Advertorial

Ketua Dewan Hakim PON: Pelaksanaan PON XIX di Jawa Barat Lebih Dewasa dan Profesional

Kompas.com - 05/10/2016, 08:15 WIB

Perlaksanaan PON XIX di Jawa Barat memang diwarnai oleh beberapa insiden disertai gugatan yang cukup menyita perhatian publik. Namun, menurut Ketua Dewan Hakim PON M Rianto, penyelenggaraan PON tahun ini lebih dewasa dan profesional.

Pernyataan tersebut dikeluarkan oleh Rianto bukan tanpa data, karena dalam catatan Dewan Hakim PB PON XIX, hanya terdapat sembilan kasus keberatan yang diajukan secara resmi dan tertulis. Angka ini lebih sedikit dibandingkan pada penyelenggaraan PON XVII tahun lalu di Provinsi Riau, yang mencapai 21 gugatan.

"Hal ini menunjukkan bahwa pelaksanaan PON XIX di Jawa Barat lebih dewasa dan lebih profesional," ujarnya di Bandung, Selasa (4/10/2016).

Sembilan keberatan yang disampaikan berasal dari cabang olahraga gantole, karate (2 kasus), wushu, hoki, judo, renang indah (namun dicabut kembali), dan terbang layang (2 kasus). Ada persyaratan untuk mengajukan keberatan atau gugatan ke Dewan Hakim PON, penggugat diwajibkan membayar uang gugatan, sebesar Rp25 juta.

Sebenarnya, lanjut Rianto,gugatan bisa disampaikan terlebih dahulu kepada dewan hakim yang ada di setiap cabang olahraga. Namun, jika gugatan itu memberi keputusan yang dipandang tidak memuaskan, penggugat bisa mengajukan banding kepada Dewan Hakim PON.

“Langsung ke Dewan Hakim pun bisa. Tapi alangkah lebih baiknya diselesaikan di tingkat tehnical delegate atau di dewan hakim di cabang olahraga,” ujarnya.

Terkait keputusan Dewan Hakim, Rianto menegaskan, putusan Dewan Hakim bersifat final. Artinya, tidak bisa dilakukan banding kembali atas keputusan tersebut. Namun sebelum masuk proses persidangan, Dewan Hakim sebelumnya akan melalui tahapan mediasi terlebih dahulu.

Jika proses mediasi tidakmenghasilkan keputusan yang diterima kedua pihak, maka dilakukan proses persidangan selanjutnya. (adv)

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau