Rieke: Banyak Politisi Pakai Politik Porno
Politisi dari PDIP Rieke Diah Pitaloka menilai karut-marutnya perpolitikan di Indonesia karena banyak politisi yang memakai politik "porno".
Kembali ke artikel...
Berikan Opinimu
Mantap
Hadeh
Ko bisa ya
Selamat hari kartini
Jangan lupa bahagia
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Video pilihan
Lihat Semua
Laporkan komentar
Akun Terdeteksi Anonim
Kami mendeteksi email anonim pada akunmu. Untuk berkomentar, mohon gunakan email yang valid.

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke

Terkini Lainnya

Rieke Sebut Kampus Menjadi Hipokrit jika Kekerasan Seksual Dinormalisasi
Rieke Sebut Kampus Menjadi Hipokrit jika Kekerasan Seksual Dinormalisasi
Nasional
Penarikan Motor Berujung Bentrok, Warga dan Matel Saling Lempar di Cakung Jaktim
Penarikan Motor Berujung Bentrok, Warga dan Matel Saling Lempar di Cakung Jaktim
Megapolitan
Praperadilan Ditolak, Ibu Tiri Nizam Tetap Jadi Tersangka
Praperadilan Ditolak, Ibu Tiri Nizam Tetap Jadi Tersangka
Bandung
Jalur Sepeda Jadi Tempat Sampah di Manggarai Jaksel, Ternyata Ini Penyebabnya
Jalur Sepeda Jadi Tempat Sampah di Manggarai Jaksel, Ternyata Ini Penyebabnya
Megapolitan
UPN Veteran Jatim Tangkap Terduga Joki UTBK 2026, Modus Datang Terlambat
UPN Veteran Jatim Tangkap Terduga Joki UTBK 2026, Modus Datang Terlambat
Surabaya
Ruko dan 9 Kendaraan di Palangka Raya Terbakar, Dipicu Korsleting Pompa Saat Pindah BBM
Ruko dan 9 Kendaraan di Palangka Raya Terbakar, Dipicu Korsleting Pompa Saat Pindah BBM
Regional
183.000 Perempuan di Bandung Jadi Kepala Keluarga, Tanggung Peran Ganda dalam Keluarga
183.000 Perempuan di Bandung Jadi Kepala Keluarga, Tanggung Peran Ganda dalam Keluarga
Bandung
DPRD Peringatkan BKPSDM Malang, Akan Pantau Kinerja Anak Bupati yang Jadi Kadis DLH
DPRD Peringatkan BKPSDM Malang, Akan Pantau Kinerja Anak Bupati yang Jadi Kadis DLH
Surabaya
Kemenangan Suster Natalia, Saat Integritas Mengetuk Pintu Kekuasaan
Kemenangan Suster Natalia, Saat Integritas Mengetuk Pintu Kekuasaan
Nasional
Akhir Kasus Penggelapan Dana Gereja, BNI Kembalikan 'Full' Rp 28 Miliar Hari Ini
Akhir Kasus Penggelapan Dana Gereja, BNI Kembalikan "Full" Rp 28 Miliar Hari Ini
Nasional
Petani Jatiluwih Bali Gunakan Drone, Pupuk 1 Hektar Sawah Cuma 10 Menit
Petani Jatiluwih Bali Gunakan Drone, Pupuk 1 Hektar Sawah Cuma 10 Menit
Denpasar
Sekolah Darurat Kartini di Jakut Kecewa, Anak Marjinal Belum Terjangkau Program Pendidikan
Sekolah Darurat Kartini di Jakut Kecewa, Anak Marjinal Belum Terjangkau Program Pendidikan
Megapolitan
8 Terdakwa Pemerasan RPTKA Bakal Hadapi Vonis Hakim Hari Ini
8 Terdakwa Pemerasan RPTKA Bakal Hadapi Vonis Hakim Hari Ini
Nasional
Guru Honorer Jakarta Curhat Gaji Tak Cukup, Terpaksa Ambil Kerja Sampingan
Guru Honorer Jakarta Curhat Gaji Tak Cukup, Terpaksa Ambil Kerja Sampingan
Megapolitan
Aliran Kali Ciputat di Bintaro Terputus, Jalurnya Diduga Berubah Fungsi
Aliran Kali Ciputat di Bintaro Terputus, Jalurnya Diduga Berubah Fungsi
Megapolitan
Komentar di Artikel Lainnya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Pin Komentarmu 🎉
Ingin komentarmu tampil teratas? Kirimkan Apresiasi Spesial dan komentarmu berpeluang jadi sorotan.
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau