Lakalantas di Ambon Dominan Akibat Miras
Tercatat di bulan Oktober tahun 2012 ini, dua puluh tujuh orang pengendara sepeda motor meninggal dalam kecelakaan lalu lintas di Ambon.
Kembali ke artikel...
Berikan Opinimu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Video pilihan
Lihat Semua
Laporkan komentar
Akun Terdeteksi Anonim
Kami mendeteksi email anonim pada akunmu. Untuk berkomentar, mohon gunakan email yang valid.

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke

Terkini Lainnya

Adik Bupati Tulungagung yang Juga Anggota DPRD Ikut Terjaring OTT KPK
Adik Bupati Tulungagung yang Juga Anggota DPRD Ikut Terjaring OTT KPK
Nasional
Ratusan Warga di Rokan Hilir Riau Bakar Rumah dan 4 Motor, Diduga Milik Bandar Sabu
Ratusan Warga di Rokan Hilir Riau Bakar Rumah dan 4 Motor, Diduga Milik Bandar Sabu
Regional
Soal Kapal Pertamina di Selat Hormuz, Dubes Iran: Ada Protokol yang Harus Dilalui
Soal Kapal Pertamina di Selat Hormuz, Dubes Iran: Ada Protokol yang Harus Dilalui
Nasional
Ancaman Karhutla Meningkat, Menteri LH Minta Daerah Aktifkan Masyarakat Peduli Api
Ancaman Karhutla Meningkat, Menteri LH Minta Daerah Aktifkan Masyarakat Peduli Api
Regional
Satu Investor Kuasai 80 Hektar Lahan di Bali, Pansus TRAP DPRD: Kita Jadi Tamu di Rumah Sendiri
Satu Investor Kuasai 80 Hektar Lahan di Bali, Pansus TRAP DPRD: Kita Jadi Tamu di Rumah Sendiri
Denpasar
Pastor Sebut Ada Upaya Pembungkaman Kasus Penggelapan Dana Jemaat Rp 28 Miliar
Pastor Sebut Ada Upaya Pembungkaman Kasus Penggelapan Dana Jemaat Rp 28 Miliar
Medan
Sopir Bajaj Diduga Dipalak di Tanah Abang, Setoran Disebut Capai Rp 100.000 per Hari
Sopir Bajaj Diduga Dipalak di Tanah Abang, Setoran Disebut Capai Rp 100.000 per Hari
Megapolitan
Kisah Haru Sekolah Nonformal di Papua Barat, dari Putus Sekolah hingga Jadi TNI
Kisah Haru Sekolah Nonformal di Papua Barat, dari Putus Sekolah hingga Jadi TNI
Regional
Mahasiswa PNP Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Berawal dari Kecurigaan Orangtua
Mahasiswa PNP Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Berawal dari Kecurigaan Orangtua
Regional
Mafia Penimbun 20.629 Liter Solar Subsidi Terungkap Dalam Sepekan, 5 Pelaku Dijebloskan ke Penjara
Mafia Penimbun 20.629 Liter Solar Subsidi Terungkap Dalam Sepekan, 5 Pelaku Dijebloskan ke Penjara
Regional
Viral Siswi di Langkat Ngaku Jadi Tersangka Usai Bela Ayah, Polisi Beri Penjelasan
Viral Siswi di Langkat Ngaku Jadi Tersangka Usai Bela Ayah, Polisi Beri Penjelasan
Medan
Mengaku Pegawai KPK, Penipu yang Minta Rp 300 Juta ke Sahroni Ditangkap Bawa 4 Identitas
Mengaku Pegawai KPK, Penipu yang Minta Rp 300 Juta ke Sahroni Ditangkap Bawa 4 Identitas
Megapolitan
Ribuan Warga Padati Lembur Pakuan Rayakan Ulang Tahun Dedi Mulyadi
Ribuan Warga Padati Lembur Pakuan Rayakan Ulang Tahun Dedi Mulyadi
Bandung
Bank BUMN Respons Tuntutan Pengembalian Dana Jemaat Rp 28 Miliar
Bank BUMN Respons Tuntutan Pengembalian Dana Jemaat Rp 28 Miliar
Regional
Harga Plastik Naik, Pedagang Kue hingga Warteg Keluhkan Keuntungan Menipis
Harga Plastik Naik, Pedagang Kue hingga Warteg Keluhkan Keuntungan Menipis
Megapolitan
Komentar di Artikel Lainnya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Pin Komentarmu 🎉
Ingin komentarmu tampil teratas? Kirimkan Apresiasi Spesial dan komentarmu berpeluang jadi sorotan.
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau