Advertorial

BSI International Expo 2026 Hadirkan Musikal, Ragam Produk Lokal, dan Konser Bernadya

Kompas.com - 25/10/2026, 14:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menggelar BSI International Expo (BIE) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pada Jumat (23/10/2026).

Mengusung tema “Buy Local Go Global”, acara tersebut menghadirkan beragam produk dan layanan, mulai dari kebutuhan sehari-hari hingga gaya hidup serta berbagai kegiatan untuk pengunjung.

Pada hari pertama, BIE 2026 juga dimeriahkan pertunjukan musikal Home Sweet Loan dan konser penyanyi Bernadya.

Dalam sambutannya, Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan, BIE 2026 dikemas lebih segar, muda, dan kekinian. Tahun ini, BSI menargetkan transaksi Rp 5 triliun, dua kali lipat dibandingkan realisasi Rp 2,6 Triliun pada penyelenggaraan tahun sebelumnya.

BIE 2026 menghadirkan lebih dari 400 tenant dengan empat pilar kegiatan, yakni Market, Collab Hub, Fit and Faith Session, serta Concert. Setiap pilar menawarkan kegiatan berbeda, mulai dari pameran produk hingga aktivitas komunitas dan hiburan.

Ragam produk lokal hingga lifestyle

Sejak sore, area pameran BIE 2026 sudah ramai dikunjungi. Di deretan tenant haji dan umrah, pengunjung menyusuri lorong sambil membawa brosur dan berkonsultasi dengan petugas mengenai pilihan paket perjalanan.

BIE 2026 menghadirkan lebih dari 400 tenant dari beragam kategori, mulai dari layanan haji dan umrah, otomotif, emas, fesyen, parfum, kecantikan, hingga makanan dan minuman. Beragam pilihan tersebut membuat pengunjung dapat menjelajahi produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan mereka dalam satu area.

Selain berbelanja, pengunjung dapat mengurus STNK dan SIM di pop-up layanan Samsat. Bagi keluarga yang datang bersama anak, tersedia pula Kids Zone sebagai area bermain.

Pengunjung mencoba aktivitas interaktif di tenant BSI Emas pada BSI International Expo 2026 di JICC, Jakarta, Jumat (23/10/2026). KOMPAS.com/FRENSCA RENATA Pengunjung mencoba aktivitas interaktif di tenant BSI Emas pada BSI International Expo 2026 di JICC, Jakarta, Jumat (23/10/2026).

Sejumlah tenant juga menarik perhatian melalui permainan interaktif. Di tenant BSI Emas, misalnya, pengunjung bergantian mencoba mengambil batangan emas dari dalam kotak akrilik. Pengunjung lain tampak mengerumuni area tersebut untuk menyaksikan permainan.

Sementara itu, salah satu tenant kecantikan menggelar permainan mini dengan hadiah produk cushion gratis.

Pada malam pembukaan, Anggoro menyebut sekitar 12.000 orang telah mengunjungi expo. Angka tersebut menunjukkan tingginya kunjungan pada hari pertama penyelenggaraan BIE 2026.

Selain pilar Market yang menghadirkan beragam produk dan layanan, BIE 2026 memiliki Collab Hub yang menggandeng komunitas, seperti Glamlocal, Lokamov, dan Aroma.

Ada pula Fit and Faith Session yang menghadirkan kajian serta kegiatan seputar gaya hidup. Sementara itu, pilar Concert menjadi ruang bagi pengunjung untuk menikmati pertunjukan musik.

Pembukaan dimeriahkan musikal Home Sweet Loan

Hari pertama BIE 2026 turut dimeriahkan pertunjukan musikal Home Sweet Loan yang memadukan akting, musik, dan koreografi. Pertunjukan tersebut mengangkat cerita perjuangan memiliki rumah, dengan dialog yang menyelipkan pesan soal menabung emas dan membeli rumah.

Acara pembukaan di main stage dihadiri Komisaris Utama BSI Muhadjir Effendy, Direktur Utama Anggoro Eko Cahyo, dan Ketua Dewan Pengawas Syariah (DPS) BSI Hasanudin, beserta jajaran komisaris, direksi, dan DPS BSI juga hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Anggoro mengatakan, BIE menjadi salah satu upaya BSI untuk memperkenalkan produk lokal terbaik yang berpotensi menjadi local champions, kemudian mendorongnya agar mampu menembus pasar global. Menurut dia, upaya tersebut perlu dimulai dari dalam negeri dengan membiasakan masyarakat menggunakan dan mendukung produk lokal.

“Kami ingin menunjukkan bahwa produk-produk lokal itu punya pasar, punya penggemar, karena memang kualitasnya sudah bagus. Tugas kami adalah menggunakannya, mendukung, sehingga demand-nya jadi besar dan mereka punya ruang untuk tumbuh,” ucap Anggoro dalam sesi doorstep interview BIE, Jumat (23/10/2026).

Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk Anggoro Eko Cahyo menyampaikan sambutan dalam pembukaan BSI International Expo (BIE) 2026 bertema ?Buy Local Go Global? di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Jumat (23/10/2026).KOMPAS.com/FRENSCA RENATA Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk Anggoro Eko Cahyo menyampaikan sambutan dalam pembukaan BSI International Expo (BIE) 2026 bertema ?Buy Local Go Global? di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Jumat (23/10/2026).

Anggoro juga menekankan bahwa produk lokal perlu mendapat dukungan dari masyarakat agar memiliki ruang untuk berkembang. Dengan meningkatnya permintaan, pelaku usaha diharapkan memiliki kesempatan lebih besar untuk mengembangkan bisnis dan memperluas jangkauan pasarnya.

Preferensi masyarakat terhadap produk lokal turut menjadi bagian dari pemaparan dalam acara pembukaan. Data Jakpat Research 2025 yang ditampilkan di layar panggung menunjukkan, preferensi terhadap merek lokal mencapai 94 persen pada kelompok Gen Z, 97 persen pada milenial, dan 96 persen pada Gen X.

Berdasarkan data tersebut, faktor yang paling banyak mendorong pilihan terhadap merek lokal adalah nilai yang lebih baik (better value), dengan persentase 72 persen. Faktor kebanggaan terhadap produk lokal dan kemudahan akses masing-masing tercatat sebesar 56 persen.

BIE 2026 merupakan penyelenggaraan ketiga acara tersebut. Data yang ditampilkan menunjukkan, BIE 2024 dikunjungi 47.881 orang dengan volume transaksi Rp 2,4 triliun. Pada 2025, jumlah pengunjung meningkat menjadi 60.191 orang, dengan transaksi mencapai Rp 2,6 triliun.

Untuk penyelenggaraan tahun ini, BSI menargetkan lebih dari 65.000 pengunjung hingga Minggu (25/10/2026) malam, dengan transaksi sekitar Rp 5 triliun. Anggoro berharap transaksi yang tercipta selama expo tidak berhenti di lokasi acara.

BSI ingin menjadi tempat bagi produk lokal untuk bertemu konsumen dan mitra kolaborasi, sehingga aktivitas bisnis dapat terus berlanjut setelah pameran berakhir.

Bernadya tutup hari pertama BIE 2026

Rangkaian hari pertama BIE 2026 ditutup dengan penampilan penyanyi Bernadya. Menjelang konser dimulai, pengunjung mulai mengerubungi main stage untuk menyaksikan penampilan penyanyi yang dikenal lewat lagu-lagu pop bernuansa melankolis tersebut.

Penampilan penyanyi Bernadya dalam rangkaian BSI International Expo (BIE) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Jumat (23/10/2026).KOMPAS.com/AQILA VITRASYAH Penampilan penyanyi Bernadya dalam rangkaian BSI International Expo (BIE) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Jumat (23/10/2026).

Area di sekitar panggung utama dipadati penonton yang menantikan kehadiran Bernadya. Kerumunan pengunjung terlihat dari banyaknya pengunjung yang berkumpul di sekitar panggung untuk menikmati penampilannya.

Saat Bernadya mulai bernyanyi, perhatian penonton tertuju pada panggung utama. Alunan musik dan suara Bernadya mengiringi suasana malam itu, sementara para pengunjung menikmati penampilannya di tengah rangkaian acara BIE 2026.

Penampilan tersebut menjadi penutup rangkaian hari pertama BIE 2026, yang memadukan pameran produk lokal, kegiatan komunitas, serta hiburan musik.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, pengunjung tidak hanya dapat mengenal produk dan layanan yang ditawarkan, tetapi juga menikmati pengalaman berbeda selama berada di area expo.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau