Psikolog: Tawuran Akibat Sekolah Tak Tanamkan Empati
Psikolog Unika Soegijapranata Ferdinand Hindiarto menilai, maraknya tawuran akibat pendidikan di sekolah yang tak menanamkan empati pada siswa.
Kembali ke artikel...
Berikan Opinimu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Video pilihan
Lihat Semua
Laporkan komentar
Akun Terdeteksi Anonim
Kami mendeteksi email anonim pada akunmu. Untuk berkomentar, mohon gunakan email yang valid.

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke

Terkini Lainnya

Presiden Prabowo Beri Arahan dalam Retret Ketua DPRD di Magelang Hari Ini
Presiden Prabowo Beri Arahan dalam Retret Ketua DPRD di Magelang Hari Ini
Nasional
Momen Prabowo Berenang Pagi di Hambalang Sebelum Bertolak ke Retret DPRD di Magelang
Momen Prabowo Berenang Pagi di Hambalang Sebelum Bertolak ke Retret DPRD di Magelang
Nasional
Duka di Balik Gang Sempit Ngronggo Kediri, Saat Nyawa Bocah 4 Tahun Berakhir di Tangan Nenek Sendiri
Duka di Balik Gang Sempit Ngronggo Kediri, Saat Nyawa Bocah 4 Tahun Berakhir di Tangan Nenek Sendiri
Regional
Petugas PPSU Jaksel Jadi Korban Kecelakaan Kerja, Klaim JKK BPJS Ketenagakerjaan Cair dalam Sehari
Petugas PPSU Jaksel Jadi Korban Kecelakaan Kerja, Klaim JKK BPJS Ketenagakerjaan Cair dalam Sehari
Nasional
Kronologi Kades Semangkak Klaten Ditahan soal Korupsi Renovasi Masjid
Kronologi Kades Semangkak Klaten Ditahan soal Korupsi Renovasi Masjid
Regional
Sesuai Arahan BP BUMN Bersama Danantara, Waskita Karya Siap Percepat Transformasi dan Restrukturisasi
Sesuai Arahan BP BUMN Bersama Danantara, Waskita Karya Siap Percepat Transformasi dan Restrukturisasi
Nasional
Waka Komisi I Tegaskan Semua Platform Wajib Patuh Aturan PSE, Termasuk Wikipedia
Waka Komisi I Tegaskan Semua Platform Wajib Patuh Aturan PSE, Termasuk Wikipedia
Nasional
Kebakaran Rumah Tewaskan Sekeluarga, Ada Thinner Dekat Mesin Pompa yang Tercolok
Kebakaran Rumah Tewaskan Sekeluarga, Ada Thinner Dekat Mesin Pompa yang Tercolok
Megapolitan
Komdigi Ancam Blokir Wikipedia, Waka Komisi I: Berdampak ke Publik, Hati-hati
Komdigi Ancam Blokir Wikipedia, Waka Komisi I: Berdampak ke Publik, Hati-hati
Nasional
7 Fakta Napi Korupsi di Kendari Terciduk Ngopi, dari Sanksi Isolasi hingga Dipindah ke Nusakambangan
7 Fakta Napi Korupsi di Kendari Terciduk Ngopi, dari Sanksi Isolasi hingga Dipindah ke Nusakambangan
Makassar
Gubernur Papua Tengah Jenguk Korban Penembakan di Puncak, Tanggung Penuh Biaya
Gubernur Papua Tengah Jenguk Korban Penembakan di Puncak, Tanggung Penuh Biaya
Regional
Tawuran Warga Membara di Tanah Abang, 2 Gerobak Buah Terbakar
Tawuran Warga Membara di Tanah Abang, 2 Gerobak Buah Terbakar
Megapolitan
Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Masuk ke Hukum, Dedi Mulyadi Minta Kemenkes Investigasi
Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Masuk ke Hukum, Dedi Mulyadi Minta Kemenkes Investigasi
Bandung
Dugaan Kebocoran Data Game dan Momentum Evaluasi Verifikasi IGRS Komdigi
Dugaan Kebocoran Data Game dan Momentum Evaluasi Verifikasi IGRS Komdigi
Nasional
Kisah Rizal, Guru Honorer yang Tiba-tiba Jadi 'Pemilik' Ferrari: Foto KTP Saya Diganti Orang Lain
Kisah Rizal, Guru Honorer yang Tiba-tiba Jadi 'Pemilik' Ferrari: Foto KTP Saya Diganti Orang Lain
Bandung
Komentar di Artikel Lainnya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Pin Komentarmu 🎉
Ingin komentarmu tampil teratas? Kirimkan Apresiasi Spesial dan komentarmu berpeluang jadi sorotan.
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau