Direktur RNI Sebut Politisi Pemeras Berinisial IS
Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia RNI Ismed Hasan Putro memberikan inisial satu oknum pemeras BUMN di hadapan anggota BK.
Kembali ke artikel...
Berikan Opinimu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Video pilihan
Lihat Semua
Laporkan komentar
Akun Terdeteksi Anonim
Kami mendeteksi email anonim pada akunmu. Untuk berkomentar, mohon gunakan email yang valid.

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke

Terkini Lainnya

Pendopo Disegel, Plt Bupati Tulungagung Terpaksa Ngantor Darurat di Gedung Setda
Pendopo Disegel, Plt Bupati Tulungagung Terpaksa Ngantor Darurat di Gedung Setda
Surabaya
Belajar Hukum tapi Langgar? Kasus Pelecehan Seksual di FH UI Dinilai 'Sangat Fatal'
Belajar Hukum tapi Langgar? Kasus Pelecehan Seksual di FH UI Dinilai "Sangat Fatal"
Megapolitan
Catat 64 Suspek Campak Selama 2026, Dinkes Ponorogo Tunggu Hasil Laboratorium
Catat 64 Suspek Campak Selama 2026, Dinkes Ponorogo Tunggu Hasil Laboratorium
Surabaya
Prabowo: Mbak Titiek, Happy Birthday!
Prabowo: Mbak Titiek, Happy Birthday!
Nasional
BNPB Catat Kebakaran Lahan di Riau Terus Bertambah hingga 3.456 Hektare
BNPB Catat Kebakaran Lahan di Riau Terus Bertambah hingga 3.456 Hektare
Regional
Gasak Perhiasan-Gamis Majikan Senilai Rp 500 Juta, ART di Surabaya Divonis 2,5 Tahun Penjara
Gasak Perhiasan-Gamis Majikan Senilai Rp 500 Juta, ART di Surabaya Divonis 2,5 Tahun Penjara
Surabaya
Penyintas Banjir Aceh Utara Harap Bantuan Jadup, Ekonomi, dan Isi Hunian Segera Cair
Penyintas Banjir Aceh Utara Harap Bantuan Jadup, Ekonomi, dan Isi Hunian Segera Cair
Regional
Polisi Bongkar Modus Baru Curanmor: Pura-pura Jadi Pasangan, Ujungnya Gasak Motor
Polisi Bongkar Modus Baru Curanmor: Pura-pura Jadi Pasangan, Ujungnya Gasak Motor
Megapolitan
Duka Selimuti Pemakaman Yai Mim di Blitar, Keluarga Ungkap Pesan Terakhir Mendiang
Duka Selimuti Pemakaman Yai Mim di Blitar, Keluarga Ungkap Pesan Terakhir Mendiang
Surabaya
Polisi di Manggarai Timur Ditemukan Tewas, Diduga Akhiri Hidup Sendiri
Polisi di Manggarai Timur Ditemukan Tewas, Diduga Akhiri Hidup Sendiri
Regional
Petir Sambar 4 Warga di Aceh Utara, 1 Tewas dan 3 Dilarikan ke Rumah Sakit
Petir Sambar 4 Warga di Aceh Utara, 1 Tewas dan 3 Dilarikan ke Rumah Sakit
Regional
KPK Terima Info Bupati Tulungagung Peras Kepala Sekolah dan Camat
KPK Terima Info Bupati Tulungagung Peras Kepala Sekolah dan Camat
Nasional
BMKG Peringatkan Kemarau Panjang 2026 di Jawa Barat Datang Lebih Awal, Ini Sebaran Wilayahnya
BMKG Peringatkan Kemarau Panjang 2026 di Jawa Barat Datang Lebih Awal, Ini Sebaran Wilayahnya
Bandung
OTT: Ora Tuntas-tuntas
OTT: Ora Tuntas-tuntas
Nasional
Puluhan Meter Tanah di Tapteng Jadi Aliran Sungai, Bobby: Bronjong Hancur
Puluhan Meter Tanah di Tapteng Jadi Aliran Sungai, Bobby: Bronjong Hancur
Medan
Komentar di Artikel Lainnya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Pin Komentarmu 🎉
Ingin komentarmu tampil teratas? Kirimkan Apresiasi Spesial dan komentarmu berpeluang jadi sorotan.
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau