Advertorial

Para Pengusaha, Ide-ide Inovatif Ternyata Lebih Banyak Datang dari Pelanggan

Kompas.com - 26/05/2017, 17:00 WIB

Perusahaan perlu untuk melakukan inovasi agar tetap memiliki daya saing dan mampu bertahan dalam kondisi persaingan pasar yang semakin ketat. Namun, ada satu hal yang selalu menjadi tantangan ketika perusahaan ingin berinovasi yaitu sulitnya mencari ide.

Armand W Hartono, Wakil Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyampaikan solusi untuk berinovasi berdasarkan pengalaman bank swasta tersebut. BCA merupakan salah satu bank swasta yang cukup banyak melakukan inovasi baik dalam produk maupun layanan perbankannya. Armand mengatakan BCA punya resep ampuh untuk mencari ide-ide inovasi.

“Kita awali dari kemauan nasabah terlebih dahulu, kemudian pikirkan, lalu kita buatkan sesuatu,” katanya dalam acara Prioritas Table BCA baru-baru ini. Armand memberikan contoh dengan skala mitra bisnis. Berangkat dari keinginan mitra untuk mempermudah proses pembayaran, akhirnya BCA membuka API (Application Programming Interface) agar proses interaksi antara aplikasi milik pihak ketiga bisa terhubung layanan perbankan BCA.

API BCA digunakan untuk keperluan perbankan bisnis seperti cek informasi saldo, rekening, transfer dana, informasi umum seperti kurs, suku bunga deposito, dan lokasi ATM terdekat. Selain itu bisa juga untuk melakukan pembayaran via Sakuku serta mengecek status pembayarannya.

Chief Manager IT BCA, Hermawan Tendean mengatakan API memang menyasar perusahaan-perusahaan rintisan yang memerlukan teknologi keuangan atau fintech. Saat ini salah satu pengguna API adalah platform pemesanan tiket Loket.com.

Adopsi teknologi API dari BCA membuat proses bisnis Loket.com lebih mudah.  “Sistem API BCA sangat membantu kita. Apalagi pembayaran tiket kami terjadi secara online. Proses transaksinya menjadi lebih lancar,” ungkap CFO Loket.com Emi Surya Dewi.

Armand W Hartono mengatakan BCA akan terus berkomitmen memberikan produk-produk dan layanan inovatif yang sesuai dengan kebutuhan nasabah. Oleh karena itu inovasi harus dilandaskan pada suara nasabah mengenai apa yang mereka ingin dan butuhkan.

“Produk-produk inovatif akan terus kita kembangkan. Kita ingin membantu nasabah untuk mendapatkan pengalaman yang baik dengan BCA,” kata Armand.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau