Tawuran Pelajar, Bukti Kegagalan Kebijakan Pemerintah
Anggota Komisi X DPR Rohmani menilai, maraknya tawuran di kalangan pelajar dan mahasiswa merupakan bukti gagalnya kebijakan pendidikan.
Kembali ke artikel...
Berikan Opinimu
Masih gue pantau
Woh kaget
Komi akan lawan
Komi selidik MBG
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Video pilihan
Lihat Semua
Laporkan komentar
Akun Terdeteksi Anonim
Kami mendeteksi email anonim pada akunmu. Untuk berkomentar, mohon gunakan email yang valid.

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke

Terkini Lainnya

Diplomasi Berhasil, Eksekusi Masih Menjadi Persoalan
Diplomasi Berhasil, Eksekusi Masih Menjadi Persoalan
Nasional
Dampak Gempa Bumi M 7,7, Beberapa Rumah di Wilayah Kepulauan Rusak Ringan
Dampak Gempa Bumi M 7,7, Beberapa Rumah di Wilayah Kepulauan Rusak Ringan
Regional
4 Pengeroyok Remaja Surabaya hingga Tewas Ditangkap, Polisi Bantah Keterlibatan Oknum Pesilat
4 Pengeroyok Remaja Surabaya hingga Tewas Ditangkap, Polisi Bantah Keterlibatan Oknum Pesilat
Surabaya
BMKG Berau Minta Warga Pesisir Jauhi Pantai Usai Gempa M 7,7 di Filipina, Getaran Sempat Terasa di Maratua
BMKG Berau Minta Warga Pesisir Jauhi Pantai Usai Gempa M 7,7 di Filipina, Getaran Sempat Terasa di Maratua
Regional
Disorot soal Bonus Persib Rp 1 Miliar, Dedi Mulyadi Buka Daftar Pembeli Sapinya
Disorot soal Bonus Persib Rp 1 Miliar, Dedi Mulyadi Buka Daftar Pembeli Sapinya
Bandung
Waka Komisi IX Dukung Refocusing MBG: Tak Semua Anak Harus Jadi Penerima Manfaat
Waka Komisi IX Dukung Refocusing MBG: Tak Semua Anak Harus Jadi Penerima Manfaat
Nasional
1 Titik Jalan Rusak Bekas Galian Pipa di Kramat Jati Diperbaiki, PAM Jaya Tegur Kontraktor
1 Titik Jalan Rusak Bekas Galian Pipa di Kramat Jati Diperbaiki, PAM Jaya Tegur Kontraktor
Megapolitan
Operasi Penertiban Parkir Liar di Jakarta Dimulai Hari Ini, Sasar 15 Titik
Operasi Penertiban Parkir Liar di Jakarta Dimulai Hari Ini, Sasar 15 Titik
Megapolitan
Selamatkan Teman yang Hanyut, Pria Asal Bandung Tenggelam di Sungai Kampar di Riau
Selamatkan Teman yang Hanyut, Pria Asal Bandung Tenggelam di Sungai Kampar di Riau
Regional
Anggota Komisi IX Dukung Moratorium Dapur MBG, Minta BGN Fokus Benahi Kualitas Program
Anggota Komisi IX Dukung Moratorium Dapur MBG, Minta BGN Fokus Benahi Kualitas Program
Nasional
SPMB Jateng 2026 Dimulai, Taj Yasin Tekankan Keterbukaan dan Kesetaraan
SPMB Jateng 2026 Dimulai, Taj Yasin Tekankan Keterbukaan dan Kesetaraan
Regional
Ketinggian Tsunami di Sejumlah Daerah akibat Gempa M 7,7
Ketinggian Tsunami di Sejumlah Daerah akibat Gempa M 7,7
Regional
2 Anak Terseret Ombak Saat Bermain Bola di Pantai Kuta Bali
2 Anak Terseret Ombak Saat Bermain Bola di Pantai Kuta Bali
Denpasar
KPK Panggil 2 Tersangka dari Biro Travel Kasus Kuota Haji Era Yaqut
KPK Panggil 2 Tersangka dari Biro Travel Kasus Kuota Haji Era Yaqut
Nasional
Prabowo Dorong Percepatan dan Perluasan Sekolah Rakyat di Berbagai Daerah
Prabowo Dorong Percepatan dan Perluasan Sekolah Rakyat di Berbagai Daerah
Nasional
Komentar di Artikel Lainnya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau