JAKARTA, KOMPAS.com – Bagi pekerja di Jakarta dan sekitarnya, perjalanan menuju kantor menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari. Tidak sedikit yang harus menempuh lika-liku perjalanan lintas wilayah untuk sampai ke tempat kerja, sebelum kembali menghadapi kondisi serupa saat pulang.
Gambaran mobilitas tersebut terlihat dari hasil Survei Komuter Jabodetabek 2023 dari Badan Pusat Statistik (BPS). Survei ini mencatat sekitar 4,41 juta penduduk Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) melakukan perjalanan komuter, dengan sekitar 3,61 juta orang di antaranya merupakan pekerja.
Besarnya mobilitas tersebut menunjukkan pentingnya mempertimbangkan lokasi dan akses transportasi ketika memilih tempat kerja. Bagi perusahaan, pertimbangan ini juga mencakup ketersediaan fasilitas pendukung, kenyamanan lingkungan kerja, hingga fleksibilitas ruang yang sesuai dengan kebutuhan operasional.
Kebutuhan tersebut turut menjadi perhatian perusahaan yang mencari kantor di koridor TB Simatupang, Jakarta Selatan. Salah satu gedung yang menawarkan konsep perkantoran terintegrasi di kawasan ini adalah Arumaya Financial Center (AFC).
Gedung yang diresmikan Astra Property pada Juli 2026 itu merupakan bagian dari kawasan The Arumaya. Kawasan ini mengusung konsep work-life integration yang mengintegrasikan fungsi perkantoran, hunian, dan komersial dalam satu kompleks.
"Sepanjang proses pemasaran dan penyewaan Arumaya Financial Center (AFC) pada 2026, salah satu kebutuhan yang banyak menjadi pertimbangan perusahaan adalah fleksibilitas ruang serta lokasi yang dapat mendukung kebutuhan kerja dan keseharian karyawan," ujar Presiden Direktur Arumaya Financial Center Fransisca Iskandar dalam keterangan tertulis yang diterima KOMPAS.com.
AFC memiliki 23 lantai di atas tanah, terdiri dari 19 lantai perkantoran dan tiga lantai ritel, satu lantai MEP, serta empat lantai basement. Gedung ini juga terintegrasi dengan Arumaya Residences dan Menara FIF.
Kemudahan beraktivitas dalam satu kawasan
Konsep kawasan terintegrasi memungkinkan pengguna gedung menjalankan berbagai aktivitas tanpa harus selalu berpindah ke lokasi yang jauh dari tempat kerja.
Sebagai contoh, karyawan dapat memanfaatkan waktu istirahat untuk makan siang, mengadakan pertemuan informal bersama kolega, atau memenuhi sejumlah kebutuhan sehari-hari di area komersial yang berada dalam satu kompleks.
Dikutip dari laman resmi Astra Property, Senin (3/8/2026), area ritel AFC menghadirkan sejumlah pilihan tempat makan dan kedai kopi, antara lain Excelso, Tiembi, FamiCafe, Apsari Artisan Coffee, dan Heypeko.
Ada juga sejumlah tenan ritel yang akan bergabung di antaranya adalah Imperial GO, Solaria, Tianlala, Grainsly dan Daily Foodhall.
Sementara itu, kawasan The Arumaya juga dilengkapi fasilitas pendukung lain, seperti Starbucks dan pusat kebugaran, Anytime Fitness, yang dapat dimanfaatkan untuk berolahraga sebelum ataupun setelah jam kerja. Integrasi itu juga mencakup keterhubungan antara area perkantoran dan Arumaya Residences yang berada dalam satu kompleks.
Arumaya Financial Center (AFC) memiliki area ritel yang menghadirkan sejumlah pilihan tempat makan dan kedai kopi, antara lain Excelso, Tiembi, FamiCafe, Apsari Artisan Coffee, dan Heypeko. "Tenan yang berkantor di AFC dapat menuju area hunian dengan berjalan kaki karena kedua area berada dalam satu kompleks dan terhubung secara langsung," jelas Fransisca.
Meski demikian, akses menuju area hunian tetap mengikuti ketentuan yang berlaku bagi penghuni. Adapun fasilitas komersial dapat dimanfaatkan oleh pengguna gedung ataupun pengunjung sesuai ketentuan operasional masing-masing tenan.
Di luar kemudahan beraktivitas dalam kawasan, mobilitas menuju lokasi kantor juga menjadi pertimbangan yang tidak kalah penting. Sebab, sebagian besar pengguna gedung tetap harus melakukan perjalanan dari berbagai wilayah untuk memulai aktivitas kerja.
Akses transportasi turut mendukung mobilitas
Bagi perusahaan yang mencari kantor dekat MRT di Jakarta Selatan, ketersediaan akses menuju transportasi publik dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan lokasi.
Berada di koridor TB Simatupang, Arumaya Financial Center (AFC) memiliki aksesibilitas yang strategis dengan konektivitas dari dan ke Stasiun MRT Fatmawati dan Lebak Bulus didukung oleh layanan Transjakarta yang melintasi kawasan tersebut
Sementara itu, pengguna kendaraan pribadi memiliki akses menuju jaringan Jakarta Outer Ring Road (JORR) dan Tol Depok–Antasari (Desari).
Menurut Fransisca, aksesibilitas menjadi salah satu aspek yang diperhatikan perusahaan ketika memilih lokasi kantor. Oleh karena itu, AFC juga menyediakan fasilitas pendukung bagi pengguna gedung dengan kebutuhan mobilitas yang berbeda.
Fasilitas tersebut meliputi parkir sepeda, fasilitas mandi, hingga tempat pengisian daya kendaraan listrik.
Namun, kemudahan akses dan ketersediaan fasilitas bukan satu-satunya hal yang perlu diperhitungkan. Bagi perusahaan, ruang kantor juga harus mampu mengakomodasi potensi perubahan operasional seiring perkembangan bisnis.
Fleksibilitas ruang dan efisiensi untuk kebutuhan perusahaan
Setiap perusahaan memiliki kebutuhan ruang kerja yang berbeda, bergantung pada skala operasional dan pola kerja karyawannya. Sebagian membutuhkan area terbuka untuk kolaborasi, sementara lainnya memerlukan ruang rapat dan area privat untuk pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi atau kerahasiaan.
Untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut, AFC menawarkan pilihan konfigurasi ruang yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan operasional penyewa.
Area lobi Arumaya Financial Center (AFC) yang berlokasi di koridor TB Simatupang, Jakarta Selatan. "Perusahaan dapat memilih konfigurasi ruang sesuai kebutuhan, baik untuk menempati satu area lantai maupun berbagi lantai dengan tenant lain," terang Fransisca.
Fleksibilitas tersebut juga mencakup penataan area kerja, mulai dari open workspace, ruang rapat, hingga ruang privat. Apabila perusahaan membutuhkan tambahan ruang selama masa sewa, hal tersebut dapat didiskusikan bersama tim leasing AFC dengan mempertimbangkan ketersediaan area.
Selain fleksibilitas tata ruang, efisiensi penggunaan sumber daya juga menjadi aspek yang perlu diperhitungkan dalam operasional gedung perkantoran.
Untuk mendukung hal tersebut, AFC menerapkan sejumlah fitur bangunan hijau, seperti penggunaan lampu LED, sensor pencahayaan, serta sistem pendingin udara hemat energi.
Gedung tersebut juga dilengkapi sistem pengolahan air limbah melalui sewage treatment plant (STP). Adapun seluruh hasil olahan limbah dimanfaatkan kembali sebagai air tambahan pada sistem cooling tower pendingin udara.
Selain itu, AFC memiliki panel surya berkapasitas 79 kilowatt-peak (kWp) untuk membantu memenuhi sebagian kebutuhan listrik gedung, serta double low-E glass pada seluruh fasad bangunan. Penggunaan kaca berlapis tersebut membantu mengurangi panas matahari yang masuk ke dalam gedung sekaligus meredam kebisingan dari lingkungan sekitar.
Penerapan prinsip bangunan hijau tersebut juga memperoleh sertifikasi GREENSHIP New Building versi 1.2 dengan peringkat Gold dari Green Building Council Indonesia (GBCI).
Di luar penerapan fitur bangunan, kelancaran operasional perusahaan juga ditunjang oleh pengelolaan fasilitas yang responsif terhadap kebutuhan pengguna gedung.
Dalam hal ini, AFC didukung tim building management yang menangani kebutuhan teknis, pemeliharaan, keamanan, hingga kebersihan gedung. Pengguna juga dapat menyampaikan permintaan layanan maupun laporan gangguan fasilitas melalui kanal digital My Astra Property.
Setiap laporan ditindaklanjuti berdasarkan jenis dan tingkat urgensinya, termasuk kebutuhan teknis di luar jam kerja.
Berbagai aspek tersebut dapat menjadi pertimbangan bagi perusahaan yang berencana berpindah kantor atau menyiapkan ruang kerja baru untuk tahun mendatang.
Bagi perusahaan yang tengah mempertimbangkan sewa kantor di koridor TB Simatupang, Jakarta Selatan, untuk 2027, persiapan sejak awal diperlukan agar proses penyewaan hingga penataan interior dapat berjalan sesuai jadwal.
Head of Leasing Management Arumaya Financial Center Demmy Indranugroho menyarankan agar perusahaan memulai proses persiapan setidaknya tiga sampai enam bulan sebelum target operasional. Tahapannya meliputi penentuan kebutuhan ruang, pemilihan area, finalisasi perjanjian sewa, hingga penataan interior.
Selama proses tersebut, tim leasing management dan building management AFC dapat membantu mengoordinasikan persiapan ruang, termasuk peninjauan desain, pekerjaan interior, pemeriksaan teknis, serta serah terima sebelum ruang digunakan.
Dengan perencanaan yang matang, perusahaan dapat memilih lingkungan kerja yang sesuai dengan kebutuhan operasional serta mempertimbangkan kenyamanan karyawan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai Arumaya Financial Center dan penyewaan ruang kantor, kunjungi situs thearumaya.co.id atau hubungi tim leasing management AFC melalui email leasing@thearumaya.co.id.