www.kompas.com
Tiga anak bermain perahu di tepi Danau Batur, Desa Terunyan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, Sabtu (23/6). Di seberang danau itu menjulang Gunung Batur. Warga Desa Terunyan pernah menyandang status komunitas adat terpencil namun mereka mulai bangkit membangun desanya seiring tersambungnya akses jalan darat dari Kintamani sampai ke desa Bali Aga di kaki Gunung Abang itu sejak lima tahun lalu. Meskipun jalan darat beraspal sudah menembus sampai pusat Desa Terunyan, perahu masih menjadi sarana transportasi warga desa sampai saat ini dan sekaligus sarana pariwisata kawasan Danau Batur, termasuk Terunyan.(Kompas/Cokorda Yudistira )