Advertorial

Persaingan Otomotif Makin Ketat, Begini Kiprah Chery Membangun Kepercayaan dalam Empat Tahun

Kompas.com - 24/10/2026, 10:45 WIB

KOMPAS.com – Persaingan industri otomotif Indonesia semakin dinamis seiring kehadiran berbagai merek baru dengan beragam pilihan produk. Teknologi yang ditawarkan pun kian beragam, mulai dari mesin bensin, hybrid, plug-in hybrid, hingga kendaraan listrik.

Dengan semakin banyak pilihan tersebut, konsumen dapat mempertimbangkan berbagai aspek sebelum memutuskan membeli kendaraan.

Selain desain, fitur, dan harga, kesiapan produksi, ketersediaan jaringan dealer, suku cadang, serta layanan purnajual turut menjadi faktor penting dalam menentukan pilihan.

Chery berupaya menjawab kebutuhan tersebut sejak kembali hadir di pasar Indonesia pada 2022. Selama empat tahun terakhir, perusahaan tidak hanya memperluas portofolio produk, tetapi juga mengembangkan produksi lokal dan memperkuat ekosistem kepemilikan kendaraan.

Tumbuh di tengah pasar yang menantang

Chery menunjukkan pertumbuhan penjualan ritel yang konsisten dalam tiga tahun terakhir. Pada 2023, penjualan Chery tercatat sebanyak 3.952 unit, kemudian meningkat menjadi 8.626 unit pada 2024, dan kembali melonjak hingga mencapai 19.485 unit sepanjang 2025.

Dengan demikian, penjualan ritel Chery meningkat hampir lima kali lipat dalam kurun waktu dua tahun. Capaian ini berhasil menempatkan merek tersebut di peringkat kesembilan dalam daftar merek mobil terlaris di Indonesia pada 2025.

Pertumbuhan itu terbilang menonjol. Hal ini mengingat pasar otomotif nasional justru mengalami tekanan pada periode yang sama. Sepanjang 2025, penjualan ritel mobil nasional tercatat turun 6,3 persen menjadi sekitar 833.000 unit.

Di tengah kondisi pasar yang menantang, peningkatan penjualan menjadi modal bagi Chery untuk terus mengembangkan bisnis serta memperkuat layanan bagi konsumen di Indonesia.

Skala Chery Group dan kiprah Chery

Di tingkat grup, Chery Group juga memperluas kehadirannya di Indonesia melalui sejumlah merek lain, seperti OMODA, Jaecoo, iCAR, dan Lepas.

Masing-masing merek itu memiliki posisi pasar dan jaringan tersendiri. Meski demikian, ekspansi ini menunjukkan peran strategis Indonesia dalam pengembangan bisnis Chery Group.

Secara global, Chery Group mencatat penjualan 2,21 juta kendaraan sepanjang Januari–September 2026. Angka ini tumbuh 9,9 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, volume ekspornya mencapai 1,55 juta unit.

Skala bisnis tersebut menjadi landasan bagi pengembangan teknologi, rantai pasok, dan produk Chery Group.

Di Indonesia, dukungan tersebut diwujudkan melalui pengembangan produksi lokal, perluasan jaringan layanan, serta peningkatan kesiapan dalam menangani kendaraan dengan berbagai jenis teknologi.

Produksi lokal sejak awal

Sejak kembali hadir di pasar Indonesia pada 2022, Chery telah menunjukkan komitmennya untuk mengembangkan produksi lokal.

Langkah itu diawali dengan perakitan kendaraan di fasilitas PT Handal Indonesia Motor pada September 2022 atau dua bulan sebelum TIGGO 7 Pro dan TIGGO 8 Pro resmi dipasarkan pada November tahun yang sama.

Chery Technician Contest 2026 menjadi ajang pembuktian keahlian para teknisi melalui uji praktik (practical test) yang mencakup proses penanganan masalah (troubleshooting) dan diagnosis kendaraan.dok. Chery Chery Technician Contest 2026 menjadi ajang pembuktian keahlian para teknisi melalui uji praktik (practical test) yang mencakup proses penanganan masalah (troubleshooting) dan diagnosis kendaraan.

Dengan memulai perakitan sejak awal, Chery tidak hanya berfokus pada pemasaran produk, tetapi juga mempersiapkan kegiatan operasionalnya di Indonesia.

Seiring perkembangan bisnis, produksi lokal tersebut terus diperluas hingga mencakup kendaraan bermesin bensin, kendaraan listrik, serta kendaraan dengan teknologi Chery Super Hybrid (CSH).

Pengembangan produksi lokal itu kemudian membuka peluang bagi Chery untuk menjangkau pasar ekspor. Pada November 2024, perusahaan melakukan ekspor perdana sebanyak 120 unit OMODA 5 rakitan Indonesia ke Vietnam.

Langkah tersebut menandai upaya Chery memperkuat peran Indonesia, tidak hanya sebagai pasar penjualan kendaraan, tetapi juga sebagai bagian dari basis produksi regional.

Penerimaan meluas ke berbagai teknologi

Penerimaan pasar terhadap produk Chery terlihat pada sejumlah lini kendaraan dengan teknologi berbeda.

Pada segmen kendaraan listrik, Chery E5 mencatat penjualan ritel sebanyak 3.628 unit sepanjang Januari–September 2024. Capaian ini menjadi salah satu pendorong pertumbuhan Chery di pasar kendaraan listrik Indonesia.

Sementara itu, jajaran TIGGO Series CSH mencatatkan penyerahan sebanyak 5.000 unit kepada konsumen hingga Januari 2026.

Minat konsumen juga terlihat dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Pada pameran ini, Chery membukukan 3.500 surat pemesanan kendaraan (SPK). Chery Q menyumbang sekitar separuh dari total pemesanan.

Perolehan SPK tersebut mencerminkan ketertarikan awal konsumen terhadap jajaran produk Chery.

Meski demikian, realisasi pengiriman kendaraan serta pengalaman konsumen setelah serah terima tetap menjadi faktor penting untuk menjaga momentum pertumbuhan tersebut.

Perkuat ekosistem kepemilikan

Seiring populasi kendaraan Chery di Indonesia bertambah, perusahaan juga terus memperluas jaringan dealer untuk meningkatkan akses konsumen terhadap layanan penjualan dan purnajual. Hingga September 2026, jumlah dealer Chery telah mencapai 82 lokasi.

Angka tersebut meningkat hampir dua kali lipat jika dibandingkan 43 dealer yang tercatat pada akhir 2024.

Perluasan jaringan tersebut turut diiringi dengan penguatan fasilitas layanan. Dealer terbaru Chery mengusung konsep 3S (sales, service, spare parts) serta dilengkapi fasilitas untuk menangani berbagai jenis kendaraan, mulai dari mesin pembakaran internal (internal combustion engine/ICE), hybrid, hingga listrik.

Dengan demikian, pengembangan jaringan dealer tidak hanya memperluas jangkauan penjualan, tetapi juga memudahkan konsumen dalam mengakses layanan perawatan dan suku cadang sesuai kebutuhan kendaraan mereka.

Untuk memperkuat dukungan purnajual, Chery turut menjalin kerja sama dengan DHL Supply Chain Indonesia dalam pengelolaan distribusi komponen.

Pasca-peluncuran resmi pada 31 Juli 2026, antusiasme terhadap Chery Q terus melonjak. Hal ini tecermin dari intensitas kunjungan publik yang kian memadati area pameran Chery Indonesia.dok. Chery Pasca-peluncuran resmi pada 31 Juli 2026, antusiasme terhadap Chery Q terus melonjak. Hal ini tecermin dari intensitas kunjungan publik yang kian memadati area pameran Chery Indonesia.

Kerja sama tersebut memanfaatkan fasilitas multi-user seluas 70.000 meter persegi di Cikarang, Jawa Barat, dengan sistem yang mendukung pemantauan stok dan pengiriman suku cadang ke jaringan dealer.

Selain memperkuat infrastruktur layanan, Chery juga berupaya meningkatkan kualitas layanan purnajual melalui pengembangan kompetensi sumber daya manusia.

Upaya ini dilakukan dengan mengoperasikan pusat pelatihan di Bekasi dan Makassar serta menyelenggarakan kompetisi keterampilan teknisi tahunan bertajuk Technician Skill Contest.

Kompetisi tersebut menjadi sarana untuk menguji kemampuan teknisi dalam menangani berbagai jenis kendaraan Chery, mulai dari kendaraan ICE, battery electric vehicle (BEV), hingga kendaraan dengan teknologi CSH.

Perhatian Chery terhadap pengalaman konsumen juga tidak terbatas pada layanan setelah pembelian, tetapi dimulai sejak pemesanan kendaraan. Melalui layanan Track My Chery Q, konsumen dapat memantau perkembangan unit yang dipesan, mulai dari tahap produksi hingga kendaraan tiba di dealer.

Dengan fitur tersebut, konsumen dapat memperoleh informasi yang lebih transparan mengenai status pesanan selama masa tunggu kendaraan.

Fondasi menuju pertumbuhan jangka panjang

Dalam empat tahun sejak kembali hadir di Indonesia, Chery telah menunjukkan perkembangan bisnis melalui sejumlah langkah, mulai dari penguatan produksi lokal, ekspor kendaraan, peningkatan penjualan, hingga perluasan jaringan dan layanan purnajual.

Berbagai pencapaian tersebut menjadi fondasi bagi Chery untuk terus mengembangkan bisnis serta membangun kepercayaan konsumen.

Namun, seiring pertumbuhan populasi kendaraan dan kian meluas jaringan dealer, perusahaan juga dihadapkan pada tantangan untuk menjaga konsistensi kualitas layanan.

Hal tersebut mencakup penerapan standar pelayanan yang merata di seluruh jaringan dealer, kecepatan penyediaan suku cadang, serta kualitas komunikasi dengan konsumen.

Di tengah persaingan industri otomotif yang semakin ketat, kemampuan Chery dalam menjaga dan meningkatkan kualitas ekosistem kepemilikan kendaraan akan menjadi faktor penting untuk mempertahankan kepercayaan konsumen serta mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di Indonesia.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau