www.kompas.com
Ahli nuklir Iran, Shahram Amiri, saat disambut kedatangannya oleh sejumlah anggota keluarganya setiba di Bandara Imam Khomeini, Teheran, Iran, Kamis (15/7). Amiri, yang "hilang" sejak Juni 2009 saat usai menunaikan ibadah haji di Arab Saudi, mengklaim dirinya diculik oleh agen intelijen Amerika Serikat. Pihak AS menyangkal menculik.(AFP/ATTA KENARE)