Kabar djki

Saatnya Industri Menemukan Solusi Teknologi di Forum Bisnis Paten Indonesia 2026

Kompas.com - 22/10/2026, 15:55 WIB

KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum (Kemenkum) mengajak para investor dan pelaku industri untuk menghadiri Forum Bisnis Paten Indonesia (FBPI) 2026.

Kegiatan tersebut akan berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pada 3–5 November 2026. Agenda ini merupakan ruang untuk mempertemukan inovasi nasional dengan peluang kerja sama bisnis dan investasi.

Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Hermansyah Siregar menyampaikan, paten memiliki nilai strategis ketika teknologi yang dilindungi dapat dimanfaatkan untuk menjawab kebutuhan pasar dan menghasilkan nilai ekonomi.

Oleh karena itu, keterlibatan industri dan investor menjadi bagian penting dalam menghubungkan hasil riset dengan kebutuhan dunia usaha.

Pertemukan inovator dan industri

Hermansyah menjelaskan, paten tidak cukup hanya memperoleh perlindungan hukum, tetapi juga perlu dimanfaatkan agar memberikan nilai tambah.

”Melalui FBPI, kami ingin mempertemukan inventor dengan industri dan investor sehingga inovasi dalam negeri memiliki kesempatan lebih besar untuk dikembangkan dan dikomersialisasikan,” ucap Hermansyah dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Kamis (22/10/2026).

Mengusung tema “Paten Penggerak Ekonomi Kerakyatan”, FBPI 2026 dirancang dengan sejumlah agenda yang mempertemukan kebutuhan industri dan potensi inovasi nasional.

Selain area pameran inventor dan paten, forum itu menghadirkan zona investasi dan industri, layanan kekayaan intelektual dan paten, serta innovation showcase untuk menampilkan inovasi yang berpotensi dikembangkan lebih lanjut.

Rangkaian kegiatan juga mencakup sesi pitching, diskusi mengenai strategi hilirisasi paten, serta penjajakan kerja sama antara inventor, perguruan tinggi, lembaga penelitian, dan pelaku industri.

Salah satu agenda yang disiapkan adalah Patent Townhall Pitching. Agenda ini memberi ruang bagi industri untuk menyampaikan kebutuhan teknologinya kepada perguruan tinggi dan lembaga penelitian, termasuk di bidang otomotif dan kendaraan listrik serta elektronika dan Internet of Things (IoT).

Bagi pelaku industri, pertemuan itu dapat menjadi titik awal untuk mencari alternatif teknologi, menjajaki pengembangan produk, atau membuka kolaborasi dengan pemilik invensi.

Sementara, investor dapat memanfaatkan forum itu untuk mengenali potensi teknologi yang relevan dengan kebutuhan pasar dan menjajaki peluang investasi.

Membuka peluang kerja sama dan investasi

Dalam agenda tersebut, bentuk kerja sama yang dapat dibahas meliputi lisensi paten, pengembangan teknologi, kemitraan komersial, hingga investasi, sesuai dengan kesiapan invensi dan kesepakatan para pihak.

“Pertemuan antara pemilik invensi dan calon mitra diharapkan dapat membuka penjajakan kerja sama, termasuk lisensi paten, pengembangan teknologi, kemitraan komersial, dan peluang investasi sesuai dengan kebutuhan serta kesiapan masing-masing invensi,” ujar Hermansyah.

Kehadiran dunia usaha menjadi penting agar inovasi yang dihasilkan peneliti dan inventor dalam negeri tidak berhenti pada tahap penemuan.

Keterlibatan calon pengguna teknologi sejak tahap penjajakan dapat membantu mempertemukan kemampuan teknologi dengan kebutuhan nyata industri, sekaligus membuka jalan bagi pemanfaatan paten yang lebih luas.

DJKI mengundang investor, pelaku industri, pengusaha, serta pihak yang berkepentingan dalam pengembangan dan pemanfaatan teknologi untuk hadir di FBPI 2026.

Informasi lebih lanjut mengenai forum dan seluruh rangkaian kegiatan dapat diakses melalui forumbisnispaten.dgip.go.id.

Melalui FBPI 2026, DJKI berharap semakin banyak kerja sama terbangun antara pemilik invensi dan dunia usaha.

Dengan demikian, paten dalam negeri dapat dimanfaatkan untuk mendukung inovasi, meningkatkan daya saing industri, dan menciptakan nilai ekonomi.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau