), LPG 3 kilogram, serta pupuk, telah disalurkan. 

Penyaluran bantuan berbagai program pemerintah, mulai dari Bantuan Pangan Non-Tunai, Bantuan Langsung Tunai, hingga bantuan alat mesin pertanian telah tersedia di gerai yang telah beroperasi, lengkap dengan sarana transportasi pendukung, manajemen pengelola, serta keterhubungan langsung dengan pusat. 

“Uji coba penyaluran bantuan sosial telah sukses dilakukan. Begitu juga di empat titik yang hari ini saya pantau langsung sudah berjalan dan lengkap. Penerima manfaat kini dapat mengambil haknya langsung di KDKMP yang telah beroperasi, tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke kantor cabang bank,” tuturnya.

Melalui tinjauan langsung operasional KDKMP di Jatim, Menkop berharap, operasional tersebut terus berjalan lancar. KDKMP terus hadir sebagai program prioritas yang mengubah masyarakat dari sekadar penerima manfaat menjadi pelaku usaha yang mandiri di daerahnya.

Pada kesempatan yang sama, Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan, peninjauan operasional KDKMP berlangsung masif minggu ini atas arahan Presiden Prabowo serta melibatkan pimpinan daerah dan instansi terkait di seluruh wilayah. 

Menteri Zulhas menegaskan, selama peninjauan operasional KDKMP, para menteri, pangdam, kapolda, gubernur, hingga wali kota turun langsung ke lapangan meninjau kesiapan KDKMP.

“Tidak semua langsung sempurna. Ini pekerjaan besar lintas kementerian dan BUMN, wajar jika masih ada kekurangan di sana-sini. Namun, ini adalah awal sesuatu yang baru," katanya.

Zulhas menuturkan, KDKMP hadir memutus rantai distribusi yang selama ini menaikkan harga barang. Pupuk, LPG, dan barang subsidi lainnya sering kali naik harganya karena melewati banyak perantara sebelum sampai ke warga.

“Melalui KDKMP, penyaluran dilakukan langsung dari sumber ke gerai desa, sehingga harga tetap sesuai ketentuan pemerintah,” ujarnya.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau