KOMPAS.com – Perkembangan industri kendaraan listrik di Indonesia terus mendorong kebutuhan kolaborasi antara produsen, penyedia teknologi, pemerintah, dan masyarakat.
Seiring semakin beragamnya pilihan kendaraan dan teknologi pendukung, pelaku industri juga membutuhkan ruang untuk memperkenalkan inovasi, memperluas jaringan bisnis, serta menjangkau konsumen secara langsung.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Dyandra Promosindo bersama Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) kembali menghadirkan Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2026.
Memasuki tahun kelima, pameran tersebut dijadwalkan berlangsung di Hall B3–C3, Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, mulai Kamis (29/10/2026) hingga Minggu (1/11/2026).
Tahun ini, PEVS akan menghadirkan lebih dari 38 merek dari sektor kendaraan roda empat, roda dua, serta industri pendukung kendaraan listrik.
Sejumlah merek mobil yang dijadwalkan berpartisipasi, antara lain BAIC, BYD, Chery, Denza, DFSK, MAB, MG, Polytron, dan Wuling.
Sementara itu, sektor sepeda motor listrik akan diramaikan Alva, AHM, Indomobil E-Motor, Polytron, Selis, dan United.
Kehadiran berbagai merek tersebut mencerminkan semakin beragamnya pilihan kendaraan listrik yang tersedia, mulai dari kendaraan pribadi hingga kendaraan komersial.
Perkembangan industri tersebut juga didukung inovasi teknologi baterai, infrastruktur pengisian daya, serta berbagai sistem pendukung yang membuka peluang pengembangan produk dan solusi mobilitas yang lebih efisien.
Ketua Umum Periklindo Moeldoko mengatakan, transisi menuju kendaraan listrik merupakan perubahan besar yang membutuhkan kerja sama berbagai pihak.
Menurutnya, PEVS menjadi salah satu sarana untuk memperluas pengenalan kendaraan listrik kepada masyarakat sekaligus mendukung proses elektrifikasi transportasi.
“PEVS menjadi salah satu upaya penting dalam meningkatkan sosialisasi kendaraan listrik kepada masyarakat. Transisi menuju kendaraan listrik merupakan transformasi besar yang tidak mudah sehingga membutuhkan kerja sama semua pihak,” ujarnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Jumat (23/10/2026).
Ia juga menyoroti pentingnya dukungan kebijakan untuk mempercepat penggunaan kendaraan listrik, khususnya pada sektor komersial.
Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) Moeldoko.“Ke depan, kami juga mendorong dukungan insentif bagi kendaraan listrik komersial agar proses elektrifikasi dapat berjalan lebih cepat dan mewujudkan mobilitas yang lebih efisien dan bersih,” lanjutnya.
Presiden Direktur Dyandra Promosindo Daswar Marpaung mengatakan, PEVS terus dikembangkan sebagai wadah yang mempertemukan inovasi industri dengan kebutuhan pasar.
“Memasuki penyelenggaraan ke-5, PEVS menjadi wujud komitmen Dyandra Promosindo bersama PERIKLINDO untuk terus mendukung pertumbuhan industri kendaraan listrik di Indonesia,” kata Daswar.
Melalui PEVS 2026, lanjutnya, pihaknya akan menghadirkan partisipasi brand yang semakin beragam dan program yang lebih inovatif untuk mempertemukan pelaku industri dengan pasar, memperluas peluang kolaborasi, serta mendorong perkembangan ekosistem kendaraan listrik nasional.
PEVS 2026 hadirkan inovasi transportasi melalui Mobility Zone
Mengusung tema “The Future of Clean and Efficient Mobility”, PEVS 2026 memperluas cakupan pameran untuk menampilkan perkembangan teknologi mobilitas berbasis elektrifikasi.
Tidak hanya berfokus pada kendaraan darat, penyelenggaraan tahun ini juga akan memperkenalkan inovasi transportasi udara dan laut beserta berbagai teknologi pendukungnya.
Pengembangan tersebut diwujudkan melalui kehadiran Mobility Zone yang terbagi menjadi tiga sektor, yakni Land Mobility, Air Mobility, dan Marine Mobility.
Pada sektor Land Mobility, pengunjung dapat mengenal berbagai solusi transportasi berbasis listrik, mulai dari bus listrik, kendaraan logistik dan komersial, sepeda motor listrik, hingga jaringan stasiun pengisian daya.
Area tersebut juga menghadirkan dukungan transportasi publik melalui partisipasi LRT Jakarta, Transjakarta, dan MRT Jakarta.
Sementara itu, sektor Air Mobility akan memperkenalkan perkembangan teknologi penerbangan listrik, termasuk drone kargo dan electric vertical take-off and landing (eVTOL).
Sejumlah pihak yang dijadwalkan berpartisipasi dalam sektor tersebut, antara lain Frogs Indonesia, Nirawak.id, dan TAU.
Adapun sektor Marine Mobility akan menampilkan pemanfaatan teknologi elektrifikasi di bidang maritim dengan menghadirkan IKAME Water Gear dan J7Seven.
Inovasi pada sektor itu mencakup pengembangan teknologi untuk meningkatkan efisiensi transportasi kargo dan pariwisata, mendukung infrastruktur pelabuhan, serta membuka peluang investasi maritim berkelanjutan.
Melalui Mobility Zone, penyelenggara ingin memberikan gambaran yang lebih luas mengenai penerapan teknologi elektrifikasi di berbagai moda transportasi.
Dengan demikian, pengunjung tidak hanya dapat mengenal pilihan kendaraan listrik yang telah tersedia, tetapi juga melihat potensi pengembangan teknologi mobilitas pada masa mendatang.
Beragam program siap meramaikan PEVS 2026
Selain menampilkan inovasi kendaraan dan teknologi pendukung, PEVS 2026 juga menyiapkan sejumlah program untuk memberikan pengalaman langsung kepada pengunjung.
Salah satunya adalah cashback program dengan nilai total hingga Rp 200 juta bagi pengunjung yang melakukan pembelian kendaraan, baik roda dua maupun roda empat selama pameran.
Pengunjung yang memenuhi ketentuan program berkesempatan memperoleh cashback melalui konter yang disediakan selama penyelenggaraan PEVS 2026.
Untuk memberikan kesempatan mencoba kendaraan secara langsung, penyelenggara juga menghadirkan program Test Drive Indoor dan Test Ride Indoor.
Melalui fasilitas tersebut, pengunjung dapat menjajal kendaraan dari berbagai merek peserta serta mengenal karakteristik, fitur, dan performanya sebelum menentukan pilihan sesuai kebutuhan.
PEVS 2026 juga memberikan ruang bagi generasi muda untuk memperkenalkan gagasan dan inovasi melalui EV Student Showcase.
Program tersebut menjadi wadah bagi pelajar dan mahasiswa untuk menampilkan prototipe serta pengembangan teknologi kendaraan listrik kepada masyarakat.
Sementara itu, PEVS Push Bike Race akan berlangsung pada Minggu (1/11/2026) sebagai salah satu kegiatan yang melibatkan peserta usia dini.
Kehadiran kedua program tersebut diharapkan dapat memperluas keterlibatan berbagai kelompok usia dalam mengenal perkembangan kendaraan listrik.
Bagi penggemar otomotif, PEVS 2026 turut menghadirkan EV Fest, yakni pameran kendaraan listrik modifikasi hasil kolaborasi IAM dan Adipro. Program ini memadukan kreativitas modifikasi kendaraan dengan inovasi teknologi otomotif, serta memperlihatkan potensi pengembangan kendaraan listrik dari sisi desain dan personalisasi.
Rangkaian acara juga akan diramaikan program Miss PEVS serta berbagai talk show edukatif yang berlangsung selama empat hari di EV Activity Hub Stage, Hall B3.
Tidak hanya menyasar pengunjung umum, PEVS 2026 juga menghadirkan kegiatan yang ditujukan bagi pelaku industri.
Melalui program Business Matching dan kegiatan jejaring bisnis, peserta pameran berkesempatan bertemu dengan calon mitra, menjajaki kerja sama, serta mengembangkan peluang usaha dalam ekosistem kendaraan listrik.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya penyelenggara memperkuat fungsi PEVS sebagai wadah yang menghubungkan inovasi produk, kebutuhan pasar, dan peluang kolaborasi industri.
Jadwal dan cara masuk PEVS 2026
PEVS 2026 akan berlangsung selama empat hari di Hall B3–C3, JIExpo Kemayoran, Jakarta, mulai 29 Oktober hingga 1 November 2026.
Pada hari pertama, pameran dibuka untuk umum pukul 12.00–19.00 WIB. Selanjutnya, pada hari kedua dan ketiga, pengunjung dapat mendatangi pameran mulai pukul 10.00 hingga 19.00 WIB.
Sementara itu, pada hari terakhir, pameran akan berlangsung pukul 10.00–18.00 WIB.
Masyarakat dapat mengunjungi PEVS 2026 secara gratis dengan melakukan registrasi daring terlebih dulu.
Informasi mengenai pendaftaran, jadwal kegiatan, serta perkembangan terbaru pameran dapat diakses melalui situs resmi www.pevs-id.com.
Melalui penyelenggaraan tahun kelima ini, Dyandra Promosindo dan Periklindo berharap, PEVS dapat terus mempertemukan inovasi teknologi dengan kebutuhan pasar serta membuka peluang kerja sama antarpelaku industri.
Dengan partisipasi merek yang semakin beragam serta program yang melibatkan industri dan masyarakat, PEVS 2026 diharapkan dapat mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik dan mobilitas berbasis elektrifikasi di Indonesia.