Sekertaris Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Amir Syamsuddin (kedua kiri) bersama anggota, Jero Wacik (kiri), EE Mangindaan (kedua kanan) dan Ketua divisi komunikasi publik, Andi Nurpati mengumumkan penonaktifan Bendahara Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Senin (23/5/2011). Nazaruddin diduga terlibat dalam sejumlah kasus suap. Dia dinonaktifkan sebagai bendahara partai, namun masih tetap sebagai anggota komisi VI DPR RI. (KOMPAS/LUCKY PRANSISKA)