Bahan Peledak di Rumah Thorik Rencananya Akan Dibawa ke Ambon
Kepada keluarga, Thorik mengaku akan ke Ambon dalam waktu dekat. Bahan peledak yang ditemukan di rumahnya diduga akan dibawanya ke Ambon.
Kembali ke artikel...
Berikan Opinimu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Video pilihan
Lihat Semua
Laporkan komentar
Akun Terdeteksi Anonim
Kami mendeteksi email anonim pada akunmu. Untuk berkomentar, mohon gunakan email yang valid.

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke

Terkini Lainnya

Apa yang Disepakati dari Pertemuan Sjafrie dan Menteri Perang AS di Pentagon?
Apa yang Disepakati dari Pertemuan Sjafrie dan Menteri Perang AS di Pentagon?
Nasional
Siswa SMA 17 Tahun Jadi Calon Haji Termuda di Tegal, Berangkat Gantikan Ayah
Siswa SMA 17 Tahun Jadi Calon Haji Termuda di Tegal, Berangkat Gantikan Ayah
Regional
Grup Chat 16 Mahasiswa FH UI 'Basecamp Puri Asih' dari Kosan hingga Melecehkan Dosen
Grup Chat 16 Mahasiswa FH UI "Basecamp Puri Asih" dari Kosan hingga Melecehkan Dosen
Megapolitan
Kejari Magetan Periksa 245 Saksi, Kasus Dugaan Penyelewengan Dana Pokir Naik Penyidikan
Kejari Magetan Periksa 245 Saksi, Kasus Dugaan Penyelewengan Dana Pokir Naik Penyidikan
Surabaya
Dugaan Korupsi Bupati Tulungagung, Ada 'Label Harga' untuk Jabatan Kepala Sekolah?
Dugaan Korupsi Bupati Tulungagung, Ada 'Label Harga' untuk Jabatan Kepala Sekolah?
Regional
Jadi Jemaah Haji Termuda di Samarinda, Fahri Bawa Amanah Sang Ayah ke Tanah Suci
Jadi Jemaah Haji Termuda di Samarinda, Fahri Bawa Amanah Sang Ayah ke Tanah Suci
Regional
Halte Jakarta Bisa Pakai Nama Parpol, Peluang Tambah PAD atau Kampanye Terselubung?
Halte Jakarta Bisa Pakai Nama Parpol, Peluang Tambah PAD atau Kampanye Terselubung?
Megapolitan
Rico Waas Dorong Penguatan Ekonomi Lokal lewat Program MBG di Medan
Rico Waas Dorong Penguatan Ekonomi Lokal lewat Program MBG di Medan
Medan
Ketika Eks Anak Buah Membela Nadiem di Sidang Chromebook...
Ketika Eks Anak Buah Membela Nadiem di Sidang Chromebook...
Nasional
RKPD 2027, Pemprov Jatim Pastikan Pertumbuhan Ekonomi Berdampak pada Pelayanan Dasar
RKPD 2027, Pemprov Jatim Pastikan Pertumbuhan Ekonomi Berdampak pada Pelayanan Dasar
Surabaya
Jaksa Kejati Banten Didakwa Peras WN Korsel Rp 1,2 M, Ancaman Perberat Hukuman Jadi Alat Tekan
Jaksa Kejati Banten Didakwa Peras WN Korsel Rp 1,2 M, Ancaman Perberat Hukuman Jadi Alat Tekan
Regional
Anggaran Internet Blora Rp 2,56 Miliar Disorot, Bupati: Saya Belum Tahu Detailnya
Anggaran Internet Blora Rp 2,56 Miliar Disorot, Bupati: Saya Belum Tahu Detailnya
Regional
Prabowo Ingin MBG Fokus untuk Anak Kurang Gizi, Pengamat: Jadi Tepat Saran
Prabowo Ingin MBG Fokus untuk Anak Kurang Gizi, Pengamat: Jadi Tepat Saran
Nasional
Arah Baru MBG: Fokus untuk Anak Kurang Gizi
Arah Baru MBG: Fokus untuk Anak Kurang Gizi
Nasional
Polisi Rekam Polwan di Kamar Mandi Dijatuhi Sanksi Demosi 11 Tahun, Apa Artinya?
Polisi Rekam Polwan di Kamar Mandi Dijatuhi Sanksi Demosi 11 Tahun, Apa Artinya?
Regional
Komentar di Artikel Lainnya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Pin Komentarmu 🎉
Ingin komentarmu tampil teratas? Kirimkan Apresiasi Spesial dan komentarmu berpeluang jadi sorotan.
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau