Bursa China Alami Penurunan Terbesar Sebulan
Pada penutupan pasar sore ini, Shanghai Composite Index China anjlok 1,5 persen menjadi 2.136,08.
Kembali ke artikel...
Berikan Opinimu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Video pilihan
Lihat Semua
Laporkan komentar
Akun Terdeteksi Anonim
Kami mendeteksi email anonim pada akunmu. Untuk berkomentar, mohon gunakan email yang valid.

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke

Terkini Lainnya

Jakarta Dipenuhi Demo Hari Ini, Cari Jalur Alternatif
Jakarta Dipenuhi Demo Hari Ini, Cari Jalur Alternatif
Megapolitan
Dedi Mulyadi Beri Bantuan Rp 10 Juta untuk Nina, Ibu Bayi yang Nyaris Tertukar di RSHS Bandung
Dedi Mulyadi Beri Bantuan Rp 10 Juta untuk Nina, Ibu Bayi yang Nyaris Tertukar di RSHS Bandung
Bandung
Mantan Manajer Akuntasi PT Dejavu Didakwa Gelapkan Pajak Rp 298 Juta
Mantan Manajer Akuntasi PT Dejavu Didakwa Gelapkan Pajak Rp 298 Juta
Surabaya
Walkot Bogor Telepon PLN, Temukan Suplai Aliran Listrik Ilegal ke PKL di Alun-alun
Walkot Bogor Telepon PLN, Temukan Suplai Aliran Listrik Ilegal ke PKL di Alun-alun
Megapolitan
Strategi Prabowo Bangun Swasembada Energi: Jelantah Jadi Avtur hingga Produksi Sedan Listrik
Strategi Prabowo Bangun Swasembada Energi: Jelantah Jadi Avtur hingga Produksi Sedan Listrik
Nasional
Bukan Pemeriksaan, Ini yang Dibahas KPK dalam Pertemuan Tertutup 9 Jam di Pamekasan
Bukan Pemeriksaan, Ini yang Dibahas KPK dalam Pertemuan Tertutup 9 Jam di Pamekasan
Surabaya
Ditegur karena Intip Ipar Mandi, Pria di Cakung Jaktim Bacok Kakak Kandung
Ditegur karena Intip Ipar Mandi, Pria di Cakung Jaktim Bacok Kakak Kandung
Megapolitan
Dedi Mulyadi Minta Layanan Samsat seperti Bank, Sebut Saat Ini 5 Juta Warga Jabar Nunggak Pajak
Dedi Mulyadi Minta Layanan Samsat seperti Bank, Sebut Saat Ini 5 Juta Warga Jabar Nunggak Pajak
Regional
Hari Pertama WFH ASN, Stasiun Bogor Tetap Ramai, Didominasi Pekerja Swasta
Hari Pertama WFH ASN, Stasiun Bogor Tetap Ramai, Didominasi Pekerja Swasta
Megapolitan
Terapkan WFH, Pemprov Sumbar Optimalkan Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik
Terapkan WFH, Pemprov Sumbar Optimalkan Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik
Regional
Kisah Anak Buruh Kejar Mimpi Jadi Tenaga Profesional Lewat Pelatihan BLK Kolaka
Kisah Anak Buruh Kejar Mimpi Jadi Tenaga Profesional Lewat Pelatihan BLK Kolaka
Regional
Pengabdian 18 Tahun yang Terhempas: Perjuangan Bu Guru Rindang Dipecat Gara-gara Dituduh Selingkuh
Pengabdian 18 Tahun yang Terhempas: Perjuangan Bu Guru Rindang Dipecat Gara-gara Dituduh Selingkuh
Surabaya
Dedi Mulyadi Cecar Manajemen RSHS soal Sanksi Perawat yang Nyaris Tukar Bayi: kalau Sengaja, Bisa Pemberhentian?
Dedi Mulyadi Cecar Manajemen RSHS soal Sanksi Perawat yang Nyaris Tukar Bayi: kalau Sengaja, Bisa Pemberhentian?
Bandung
Petugas Imigrasi Tak Ikut WFH, Layanan Imigrasi Berjalan Normal
Petugas Imigrasi Tak Ikut WFH, Layanan Imigrasi Berjalan Normal
Nasional
Saat Jakarta Gelap Gulita…
Saat Jakarta Gelap Gulita…
Megapolitan
Komentar di Artikel Lainnya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Pin Komentarmu 🎉
Ingin komentarmu tampil teratas? Kirimkan Apresiasi Spesial dan komentarmu berpeluang jadi sorotan.
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau