Jaringan Solo Besar
Tersangka teroris yang tertembak di Solo, Farhan dan Mukhsin, termasuk kelompok jaringan teroris besar dan berbahaya.
Kembali ke artikel...
Berikan Opinimu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Video pilihan
Lihat Semua
Laporkan komentar
Akun Terdeteksi Anonim
Kami mendeteksi email anonim pada akunmu. Untuk berkomentar, mohon gunakan email yang valid.

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke

Terkini Lainnya

Kuliah Umum dan Kerja Sama Strategis Uncen-Freeport Indonesia Dorong Pendidikan Inklusif di Papua
Kuliah Umum dan Kerja Sama Strategis Uncen-Freeport Indonesia Dorong Pendidikan Inklusif di Papua
Nasional
SE WFH Terbit, Simak Daftar ASN Jateng yang Wajib WFO Jumat Ini
SE WFH Terbit, Simak Daftar ASN Jateng yang Wajib WFO Jumat Ini
Regional
Rumah Warga Pidie Jaya Masih Tertimbun Lumpur 4 Bulan Pascabanjir
Rumah Warga Pidie Jaya Masih Tertimbun Lumpur 4 Bulan Pascabanjir
Regional
Waspada Cuaca Ekstrem Jakarta hingga 9 April, Hujan Lebat dan Angin Kencang Mengintai
Waspada Cuaca Ekstrem Jakarta hingga 9 April, Hujan Lebat dan Angin Kencang Mengintai
Megapolitan
Soal Perubahan Jadwal WFH ASN, Pemprov Jatim Tunggu Jawaban Pemerintah Pusat
Soal Perubahan Jadwal WFH ASN, Pemprov Jatim Tunggu Jawaban Pemerintah Pusat
Surabaya
Sempat Kabur ke Sumbar, Jambret Amplop Santunan Anak Yatim di Pekanbaru Ditangkap
Sempat Kabur ke Sumbar, Jambret Amplop Santunan Anak Yatim di Pekanbaru Ditangkap
Regional
Harga Avtur Naik, Sapuhi Sebut Paket Umrah Kemungkinan Akan Ikut Naik
Harga Avtur Naik, Sapuhi Sebut Paket Umrah Kemungkinan Akan Ikut Naik
Nasional
Alvi Maulana Pelaku Mutilasi Ratusan Bagian di Mojokerto Dituntut Penjara Seumur Hidup
Alvi Maulana Pelaku Mutilasi Ratusan Bagian di Mojokerto Dituntut Penjara Seumur Hidup
Surabaya
Mendikti Minta Kampus Beri Jatah Dosen WFH Satu Hari Sepekan
Mendikti Minta Kampus Beri Jatah Dosen WFH Satu Hari Sepekan
Nasional
Cegah Peredaran Narkoba di Penjara, 100 Napi dan 53 Petugas Lapas Tabanan Dites Urine Dadakan
Cegah Peredaran Narkoba di Penjara, 100 Napi dan 53 Petugas Lapas Tabanan Dites Urine Dadakan
Denpasar
Siswa di Yogyakarta Ngaku Dikudeta sebagai Ketua OSIS karena Tolak MBG, Pihak Sekolah: Bohong!
Siswa di Yogyakarta Ngaku Dikudeta sebagai Ketua OSIS karena Tolak MBG, Pihak Sekolah: Bohong!
Yogyakarta
Trotoar Jalan Ahmad Yani Rusak, Permukaan Tak Rata dan Penuh Pecahan Keramik
Trotoar Jalan Ahmad Yani Rusak, Permukaan Tak Rata dan Penuh Pecahan Keramik
Megapolitan
Pembelajaran Jarak Jauh untuk Mahasiswa, Pengamat Ingatkan Potensi Learning Loss
Pembelajaran Jarak Jauh untuk Mahasiswa, Pengamat Ingatkan Potensi Learning Loss
Nasional
Komisi I DPR Bakal Rapat Bareng Menhan, Bahas 3 Prajurit TNI Tewas hingga Penyiraman Air Keras
Komisi I DPR Bakal Rapat Bareng Menhan, Bahas 3 Prajurit TNI Tewas hingga Penyiraman Air Keras
Nasional
Momen Wapres Gibran Ikut Pikul Salib di Pawai Paskah GMIT Kupang
Momen Wapres Gibran Ikut Pikul Salib di Pawai Paskah GMIT Kupang
Regional
Komentar di Artikel Lainnya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Pin Komentarmu 🎉
Ingin komentarmu tampil teratas? Kirimkan Apresiasi Spesial dan komentarmu berpeluang jadi sorotan.
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau