www.kompas.com
Ilustrasi: Tersangka mengaku mulai membuat ijazah palsu tersebut sejak 1997. Hingga kini, baru 3 ijazah yang sudah dikeluarkannya. Dari 3 ijazah, 2 ijazah di antaranya atas nama Albertus Weka (ijazah SD), yang diterbitkan pada 23 Juni 1998.(shutterstock)