0
Kilas

Anas Buka Puasa Bersama Warga Berpretasi

Kompas.com - 14/06/2017, 14:13 WIB

BANYUWANGI, KOMPAS.com - Bupati Banyuwangi memenuhi janji untuk berbuka bersama warganya yang berprestasi. Warga berprestasi dengan latar belakang beragam terpilih untuk ikut bersilaturahmi dalam bulan suci ramadhan.

Akhir Mei lalu, Bupati Anas mengunggah sebuah video di akun instagram dan facebook. Video itu berisi tantangan untuk menceritakan prestasi yang pernah dicapai oleh netizen. Sharing pencapaian pribadi tersebut diharapkan mampu menularkan semangat berprestasi di masyarakat.

“Prestasi yang diceritakan di media sosial diharapkan bisa menjadi virus positif untuk bisa ditiru oleh generasi muda Banyuwangi lainnya," kata Abdullah Azwar Anas saat berbuka puasa bersama, Selasa (13/6).

Anas mengundang 21 orang yang dinilai paling berprestasi pada bidang kerjanya masing-masing. Sayangnya, 8 orang warga berprestasi tak bisa ikut buka puasa bersama di Pendopo Shaba Swagata Blambangan.

Pada saat meluncurkan kampanye #CeritakanPrestasimu, Anas menjanjikan hanya akan mengundang 5 orang terpilih. Karena antusiasme netizen cukup tinggi, maka undangan diperbanyak menjadi 21 orang.

"Memang tidak semua warga berprestasi yang diundang bisa hadir di sini. Di antara mereka ada yang tengah mengikuti ujian akhir semester perkuliahan," ujarnya.

Dari Dosen Hingga Tukang Becak

Meski 13 orang yang hadir berasal dari latar belakang yang berbeda-beda, namun mereka semua merupakan warga berprestasi. Prestasi di bidang kerja yang mereka geluti membawa mereka untuk bersilaturahmi dengan Bupati Anas.

Dana Yudha, satu dari sekian warga yang berprestasi. Ia adalah seorang dosen muda yang menjuarai Innovative Teaching Award dari Royal Melbourne University of Technology.

Ada juga Suhariyanto yang berprofesi sebagai pengayuh becak. Berkat program pelatihan Bahasa Inggris Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bagi para pengayuh becak, Suhariyanto menjadi mahir berbahasa Inggris.

Kemahiran barunya itu memudahkannya untuk melayani tamu internasional. Dengan pencapaiannya itu, Suhariyanto sering diundang pada gelar wicara di televisi nasional.

Warga berprestasi lainnya adalah Dedi Mizwar, seorang penyandang disabilitas. Dedi yang menyandang tunanetra meraih banyak prestasi dari bidang story telling tingkat nasional.

"Luar biasa adik Dedi Mizwar ini. Kita harus terinspirasi dari adik Dedi dan teman-teman lainnya ini," ujar Anas.

Sekira seribu komentar masuk pada akun instagram dan facebook Bupati Anas. Melalui seleksi, 21 orang yang berbagi inspirasi itu dinilai paling berprestasi di bidang kerjanya masing-masing. (KONTRIBUTOR BANYUWANGI/FIRMAN ARIF)

Baca tentang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau