Kota Palu Juga Banjir, Dua Orang Masih Dicari
Hujan deras kemarin juga memicu banjir di Kota Palu, Sulteng. Dua orang tewas dan dua lagi masih dicari.
Kembali ke artikel...
Berikan Opinimu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Video pilihan
Lihat Semua
Laporkan komentar
Akun Terdeteksi Anonim
Kami mendeteksi email anonim pada akunmu. Untuk berkomentar, mohon gunakan email yang valid.

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke

Terkini Lainnya

Pagi Ini, Kemhan Gelar Pelepasan Ribuan Calon Komcad ASN di Monas
Pagi Ini, Kemhan Gelar Pelepasan Ribuan Calon Komcad ASN di Monas
Nasional
Bagaimana Modus Pegawai KPK Gadungan Memeras Rp 300 Juta ke Sahroni?
Bagaimana Modus Pegawai KPK Gadungan Memeras Rp 300 Juta ke Sahroni?
Nasional
Cuaca Jakarta Hari Ini Berubah-ubah, Hujan Ringan Diprediksi Guyur Sejumlah Wilayah
Cuaca Jakarta Hari Ini Berubah-ubah, Hujan Ringan Diprediksi Guyur Sejumlah Wilayah
Megapolitan
Bisakah Peradilan Militer Ungkap Motif Penyiraman Air Keras Andrie Yunus?
Bisakah Peradilan Militer Ungkap Motif Penyiraman Air Keras Andrie Yunus?
Megapolitan
Kenapa BGN Pakai Jasa EO Rp 113 Miliar?
Kenapa BGN Pakai Jasa EO Rp 113 Miliar?
Nasional
Respons Kapolda Riau Usai Copot 2 Pejabat Polsek Panipahan, Tekankan Pentingnya Kepekaan Aparat
Respons Kapolda Riau Usai Copot 2 Pejabat Polsek Panipahan, Tekankan Pentingnya Kepekaan Aparat
Regional
Dulu Berseteru, Kini Bupati Tulungagung Gatut Sunu Kena OTT KPK, Ini Reaksi Ahmad Baharudin
Dulu Berseteru, Kini Bupati Tulungagung Gatut Sunu Kena OTT KPK, Ini Reaksi Ahmad Baharudin
Surabaya
90 Sekolah di Pati Rampung Direvitalisasi, Abdul Mu’ti: Tingkatkan Mutu Belajar
90 Sekolah di Pati Rampung Direvitalisasi, Abdul Mu’ti: Tingkatkan Mutu Belajar
Regional
Umpan Rp 300 Juta Ahmad Sahroni Bongkar Penipuan KPK Gadungan, Ini Kronologi Lengkapnya
Umpan Rp 300 Juta Ahmad Sahroni Bongkar Penipuan KPK Gadungan, Ini Kronologi Lengkapnya
Megapolitan
Kecelakaan Maut Batang, Dua Orang Tewas Usai Motor Tabrak Truk Berhenti
Kecelakaan Maut Batang, Dua Orang Tewas Usai Motor Tabrak Truk Berhenti
Regional
Polemik War Tiket Haji, Bagaimana Wacana Ini Bermula?
Polemik War Tiket Haji, Bagaimana Wacana Ini Bermula?
Nasional
Dari Ngalas hingga Gelas, Perjalanan 'Kopi Sepakung Mbah Bedjo' Tembus Jerman dan Jepang
Dari Ngalas hingga Gelas, Perjalanan "Kopi Sepakung Mbah Bedjo" Tembus Jerman dan Jepang
Regional
Pemkot Jambi Siapkan Gerobak Motor untuk 300 KK, Sistem Sampah Diubah dari Rumah
Pemkot Jambi Siapkan Gerobak Motor untuk 300 KK, Sistem Sampah Diubah dari Rumah
Regional
Gudang Sepi Digerebek Polisi, Terungkap Pabrik Ekstasi Kapasitas 1 Ton di Semarang
Gudang Sepi Digerebek Polisi, Terungkap Pabrik Ekstasi Kapasitas 1 Ton di Semarang
Regional
KPK Tetapkan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Tersangka, Ada Modus Pemerasan 'Surat Sakti'
KPK Tetapkan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Tersangka, Ada Modus Pemerasan "Surat Sakti"
Surabaya
Komentar di Artikel Lainnya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Pin Komentarmu 🎉
Ingin komentarmu tampil teratas? Kirimkan Apresiasi Spesial dan komentarmu berpeluang jadi sorotan.
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau