Advertorial

PNM Lansiapreneur Dorong Lansia Tetap Berkarya lewat Budi Daya Ayam dan Ikan

Kompas.com - 22/10/2026, 16:21 WIB

KOMPAS.com – Usia senja tidak berarti seseorang harus berhenti berkarya. Para lansia bisa tetap aktif melalui berbagai kegiatan sederhana yang menyenangkan serta membuat keseharian terasa lebih bermakna.

Kegiatan tersebut dapat berupa membuat kerajinan, mengaji bersama, mengikuti senam pagi, hingga merawat sesuatu dengan tangan sendiri.

Selain menjaga aktivitas sehari-hari, kegiatan ini juga dapat menjadi sarana untuk menghabiskan waktu bersama dan menikmati kebersamaan.

Semangat tersebut menjadi bagian dari pendekatan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui program PNM Lansiapreneur di Panti Werdha Muslim Rumah Oma, Depok, Jawa Barat.

Melalui kegiatan budi daya ayam petelur dan ikan nila, PNM memberikan kesempatan kepada para penghuni panti untuk tetap aktif sesuai kemampuan masing-masing.

Para oma dan opa dapat terlibat langsung dalam kegiatan pemeliharaan, mulai dari memberi makan hingga memanen dan menikmati hasil budi daya bersama.

Bagi Oma Wati, salah satu penghuni Rumah Oma, kegiatan tersebut menghadirkan kesenangan tersendiri dalam kesehariannya. Ia mengaku senang karena dapat ikut merawat ayam dan ikan serta menikmati hasilnya.

“Senang rasanya bisa ikut memberi makan ayam, lalu mengambil telurnya untuk dimasak sehari-hari. Kadang dibuat telur ceplok atau dadar. Ikannya juga kami panen, lalu digoreng. Rasanya gurih. Kami senang karena bisa ikut merawat dan menikmati hasilnya bersama-sama,” tuturnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Kamis (22/10/2026).

Pengalaman serupa dirasakan Opa Yusri. Baginya, kegiatan budi daya ikan nila menjadi kesempatan untuk mempelajari hal baru dan menambah variasi aktivitas sehari-hari.

“Dari kegiatan ini, kami jadi belajar, budi daya ikan tidak bisa hanya diberi makan. Ikan juga perlu dirawat dan diperhatikan pertumbuhannya sampai siap dipanen. Terima kasih kepada PNM karena sudah memberi kami kesempatan untuk mencoba hal baru seperti ini,” ujar Opa Yusri.

Dorong lansia tetap aktif dan berdaya

Direktur Utama PNM Kindaris mengatakan, pemberdayaan lansia tidak cukup hanya dilakukan melalui pemberian bantuan fasilitas. Menurutnya, para lansia juga membutuhkan ruang untuk terus berkarya dan mengembangkan potensi sesuai kemampuan mereka.

Lebih dari sekadar bantuan fasilitas, lanjut Kindaris, pihaknya ingin menghadirkan ruang bagi para lansia untuk terus berkarya dan menjalani hari dengan lebih bermakna.

“Melalui Program PNM Lansiapreneur, kami ingin para oma dan opa memiliki kesempatan untuk tetap aktif, melakukan hal-hal yang mereka sukai, serta merasakan manfaat dari apa yang mereka kerjakan. Sebab, usia bukanlah batas untuk tetap produktif dan berdaya,” tuturnya.

Untuk mendukung pelaksanaan program di Rumah Oma, PNM menyediakan sarana budi daya ayam petelur dan ikan nila beserta perlengkapan pendukungnya.

Dukungan tersebut juga mencakup pendampingan dan penyediaan pakan secara berkelanjutan agar kegiatan budi daya dapat terus berjalan.

PNM membekali program budi daya ikan nila di Panti Werdha Muslim Rumah Oma, Depok, Jawa Barat, dengan aplikasi digital PNM Fish Care. Aplikasi ini digunakan untuk memantau pertumbuhan dan tingkat kematian ikan.dok. PNM PNM membekali program budi daya ikan nila di Panti Werdha Muslim Rumah Oma, Depok, Jawa Barat, dengan aplikasi digital PNM Fish Care. Aplikasi ini digunakan untuk memantau pertumbuhan dan tingkat kematian ikan.

Khusus untuk budi daya ikan nila, pengelola turut dibantu aplikasi digital PNM Fish Care. Aplikasi ini digunakan untuk memantau pertumbuhan dan tingkat kematian ikan.

Dengan pemanfaatan teknologi tersebut, pengelola dapat memantau kondisi budi daya secara lebih terukur dan meningkatkan kemandirian dalam pengelolaannya.

Hasil panen ikan nila direncanakan akan diserap oleh pihak pembeli hasil panen (off-taker). Keuntungan dari penjualan dapat dimanfaatkan untuk membantu membiayai operasional panti.

Dengan demikian, kegiatan budi daya tidak hanya menjadi sarana bagi para lansia untuk tetap aktif, tetapi juga berpotensi mendukung kemandirian Rumah Oma secara berkelanjutan.

Program PNM Lansiapreneur sendiri merupakan bagian dari upaya PNM menghadirkan pemberdayaan yang menjangkau berbagai fase kehidupan.

Bentuk dukungan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan penerima manfaat dengan tujuan membuka kesempatan bagi masyarakat untuk terus berkembang dan menjalani kehidupan yang lebih baik.

Di Rumah Oma, pemberdayaan tersebut diwujudkan melalui kegiatan yang dekat dengan keseharian para lansia. Mulai dari merawat ayam dan ikan, menikmati kebersamaan, hingga mengolah hasil panen menjadi hidangan sehari-hari.

Melalui program tersebut, PNM berharap, para lansia tetap memiliki kesempatan untuk menjalani hari dengan aktif, produktif, dan penuh kebersamaan.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau